Gelar Wisuda ke-52, UNITRI Malang Catat 80 Persen Alumni Cepat Terserap Kerja dan Berwirausaha
- account_circle Agus Yuwono
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 32
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang kembali menggelar prosesi wisuda ke-52 pagi hari tadi, Sabtu (22/08/2026). Sebanyak 400 wisudawan dari jenjang sarjana dan magister tampak khidmat mengikuti seluruh rangkaian acara bersama keluarga di kampus UNITRI Malang.
Berbeda dari periode sebelumnya, Senat UNITRI Malang kali ini memberikan panggung khusus bagi peraih predikat Wisudawan Inspiratif. Sosok terpilih dipanggil langsung ke atas panggung untuk menerima penghargaan resmi dari jajaran pimpinan universitas.

Pemberian penghargaan kepada perwakilan wisudawan oleh Rektor Universitas tribhuwana Tunggadewi Malang (Foto : Agus Yuwono)
Usai prosesi pelantikan, Rektor UNITRI Malang, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, menegaskan bahwa kelulusan akademik membawa tanggung jawab sosial yang nyata di tengah masyarakat.
“Baik itu kontribusi ke dalam komunitas yang kecil atau mungkin kalau punya kesempatan yang bekerja di instansi atau di organisasi apapun,” ungkap Prof. Dodi.
Ia mengekspresikan rasa bangga atas capaian para lulusan yang terbukti mampu bersaing di dunia profesional maupun wirausaha setelah menyelesaikan studi dan kembali ke daerahnya masing-masing.
“Dari hasil tracer study yang kami lakukan, diketahui 80 persen alumni UNITRI Malang diterima bekerja di instansi ataupun berwirausaha,” jelas Prof. Dodi.
Mengingat komposisi mahasiswa UNITRI berasal dari beragam penjuru Indonesia, pihak kampus kini mengoptimalkan ikatan alumni daerah sebagai jaringan sosialisasi dan edukasi.
“Jika dulu reuni kita laksanakan hanya melalui teknologi dimana saat ini kita sudah memiliki perwakilan nasional sehingga harapannya simpul-simpul kita di daerah itu akan menjadi duta kita untuk ikut mempromosikan atau memberikan edukasi kepada masyarakat,” papar Prof. Dodi.
Terkait pemberian penghargaan wisudawan inspiratif, Prof. Dodi menjelaskan bahwa penganugerahan tersebut melewati proses seleksi serta indikator penilaian yang terukur.
“Bisa dilihat pada saat wisudawan tersebut memberikan testimoni yang mampu menjadi penggerak inovasi pro-rakyat, termasuk bagaimana dia menjalani masa pendidikannya di UNITRI Malang hingga mampu menyelesaikannya, tutur Prof. Dodi,” tukas Prof. Dodi. (A.Y)
- Penulis: Agus Yuwono



