PSSI Cabut Hukuman Yuli Sumpil dan Fandy

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Sudarmaji : kita masih menunggu surat resmi dari PSSI.

Arema Day – Meski pihak manajemen Arema FC menyatakan pihaknya masih menunggu surat resmi dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), namun Aremania dan Aremanita sudah mulai sedikit bernafas lega. Pasalnya Dirigen kebanggaan mereka yakni Yuli Sumpil (Jules) serta rekannya Fandy terbebas dari hukuman yang diterimanya. Keduanya dihukum oleh PSSI untuk tidak menyaksikan pertandingan liga 1 di stadion saat Arema FC bertanding.

Keputusan PSSI tersebut berdasarkan SK PSSI hasil dari review implementasi keputusan komdis tahun 2018 yang merupakan hasil dari tindak lanjut amanah kongres PSSI 20 Januri 2019 di Bali lalu tentang kewenangan yang diberikan kepada EXCO untuk melakukan review  terhadap keputusan Badan Yudisial.

PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda kpd klub sebagai dukungan finansial dalam program edukasi supporter (fans management) yang harus dilakukan di klub yang akan melibatkan semua klub peserta Kompetisi Liga 1 tahun 2018.

Tak hanya itu,keputusan lain terkait implementasi keputusan komdis, yang tidak dapat dijalankan karena kondisi terkini infrastruktur kompetisi. Jenis keputusan komdis yang dinilai tidak bisa dijalankan adalah larangan kepada (individu) untuk memasuki stadion dan larangan bagi penonton masuk menonton pertandingan di dalam stadion tanpa menggunakan atribut, termasuk nyanyian, koreo dan semua hal yang terafiliasi dengan klub.

Dari dua hal tersebut, PSSI menilai dalam implementasiya tidak hanya mengalami kendala, akan tetapi justru berpotensi menimbulkan masalah baru dalam bentuk pelanggaran disiplin.

Berdasarkan hal tersebut, maka hukuman dalam bentuk pelarangan  Yuli Sumpil dan Fandi memasuki stadion dan supporter Persib Bandung dilarang masuk stadion tanpa atibut dinilai tidak dapat dilaksanakan.

“Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati hati. Dengan tujuan perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi supporter oleh Klub,” jelas Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

PSSI akan terus melanjutkan kajian, evalusi terhadap semua keputusan komdis lainnya termasuk yang berhubungan dengan Kompetisi Liga 2.

Sementara itu, manajemen Arema FC mengatakan masih akan menunggu surat resmi dari PSSI, dan kemudian akan disampaikan langsung kepada dua pentolan Aremania tersebut.

“Kita menunggu surat resminya. Dan akan kami sampaikan kepada yang bersangkutan,” ujar media officer Arema FC, Sudarmaji. (Jaz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

HUT Kota Batu Ke 20, The Singhasari Resort Beri Hadiah 3 Penghargaan Internasional

3 Penghargaan diraih dari Haute Grandeur Global Hotel Award 2021. ADADIMALANG - Melanjutkan keberhasilan sebelumnya di tahun lalu, The Singhasari...

FISIP UB Turut Serta Dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental

Sosialisasikan urgensi vaksinasi kepada masyarakat. ADADIMALANG - Dalam rangka turut menyukseskan Gerakan Nasional Revolusi Mental, Universitas Brawijaya mengambil peran untuk terjun langsung melakukan pendampingan melalui...

Pengalaman Menteri Sandiaga Uno Menginap Di Home Stay Desa Serang Blitar

Mewujudkan mimpi warga untuk mendorong Indonesia bangkit. Blitar ADADIMALANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Menteri pertama yang menginap di Home...

AKBP Budi Hermanto : Jangan Cuma Menerapkan Prokes Saat Petugas Datang Patroli

Tidak ingin mempersulit masyarakat menjalankan usahanya dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan. ADADIMALANG – Kesadaran masyarakat yang tinggi akan vaksinasi guna mewujudkan kekebalan komunal (herd...

Ulang Tahun ke-15, d’Kross Terus Berkarya Meski Masih Pandemi

Siapkan karya untuk berkolaborasi bersama penyanyi Ibukota. ADADIMALANG - Tepat Hari Minggu ini (17/10/2021), D'Kross Community menginjak usia ke-15 tahun, dimana peringatan Hari Ulang Tahun kali...
- Advertisement -

Berita Terkait