Antisipasi Corona, Kawasan Bisnis Pecinan Di Kota Malang Ditutup

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

ADADIMALANG – Terus meningkatya jumlah pasien yang positif terjangkit virus Corona membuat Forkopimda kota Malang segera bergerak cepat dan tegas.

Seperti kali ini, jajaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malan bersama jajaran Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Kota Malang melakukan penertiban tempat usaha di kawasan Pecinan kota Malang hari ini, Jumat (22/05/2020).

Penertiban tempat usaha di kawasan yang terkenal dengan aroma bisnis sejak dahulu kala ini dilaksanakan oeh tim gabungan yang dikawal langsung oleh Walikota Malang Sutiaji, Kapolresta Kota Malang KBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata dan Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson.

Tim Gabungan awalnya menyisir sepanjang kawasan Pecinan dimana selain memberikan himbauan juga melakukan penutupan tempat usaha untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

“Hingga hari ini sudah terdata 30 orang yang positif Virus Corona dan satu orang dari 30 orang tersebut meninggal dunia.  Kita tidak boleh main-main dengan bahaya Virus Corona ini, jadi ayo kita semua mengikhlaskan diri tidak bergerombol, berkelompok di keramaian, kita di rumah saja,” ujar Walikota Malang Sutiaji.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota KBP Leonardus Harapantua  Simarmata Permata menegaskan setiap kerumunan adalah potensi penularan atau penyebaran Covid-19.

“Selain yang menjual sembako dan apotik (obat-obatan/farmasi), semua jenis perniagaan di pusat perdagangan harus tutup. Pecinan adalah pusat perdagangan, maka menjadi perhatian kita dan kita tutup hari ini,” tegas Kapolresta Malang Kota.

Ditemui di lokasi yang sama, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson berharap semua pihak turut mendukung semua kebijakan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Jangan biarkan dokter dan nakes merasa berjuang sendiri hanya karena kita egois tetap saja beraktifitas dalam kerumunan dan tidak menggunakan masker,” ungkap Dandim 0833 kota Malang.

Operasi gabungan yang dilakukan secara spontan ini membuat pelaku usaha yang masih buka menjadi kelabakan tetapi masih mau untuk mengikuti himbauan untuk menutup tempat usahanya. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Jamaluddin, Santri Pondok Pesantren Mamba’ul ‘Ulum Malang Juarai LBKK Ke-5V FPKS di Malang Raya 2021

Para Juara akan dikirim ke LBKK tingkat Provinsi jawa Timur. Kabupaten Malang ADADIMALANG - Setelah 71 orang peserta berjuang dalam...

Lestarikan Budaya Pesantren, PKS Se-Malang Raya Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

ADADIMALANG - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Malang Raya kembali sukses menggelar Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) yang dilaksanakan secara hybrid Sabtu kemarin (27/11/2021). Kegiatan...

Tak Mau Kecolongan, Polinema Jaga Ketat Protokol Kesehatan Saat Wisuda Hybrid

Lakukan screening pendamping wisudawan sejak pintu gerbang masuk kampus. ADADIMALANG - Tidak menginginkan adanya kondisi yang tidak diinginkan saat pandemi Covid-19 ini terjadi, panitia wisuda...

Polinema Tuntaskan Tiga Gelombang Wisuda Tahun 2021

Gelombang ketiga dilaksanakan secara hybrid dengan dua sesi. ADADIMALANG - Sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya untuk melaksanakan tiga kali gelombang wisuda tahun ajaran...

Refleksi Toleransi 2021 Di Jawa Timur Berdasarkan Catatan Riset Lapangan

Tingkat toleransi diketahui semakin menurun dari tahun ke tahun. ADADIMALANG - Menjelang akhir tahun 2021 ini, terjadinya penangkapan Ahmad Zain (AZ), anggota Majelis Ulama Indonesia...
- Advertisement -

Berita Terkait