~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengalaman Mahasiswi STIE Malangkuçeçwara di Jepang: Mandiri, Tangguh, dan Diakui Internasional

Pengalaman Mahasiswi STIE Malangkuçeçwara di Jepang: Mandiri, Tangguh, dan Diakui Internasional

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Dua mahasiswi STIE Malangkuçeçwara, Chintami Putri Aurelia Watungadha dan Fransiska Prisilia Within, resmi menyelesaikan program internship internasional di Jepang selama satu tahun. Program ini menjadi bagian dari komitmen kampus STIE Malangkuçeçwara dalam memfasilitasi mahasiswanya untuk mendapatkan pengalaman kerja lintas negara.

Penyambutan dilakukan di Ruang Hub STIE Malangkuçeçwara oleh Ketua STIE Malangkuçeçwara Drs. Bunyamin, MM., Ph.D., bersama Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI) serta beberapa pimpinan kampusSTIE Malangkuçeçwara siang tadi, Jumat (02/05/2025). Sayangnya, Chintami Putri Aurelia tidak dapat menghadiri acara tersebut karena harus mengikuti tes wawancara kerja di salah satu hotel di Kota Malang.

Sementara itu, Fransiska Prisilia Within hadir dan membagikan pengalaman berkesannya selama menjalani internship di sebuah hotel yang terletak cukup jauh dari pusat kota di Jepang.

Salah satu mahasiswa STIE Malangkuçeçwara yang telah menyelesaikan program magang internasional di Jepang, Fransiska Prisilia Within menyampaikan pengalaman dan memberikan tips agar program magang dapat berjalan lancar (Foto : Agus Y)

Salah satu mahasiswa STIE Malangkuçeçwara yang telah menyelesaikan program magang internasional di Jepang, Fransiska Prisilia Within menyampaikan pengalaman dan memberikan tips agar program magang dapat berjalan lancar (Foto : Agus Y)

“Jadi karena belajar dari nol, akhirnya setelah 10 bulan belajar dan didukung penuh oleh para pengajar di KUI STIE Malangkuçeçwara akhirnya kita bisa lolos saat wawancara. Dengan pengurusan dokumen dan lain-lain, sekitar setahun akhirnya kita berangkat ke Jepang. Di sana. Hotel tempat kita internship itu kebetulan agak jauh dari perkotaan sehingga memiliki suasana yang berbeda,” ujar Fransiska.

Selama menjalani program magang, kedua mahasiswi ini menghadapi tantangan tersendiri terutama karena lokasi hotel yang berada di wilayah pedesaan yang mayoritas dihuni oleh warga lanjut usia dan minim fasilitas perbelanjaan.

“Kita harus bisa hidup mandiri di wilayah perkampungan yang didominasi masyarakat yang sudah lansia serta jauh dari pusat perbelanjaan, membuat kita dapat menabung karena hidup dengan sederhana. Selain itu kita juga belajar benar-benar disiplin seperti halnya budaya kerja orang Jepang,” jelasnya.

Selain memperdalam penguasaan bahasa Jepang, keduanya juga mendapat pengalaman berinteraksi dengan tamu dari berbagai negara. Mereka bahkan sempat mempraktikkan bahasa Inggris dan bahasa China dalam situasi kerja nyata.

“Karena bertemu dengan banyak tamu dari berbagai negara yang berbeda akhirnya kita juga terlatih mentalnya untuk bertemu dengan orang asing. Bahkan kita juga ketemu lho dengan orang Indonesia yang juga heran ada mahasiswa Indonesia dari kampus STIE Malangkuçeçwara di hotel Jepang sana. Dan kita bersyukur juga kuliah di STIE Malangkuçeçwara ini kita diberi kesempatan menguasai bahasa Jepang,” kenangnya.

Pengalaman ini, menurut Fransiska, merupakan salah satu dari sekian banyak keuntungan kuliah di STIE Malangkuçeçwara.

“Kampus STIE Malangkuçeçwara sangat membuka peluang bagi mahasiswanya untuk mengembangkan kemampuan dirinya ke luar negeri, baik melalui program internship seperti yang saya ikuti ataupun program pertukaran mahasiswa ke luar negeri,” tuturnya.

Diakui Jujur, Cekatan, Tangguh dan Disiplin oleh Pihak Hotel Jepang

Bukan hanya mendapat pengalaman, kedua mahasiswi tersebut juga meraih penilaian positif dari pihak hotel tempat mereka magang. Mereka dikenal sebagai pribadi yang disiplin, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja Jepang.

“Jadi kita berdua sebagai mahasiswa dari STIE Malangkuçeçwara yang tengah internship di sana mendapat penilaian sebagai orang yang jujur, cekatan, dan tepat waktu. Akhirnya mereka yang belum pernah menerima mahasiswa Indonesia internship jadinya menyukai mahasiswa Indonesia setelah melihat kinerja kita di sana. Bahkan kita berdua disebut tangguh, karena tidak mengalami sakit meskipun sedang musim dingin di Jepang,” pungkas Fransiska.

Pengalaman ini menjadi inspirasi sekaligus pembuka jalan bagi mahasiswa lain untuk mengambil peluang serupa dan bersaing di panggung internasional. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Nyata Elizasifaa di Layar Lebar, Gala Premiere ‘Kupilih Jalur Langit’ Banjir Air Mata di Kota Malang

    Kisah Nyata Elizasifaa di Layar Lebar, Gala Premiere ‘Kupilih Jalur Langit’ Banjir Air Mata di Kota Malang

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaksi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Suasana haru dan tawa pecah secara bergantian di Studio 5 Cinepolis Malang Town Square (Matos) siang tadi, Minggu (12/05/2026). Film ‘Kupilih Jalur Langit’ yang mengambil latar tempat di Surabaya dan Malang Raya akhirnya menyapa penonton melalui gelaran Gala Premiere yang berlangsung meriah. Kehadiran empat bintang utama, yakni Zee Assadel, Emir […]

  • Banyak Didatangi Masyarakat Terdampak Covid-19, Indra Bayu Buka Posko Pengaduan Masalah Perbankan

    Banyak Didatangi Masyarakat Terdampak Covid-19, Indra Bayu Buka Posko Pengaduan Masalah Perbankan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 456
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Masih terkait dengan Corona Virus Desease (Covid-19) yang juga merebak di wilayah Indonesia, ternyata membawa dampak kepada masyarakat. Masyarakat mengalami dampak signifikan dalam hal perekonomian sebagai akibat kebijakan beraktifitas di rumah dan juga social distancing serta physical distancing yang diterapkan oleh pemerintah. Dampak perekonomian yang dirasakan oleh masyarakat menyebabkan terkendalanya pemenuhan kewajiban mereka […]

  • Ribuan Anggota Kopdit Kosayu Malang Akan Ikuti RAT Secara Daring

    Ribuan Anggota Kopdit Kosayu Malang Akan Ikuti RAT Secara Daring

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Disiapkan aplikasi zoom dan channel youtube untuk dapat mengikuti RAT hari Minggu besok. ADADIMALANG – Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai hingga saat ini, berkegiatan yang akan menimbulkan kerumunan massa masih tidak diijinkan. Meski demikian, kegiatan organisasi tidak bisa ditunda karena sudah menjadi agenda yang harus terlaksana. Terkait dengan hal tersebut, Koperasi Kredit (Kopdit) […]

  • Hari Pertama Masuk Usai Libur Lebaran, Wakil Wali Kota Malang Gelar Sidak

    Hari Pertama Masuk Usai Libur Lebaran, Wakil Wali Kota Malang Gelar Sidak

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Datangi beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah di Kota Malang. ADADIMALANG – Di hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 1442 Hijriah, Pemerintah Kota Malang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang pagi tadi, Senin (17/05/2021). Inspeksi Mendadak tersebut sengaja digelar untuk memastikan kehadiran […]

  • UMM Press serius garap buku sastra untuk mendukung kebangkitan sastra Indonesia

    UMM Press serius garap buku sastra untuk mendukung kebangkitan sastra Indonesia

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2016
    • account_circle redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Menyadari penurunan minat dan perkembangan dunia sastra yang terjadi saat ini secara umum di Indonesia dan di Malang Raya secara khususnya, Penerbitan Universitas Muhammadiyah (UMM Press) serius menerbitkan buku-buku sastra yang diajukan. “Sampai saat ini memang 80% buku yang kami terbitkan adalah dari internal Universitas Muhammadiyah Malang, namun masih ada 20% lagi dari […]

  • Malang City Point gelar event ‘Wajah City Point’ yang bukan sekedar Beauty Pageant

    Malang City Point gelar event ‘Wajah City Point’ yang bukan sekedar Beauty Pageant

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2018
    • account_circle redaksi
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Kota Malang –Memahami potensi kreatifitas yang sangat besar di kota Malang, Malang City Point (MCP) menggelar  ajang Beauty Pageant dengan tajuk ‘Wajah City Point’ mulai tanggal 5 Januari 2018. Direktur Malang City Point (MCP), Jimmy menjelaskan bahwa memang Malang City Point (MCP) masih low profile saja atau belum mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung […]

expand_less