Antisipasi Penyebaran Corona, SMK PGRI 3 Malang Bagikan Hand Sanitizer

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Hasil kreatifitas siswa Kimia Industri SMK PGRI 3 Malang.

ADADIMALANG – Sebagai wujud kepedulian dari siswa dan sekolah SMK PGRI 3 Malang membagikan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Setidaknya dengan menggunakan hand sanitizer ini kebersihan tangan akan lebih terjaga sehingga meminimalisir masuknya virus yang ada di tangan,” ungkap Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang Lukman Hakim.

Launching hand sanitizer yang diberi nama Ska-V ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Skariga Go Byos 2020 di lapangan Rampal hari Sabtu kemarin (07/03/2020) yang dilanjutkan dengan pembagian hand sanitizer Ska-V secara gratis kepada masyarakat yang tengah berolahraga di lapangan Rampal.

“Ini juga sebagai wujud kepedulian kami dan siswa didik SMK PGRI 3 Malang terkait dengan virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia, sehingga hand sanitizer yang dibuat siswa SMK PGRI 3 Malang ini diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan tangan masyarakat agar terhindar dari virus Corona,” ungkap Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang.

Sementara itu salah satu guru SMK PGRI 3 Malang yang menjadi pembina para siswa yang berhasil menciptakan hand sanitizer yakni Laras menjelaskan bahwa siswa SMK PGRI 3 jurusan kimia industri membuat hand sanitizer dengan bahan ekstrak kemangi, ekstrak lidah buaya, essence oil dan alkohol.

“Ada dua varian ukuran yang dibuat yaitu 30 ml dan 60 ml dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga hand sanitizer komersial lainnya yang dijual di pasaran. Apalagi dengan adanya informasi virus Corona masuk Indonesia membuat harga hand sanitizer yang ada di pasaran menjadi lebih mahal,” ungkap Laras.

Launching produk hand sanitizer kreasi siswa SMK PGRI 3 Malang ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0833 kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson yang mengapresiasi hasil karya para siswa SMK PGRI 3 Malang tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi launching produk hand sanitizer hasil kreasi siswa SMK PGRI 3 Malang ini karena yang pertama ini merupakan wujud dari jiwa entrepreneur yang ditumbuhkan sejak dini oleh pihak sekolah. Sehingga kita tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga bisa menciptakan untuk meningkatkan harkat hidup dan kesejahteraan kita sendiri,” ungkap Komandam Kodim 0833 kota Malang.

Letkol Inf Tommy Anderson juga menegaskan bahwa pembagian hand sanitizer oleh SMK PGRI 3 Malang kepada masyarakat secara gratis merupakan wujud sensitifitas atau kepekaan dari pihak sekolah dan siswa SMK PGRI 3 kota Malang terkait dengan kondisi yang ada saat ini.

“Ini luar biasa karena SMK PGRI 3 Malang tidak hanya menciptakan tetapi juga berperan serta dengan membagikan handsanitizer kepada masyarakat secara gratis agar masyarakat bisa lebih menjaga kebersihan tangan khususnya dan meminimalisir masyarakat terpapar virus Corona,” pungkas Dandim 0833 kota Malang.

Dandim 0833 kota Malang dan Kepala Sekolah serta guru dan siswa SMK PGRI 3 Malang turut serta dalam pembagian hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat pagi hari kemarin. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Jamaluddin, Santri Pondok Pesantren Mamba’ul ‘Ulum Malang Juarai LBKK Ke-5V FPKS di Malang Raya 2021

Para Juara akan dikirim ke LBKK tingkat Provinsi jawa Timur. Kabupaten Malang ADADIMALANG - Setelah 71 orang peserta berjuang dalam...

Lestarikan Budaya Pesantren, PKS Se-Malang Raya Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

ADADIMALANG - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Malang Raya kembali sukses menggelar Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) yang dilaksanakan secara hybrid Sabtu kemarin (27/11/2021). Kegiatan...

Tak Mau Kecolongan, Polinema Jaga Ketat Protokol Kesehatan Saat Wisuda Hybrid

Lakukan screening pendamping wisudawan sejak pintu gerbang masuk kampus. ADADIMALANG - Tidak menginginkan adanya kondisi yang tidak diinginkan saat pandemi Covid-19 ini terjadi, panitia wisuda...

Polinema Tuntaskan Tiga Gelombang Wisuda Tahun 2021

Gelombang ketiga dilaksanakan secara hybrid dengan dua sesi. ADADIMALANG - Sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya untuk melaksanakan tiga kali gelombang wisuda tahun ajaran...

Refleksi Toleransi 2021 Di Jawa Timur Berdasarkan Catatan Riset Lapangan

Tingkat toleransi diketahui semakin menurun dari tahun ke tahun. ADADIMALANG - Menjelang akhir tahun 2021 ini, terjadinya penangkapan Ahmad Zain (AZ), anggota Majelis Ulama Indonesia...
- Advertisement -

Berita Terkait