~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peduli Cagar Budaya Jembatan Pulosari, Tamasja Tourism Center Ajak Bersih Bersih

Peduli Cagar Budaya Jembatan Pulosari, Tamasja Tourism Center Ajak Bersih Bersih

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2020
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berbagai elemen masyarakat peduli cagar budaya turun ke jembatan Pulosari.

ADADIMALANG – Kondisi memprihatinkan Jembatan Pulosari yang berada di Jalan Kawi Atas memantik Tamasja Tourism Center. Jembatan yang menjadi penghubung antara Jalan Kawi dan Dieng diu kota Malang ini memang suram, dengan tembok yang sudah kusam dan pilar jembatan yang tak terawat.

Tamasja Tourism Center menggandeng berbagai pihak diantaranya Volunteer Cagar Budaya, Paguyuban Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), Malang Heritage Community dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) bahu membahu untuk mempercantik jembatan ini. Pengecatan yang dilakukan secara gotong-royong dan untuk segala fasilitas dibatntu oleh Corporate Social Responsibility (CSR).

Kegiatan positif ini menarik perhatian anggota Dewan Perwakilan Daerah Kota Malang, Ahmad Fuad Rahmad yang secara spontan datang ke lokasi.

“Kegiatan ini sangat positif dan kami sangat mengapresiasi. Bersih-bersih cagar budaya jangan hanya berhenti di tempat ini saja tapi harus berkelanjutan dan konsisten” ungkap anggota Komisi C ini saat menghadiri kegiatan. Minggu (9/8/2020).

Pria berkacamata ini pun berharap kepedulian terhadap cagar budaya tidak hanya dilakukan oleh komunitas saja namun juga dapat dilaksanakan oleh masyarakat dan tentu saja Pemerintah.

Hal senada diungkapkan oleh Seketaris Tim Ahli Cagar Budaya, Agung H Buana bahwa kegiatan serupa akan tetap dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap bangunan lama dan upaya mempercantik Kota Malang.

Usai kegiatan, acara dilanjut ramah tamah di Fendi’s Homestay yang juga merupakan pendukung kegiatan. Suasana adem begitu terasa saat memasuki rumah yang masih orisinil ini. Tak mengherankan pasalnya R. Panji Efendi Suryo Saputro sang pemilik menata arsitektur bangunan dengan begitu apik dengan interior yang klasik dan bernilai seni.

“Rumah Fendi’s ini belum pernah dilakukan pemugaran, masih orisinil. Hanya ada beberapa tambahan bangunan karena kebutuhan dan bangunan ini sudah masuk cagar budaya” ungkap Budi Fathoni, Dosen Arsitektur Institut Teknologi Nasional ini menjelaskan.

Pria yang gemar mengenakan topi Kolonial ini sehingga akrab dipanggil Meener ini pun pemerhati Cagar Budaya. Tidak berlebihan jika ia kadang marah apabila pemilik rumah cagar budaya membongkar rumah tanpa sesuai prosedur.

“Semoga kegiatan bersih-bersih cagar budaya ini menjadi racun dan candu positif mempertahankan heritage yang mulai terlupa,” ungkap Budi Fathoni.

Jembatan Pulosari dibangun pada medio 1920 hingga 1930 bagian bawah difungsikan sebagai lori yang menuju ke Kebon Agung. Bisa dikatakan jembatan ini merupakan heritage yakni sebagai suatu warisan masa lalu yang saat ini masih digunakan.

Di bawah jembatan terdapat dam dimana airnya mengering karena musim kemarau. Namun saat musim penghujan tiba dam ini tidak mampu menahan debit air sehingga terjadi banjir. Ironi, mengingat Kota Malang adalah dataran tinggi. (A.Y)

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Peduli Dampak Covid-19, Alumni SMEA Ardjuna Malang Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak

      Peduli Dampak Covid-19, Alumni SMEA Ardjuna Malang Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak

      • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
      • account_circle redaksi
      • visibility 319
      • 0Komentar

      ADADIMALANG – Pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) sudah berlangsung cukup lama di Indonesia. Pemberlakuan pelbagai kebijakan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), mulai dari social distancing, physical distancing hingga Work From Home (WFH) dan lain sebagainya. Berbagai kebijakan dan dampak pandemi Covid-19 tersebut saat ini sudah sangat terasa bagi masyarakat karena berdampak pada hamper […]

    • Walikota Malang Buka Job Market Fair II UNM

      Walikota Malang Buka Job Market Fair II UNM

      • calendar_month Rabu, 23 Sep 2015
      • account_circle redaksi
      • visibility 281
      • 0Komentar

      ADADIMALANG – Dengan latar belakang untuk mempertemukan dan memfasilitasi para pencari kerja Universitas Negeri Malang bekerjasama dengan ikatan alumni Universitas Negeri Malang dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Malang menyelenggarakan Job Market Fair II 2015 selama 2 hari dari tanggal 22-23 September 2015 di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang. Tujuan dari kegiatan yang bertema “Berkarya Untuk Bangsa” […]

    • Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., saat meletakkan batu pertama pembangunan monumen masjid Bahrul Maghfiroh dan Asrama Al Hakim

      Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Mulai Bangun Monumen Masjid Dan Asrama Baru Bagi Santri

      • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
      • account_circle Agus Yuwono
      • visibility 421
      • 0Komentar

      Berikan bantuan paket sembako bagi masyarakat Pra Sejahtera sekitar pondok untuk meminimalisir terjadinya stunting. ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Sebagai tanda dimulainya pembangunan monumen masjid Bahrul Maghfiroh, dan pembangunan asrama Al Hakim, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Bisri, MS., bersama Kapolresta Malang kota Kombes Pol. Budi Hermanto, SIK, […]

    • Mie Buto Ijo kini hadir di Posko PAS Malang

      Mie Buto Ijo kini hadir di Posko PAS Malang

      • calendar_month Rabu, 20 Sep 2017
      • account_circle redaksi
      • visibility 646
      • 0Komentar

      Kota Malang – Jika selama ini Bona Cafe yang ada di jalan Kedondong nomor 2 kota Malang menjadi tempat nongkrong muda mudi menghabiskan waktu dengan minum kopi dengan berbagai macam varian kopi nusantara, namun sejak tanggal 18 September 2017 lalu ada yang baru di Posko Persaudaraan Agus Sejagad (PAS) tersebut. “Untuk anggota Persaudaraan Agus Sejagad […]

    • Salah satu Tim Kuasa Hukum HC yakni Dr. Susianto,SH., MH., CLA., tengah membacakan tuntutan yang diajukan dalam sidang adjudikasi Bawaslu Kota Malang siang hari tadi (Foto : Agus Yuwono)

      Gagal Capai Kesepakatan Dalam Mediasi, Bawaslu Sidangkan Gugatan Bapaslon HC-Boncel Lawan KPU Kota Malang Hari Ini 

      • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
      • account_circle Agus Yuwono
      • visibility 196
      • 0Komentar

      ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Setelah diputuskan gagal mengikutyi tahapan berikutnya untuk menjadi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada/Pilkada) Kota Malang, Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) dari jalur perseorangan yakni Heri Cahyono (Sam HC) dan Muhammad Rizky Wahyu Utomo (Rizky Boncel) melakukan permohonan penyelesaian sengketa Pemilihan Serentak terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang. Permohonan penyelesaian sengketa […]

    • Berikut Daftar Lengkap Panwascam Kota Malang Yang Akan Dilantik Besok

      Berikut Daftar Lengkap Panwascam Kota Malang Yang Akan Dilantik Besok

      • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
      • account_circle Agus Yuwono
      • visibility 227
      • 0Komentar

      ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang telah melakukan seleksi akhir berupa tes wawancara. Dari total delapan kandidat yang mengikuti tes wawancara, akhirnya ditetapkan empat orang yang akan dilantik dan empat sisanya akan menjadi cadangan. Empat Panwascam terpilih yang telah lulus tes wawancara kali ini antara […]

    expand_less