~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Para Pelaku Usaha Di Kota Malang Dikenalkan OSS RBA Dan Penanaman Modal

Para Pelaku Usaha Di Kota Malang Dikenalkan OSS RBA Dan Penanaman Modal

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perlu segera dilakukan migrasi dari OSS ke OSS RBA agar tidak dimatikan by system.

ADADIMALANG – Dalam rangka memangkas birokrasi yang selama ini dianggap sebagai penyebab munculnya tindak pidana korupsi dan suap serta mempersulit pembuatan usaha, Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu telah melaunching program Online Single Submission (OSS) sebagai bentuk kemudahan dalam berusaha.

Dengan menggunakan program OSS secara online tersebut, maka setiap warga negara yang akan melakukan usaha baik UMKM hingga skala besar dapat melakukan pengurusan perijinan secara online tanpa perlu repot-repot lagi mendatangi kantor perijinan dan membawa berkas-berkas.

Mengingat program OSS tersebut masih tergolong baru, membuat banyak orang atau pelaku usaha ataupun calon pelaku usaha masih belum mengetahui sehingga sosialisasi terus dilakukan oleh pemerintah.

Salahsatunya adalah melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DisnakerPMPTSP) Kota Malang yang melakukan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penanaman Modal dan Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) mulai hari Kamis lalu (11/11/2021).

“Kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini kami laksanakan dalam rangka menindaklanjuti perubahan regulasi di pusat yang sangat cepat terkait dengan UU Cipta kerja (Omnibus Law), dimana salahsatu perubahan besar yang ada adalah perihal perijinan perusahaan dalam menunjang investasi baik di tingkat nasional ataupun daerah termasuk di Kota Malang,” ungkap Kepala Bidang Pengendalian Pengaduan Data dan Informasi DisnakerPMPTSP Kota Malang, Drs R. Dandung Julhardjanto MT.

Mengingat pentingnya perubahan aturan yang ada, maka Dandung menegaskan pihaknya berkewajiban meneruskan informasi kepada masyarakat khususnya penanam modal atau pelaku usaha sehingga dapat memahami materi Penanaman Modal dan OSS RBA sehingga harapannya dapat meningkatkan iklim investasi di kota Malang.

“Ada empat hal utama yang kita lakukan saat ini yakni melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait OSS RBA, LKPM, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Kenapa kami juga libatkan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, karena jaminan sosial tersebut merupakan kewajiban bagi pemberi kerja atau pelaku usaha,” ungkap pria berkacamata ini.

Pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis ini akan dilaksanakan kepada 216 pelaku usaha mulai dari UMKM, pelaku usaha menengah hingga skala besar yang dilaksanakan selama delapan hari dalam dua gelombang.

“Karena kami harus mematuhi protokol kesehatan sehingga kami laksanakan selama delapan hari dimana setiapharinya ada 27 pelaku usaha yang mengikutinya. Gelombang pertama dilaksanakan mulai tanggal 8 hingga 11 November 2021, dan gelombang kedua mulai tanggal 15 hingga 18 November 2021,” ujar Dandung.

Kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut menurut Dandung dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman terkait kewajiban yang harus dilakukan para pelaku usaha terkait proses perijinan berusaha, penyampaian LKPM, bagaimana pendaftaran tenaga kerja menjadi peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan adanya pemahaman tersebut akan muncul kepatuhan para pelaku usaha untuk memenuhi perijinan usahanya, memenuhi LKPM dan memenuhi jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Karena jika empat hal tersebut tidak dilakukan maka ada konsekuensi yang akan diterima para pelaku usaha yakni pencabutan perijinan yang telah dimiliki,” ungkap Dandung.

Adanya sanksi pencabutan ijin beraktivitas usaha tersebut tidak diharapkan oleh Pemkot Malang karena aktivitas investasi tersebut sangat menunjang pembangunan di kota Malang, pertumbuhan perekonomian hingga penyerapan tenaga kerja.

“Jika penyerapan tenaga kerja cukup tinggi maka akan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Malang,” pungkas Dandung.

Kabid P4 BPJS Kesehatan Malang, Roy Winandra Putra memberikan sosialisasi tentang kepesertaan Jaminan Sosial Kesehatan (Foto : Agus Y ~ AdaDiMalang.com)

Kabid P4 BPJS Kesehatan Malang, Roy Winandra Putra memberikan sosialisasi tentang kepesertaan Jaminan Sosial Kesehatan (Foto : Agus Y ~ AdaDiMalang.com)

Sementara itu, Kepala Bidang P4 BPJS Kesehatan Malang, Roy Winandra Putra menyampaikan bahwa mengikutsertakan karyawan atau pegawai suatu usaha adalah kewajiban dari para pemberi kerja atau pelaku usaha.

“Di kota Malang saat ini sudah 97,80 persen telah memiliki jaminan kesehatan dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan atau disebut dengan Universal Health Coverage (UHC),” ungkap Roy.

Bahkan, keseriusan Pemerintah kota Malang perihal jaminan kesehatan tersebut diwujudkan dengan adanya tim pengawasan dan Pemeriksaan terpadu di kota Malang yang merupakan satu-satunya di Indonesia yang berfungsi untuk melakukan pemeriksaan kepada para pelaku usaha terkait jaminan kesehatan. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Mahasiswa Teknik Kimia Polinema Raih Juara 3 Indonesia Agribusiness Fair 2022

    Tim Mahasiswa Teknik Kimia Polinema Raih Juara 3 Indonesia Agribusiness Fair 2022

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 335
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Merancang bisnis untuk mengimplementasikan green economy di bidang pertanian, tiga mahasiswa dari Program Studi D-IV Teknologi Kimia Industri Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil meraih juara 3 Indonesia Agribusiness Fair 2022 untuk kategori Busniness Plan. Tiga orang mahasiswa Polinema yang tergabung dalam tim East Blue ini antara lain Azizah Ladini, Kevin Massimiliano, dan Royan […]

  • Wali kota Malang, Drs H. Sutiaji menyerahkan Sertifikat Halal kepada IKM produsen Sambal Mama Ni yakni Heni Wardhani saat Apel pagi (Senin, 14/03/2022)

    Pemkot Malang Serahkan Sertifikasi Halal Kepada Pelaku IKM

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sertifikasi Halal disebutkan memiliki banyak manfaat bagi para pelaku usaha. ADADIMALANG – Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam rangka memperkuat sertifikasi halal. Salah satunya adalah kepada para pelaku industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Kota Malang. Dalam kegiatan apel pagi di halaman Balaikota Malang, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menyerahkan […]

  • Menjelang Coblosan, Tren Elektabilitas Wahyu-Ali Melejit hingga 34,7 Persen 

    Menjelang Coblosan, Tren Elektabilitas Wahyu-Ali Melejit hingga 34,7 Persen 

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Elektabilitas pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin melejit tajam atau naik signifikan jelang pencoblosan Pilkada 2024 pada 27 November. Terbaru, elektabilitas paslon nomor urut 1 itu mencapai 34,7 persen berdasarkan hasil survei terUKUR.  Direktur Bidang Riset terUKUR, Khusnul Wafiq menjelaskan survei terbaru […]

  • Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, H. Bayu Rekso Aji saat memberikan keterangan (Foto : Agus Yuwono)

    Fraksi PKS DPRD Kota Malang Desak Rombongan ‘Gowes’ Kondang Merak Minta Maaf Secara Terbuka

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kegiatan ‘Gowes’ Wali Kota Malang dan romobongan ke Pantai Kondang Merak saat PPKM dinilai melukai hati masyarakat. ADADIMALANG – Usai penyusunan rencana Kerja (Renja) DPRD Kota Malang malam nanti, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika SE rencananya akan meminta pendapat dari enam Fraksi yang ada di DPRD Kota Malang. Pendapat fraksi yang diminta […]

  • OJK Launching Skema Kredit Sektor Industri hasil Pilot Project di kabupaten Malang dan Madiun

    OJK Launching Skema Kredit Sektor Industri hasil Pilot Project di kabupaten Malang dan Madiun

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Kabupaten Malang – Setelah dilaksanakan sebagai pilot procject di dua wilayah yakni kabupaten Malang dan kabupaten Madiun, skema kredit sektor produktif bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) akhirnya dilaunching oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di hotel Shantika kota Malang pagi hari ini, Jumat (02/11). Sebelum melaunching secara resmi, Deputi Komisioner Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan (OJK), […]

  • Empat Hari Satgas Covid-19 Kodim 0833 Bantu Persiapan Pembangunan RS Lapangan

    Empat Hari Satgas Covid-19 Kodim 0833 Bantu Persiapan Pembangunan RS Lapangan

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • account_circle redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Selama Empat hari ini, Satgas Covid-19 dari Kodim 0833 kota Malang yang dibantu personel Yonif 527/BY membantu persiapan pembangunan Rumah Sakit Lapangan. Dalam persiapan rumah sakit lapangan yang direncanakan akan dibangun di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma) ini, satgas Covid-19 dari Kodim 0833 kota Malang melakukan korve (pembersihan) secara menyeluruh. Pembersihan yang dilakukan […]

expand_less