Angka gizi buruk dan stunting di kota Malang tergolong rendah.
Kota Malang – Angka gizi buruk dan stunting di Kota Malang masih terbilang aman alias masih rendah. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi yang menyatakan bahwa secara nasional angka gizi buruk di Indonesia mencapai 4 persen, dan di Kota Malang tidak sampai 1 persen.
“Sedangkan untuk stunting, Kota Malang itu 20 persen dari angka nasional yang mencapai 26 persen. Jadi bisa dikatakan di Kota Malang ini untuk gizi buruk dan stunting terhitung masih rendah,” ujar Asih.
Meski begitu Asih Tri Rachmi menegaskan jika generasi ke depan harus tetap disiapkan untuk bisa menjadi generasi yang lebih berkualitas.
“Maka dari itu dengan momen Hari Gizi Nasional ini, diharapkan semua masyarakat waspada di seribu hari kehidupan itu secara terus-menerus harus diperhatikan pemberian gizinya,” tandasnya.
Asih juga mengimbau kepada masyarakat agar mengubah pandangan tentang stunting bahwa tidaklah benar tinggi badan itu dari keturunan.
“Ini harus dihilangkan. Karena tidak seperti itu. Anak-anak yang pendek ini bisa ditanggulangi supaya tidak pendek terus dengan mengatur pola makan dan olahraga. Dengan itu diharapkan pertumbuhan tulang bisa maksimal sehingga ke depannya tidak stunting,” pungkas Asih. (Jaz)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.