Turut Mencerdaskan Kehidupan bangsa Melalui peningkatan Kualitas SDM, UB Terima 2.200 Mahasiswa Baru PascaSarjana
- account_circle Agus Yuwono
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 33
- print Cetak

2.200 Mahasiswa Baru PascaSarjana UB mengikuti kegiatan Orientasi pendidikan dan Kemahasiswaan (ORDIK) 2026 pagi hari tadi (Foto : Agus Yuwono)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Sebanyak 2.200 mahasiswa baru program magister dan doktoral Universitas Brawijaya (UB) mengikuti kegiatan Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (ORDIK) di Gedung Samantha Krida UB pagi hari tadi, Sabtu (22/08/2026). Para peserta Ordik 2026 ini mencakup mahasiswa dari seluruh fakultas serta Sekolah Pascasarjana UB yang datang dari beragam latar belakang profesi dan wilayah nusantara.
Usai pembukaan kegiatan ORDIK 2026, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc., menyambut hangat seluruh mahasiswa baru yang berhasil menembus jenjang pendidikan tinggi tersebut. Ia menggarisbawahi bahwa jumlah masyarakat yang dapat mengenyam pendidikan pascasarjana di Indonesia masih sangat terbatas.
”Mahasiswa Baru PascaSarjana UB ini ada yang fresh graduate, ada yang sudah bekerja, bahkan ada yang bintang 1 dan bintang 3 yang menjadi mahasiswa kita. Ada yang pejabat, ada yang Wakil Wali Kota juga menjadi bagian mahasiswa kita. Tetapi intinya bahwa mereka yang bergabung menjadi mahasiswa pasca sarjana ini hanya kurang dari 0,5 persen penduduk Indonesia. Kelompok elit bangsa Indonesia yang diharapkan akan mengembangkan ilmu dan juga membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat dengan inovasi-inovasi yang akan dilakukan selama belajar di pasca sarjana,” ungkap Prof. Widodo.

Rektor UB, Prof. Widodo saat memberikan keterangan kepada awak media didampingi Direktur Sekolah Pascasarjana UB (Foto : Agus Yuwono)
Prof. Widodo juga memaparkan sejumlah keunggulan komparatif yang ditawarkan UB bagi para penuntut ilmu tingkat lanjut, mulai dari banyaknya beasiswa, dukungan dana riset hingga peluang double degree (gelar ganda).
“Tentunya yang pertama adalah scholarship tadi, kita offering banyak sekali scholarship dari berbagai institusi. Yang kedua adalah fasilitas untuk riset di UB dan yang ketiga adalah pendanaan untuk riset dan juga mendukung pengembangan inovasi juga. Termasuk juga men-cover APC jurnal dengan catatan sesuai regulasi-regulasi yang berlaku dan ada juga double degree dengan luar negeri, sementara dengan dalam negeri masih dalam proses,” terang Rektor UB.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Sekolah Pascasarjana UB, Prof. Dr. Moh. Khusaini, mengonfirmasi bahwa 2.200 peserta tersebut merupakan calon mahasiswa yang telah menyelesaikan tahapan daftar ulang dari total sekitar 2.500 pendaftar.
”Jadi kita mempunyai komitmen yang bersama seperti yang disampaikan Pak Rektor UB, para mahasiswa baru S2 dan S3 ini berasal dari berbagai latar belakang, dimana kita sebagai lembaga pendidikan tinggi memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM khususnya di Indonesia,” papar Prof. Khusaini.
Ia menambahkan bahwa peran lembaga pendidikan tinggi sangat sentral dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif terhadap dinamika global.
“Jadi setiap tahun kita ikut berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa kita menuju SDM yang unggul dan memiliki daya saing global dalam rangka ikut menyukseskan Indonesia Emas 2045,” tegas Prof. Khusaini.
Selama rangkaian orientasi, para mahasiswa dibekali materi strategis, termasuk kiat menyelesaikan studi secara efisien dan tepat waktu. Acara ini ditandai secara simbolis dengan penyematan jas almamater oleh Rektor UB kepada perwakilan mahasiswa baru oleh Rektor Universitas Brawijaya. (A.Y)
- Penulis: Agus Yuwono



