Kota Malang | ADADIMALANG.COMFakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) baru saja menandai usianya yang ke 28 dengan cara yang cukup ikonik. Bukan sekadar seremonial, momentum bertambahnya usia ini menjadi pijakan nyata bagi fakultas dalam memperkuat identitas sebagai pionir kampus hijau.

Puncak perayaan yang berlangsung pada akhir pekan ini diisi dengan beragam agenda yang mempertemukan lintas generasi, mulai dari temu alumni lintas angkatan pada Sabtu malam kemrin (24/01/2026), hingga kegiatan jalan sehat (fun walk) yang melibatkan sekitar 350 peserta civitas akademika FTP UB pada pagi hari tadi.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah peresmian Vertical Garden Pertama di lingkungan Universitas Brawijaya, dimana inovasi ini bukan sekadar dekorasi dinding melainkan simbol integrasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan.

Vertical Garden FTP UB yang baru diresmikan di depan Gedung C FTP UB pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)
Vertical Garden FTP UB yang baru diresmikan di depan Gedung C FTP UB pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)

Menurut Dekan FTP UB, Prof. Yusuf Hendrawan, kehadiran Vertical Garden tersebut adalah wujud komitmen FTP UB dalam mendukung program Green Campus yang dicanangkan oleh pihak Universitas Brawijaya. Proyek ini dirancang secara sistematis dengan menggabungkan aspek estetika dan fungsionalitas teknologi pertanian.

“Hari ini adalah rangkaian dari acara Dies Natalis ke 28 FTP UB setelah kemarin ada Temu Alumni dan pagi ini ada fun walk serta peresmian Vertical Garden yang pertama kali ada di UB. Peresmian vertical garden ini merupakan wujud komitmen kami di FTP UB untuk mendukung program Green Campus UB. Jadi Vertical Garden di lingkungan FTP UB ini menjadi upaya peningkatan kualitas ruang hijau kampus sekaligus media edukasi lingkungan, dimana nanti di atas akan dipasang solar panel kemudian ada vertical gardennya,” ungkap Prof. Yusuf Hendrawan.

Langkah FTP UB ini tergolong strategis dalam konteks transisi energi bersih, karena pemasangan panel surya yang terintegrasi dengan taman vertikal tersebut menjadi bagian dari upaya serius FTP UB dalam mengurangi jejak karbon di area kampus.

Prof. Yusuf menambahkan bahwa ada empat tahap utama yang sedang diperkuat FTP UB untuk membangun keberlanjutan. Selain taman vertikal dan penggunaan energi terbarukan, FTP UB juga menerapkan komitmen pengurangan penggunaan bahan plastik dan mendorong budaya penggunaan material ramah lingkungan dalam seluruh aktivitas akademik dan kelembagaan FTP UB, termasuk akan ada penyediaan fasilitas khusus merokok civitas akademika FTP UB dan penyediaan sampah khusus botol untuk membangun sustainability.

“Jadi empat hal itu yang kita resmikan pagi hari ini. Berbagai upaya yang dilakukan FTP UB itu semoga dapat membuat FTP UB tetap bersinergi untuk mendukung program Eco Green Campus UB,” pungkas Prof. Yusuf.

Kemeriahan acara ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui lomba permainan tradisional. Agenda ini menjadi penyeimbang di tengah keseriusan fakultas mengejar target target ekologis, sekaligus mempererat hubungan antara dosen, staf, dan mahasiswa dalam bingkai kekeluargaan.

Hingga berita ini ditayangkan, kegiatan di kampus FTP UB masih tengah berlangsung. (A.Y)