Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pendampingan yang tepat sasaran kembali menunjukkan dampak nyata bagi pelaku UMKM. Hal itu terlihat dalam pelatihan digitalisasi produk yang digelar dosen STIE Malangkuçeçwara di Balai Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari sore hari tadi, Selasa (20/01/2026). Baru selesai praktik, salah satu peserta langsung mendapatkan orderan dari promosi yang dipasang di status WhatsApp.
Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk promosi produk UMKM melalui media sosial. STIE Malangkuçeçwara menghadirkan alumni yang kini dikenal sebagai pengusaha sukses, Heru Nurwahyudin, S.E., sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Heru menekankan bahwa promosi digital tidak selalu membutuhkan peralatan rumit atau biaya besar. “Cukup dengan handphone saja, kita sudah bisa membuat media promosi yang keren tanpa perlu susah-susah. Kita manfaatkan chatgpt untuk membuat foto dan flyer dengan tampilan yang jauh lebih menarik. Setelah jadi, nanti kita buat status di status whatsapp sebagai promosi,” ungkap Heru.
Sebanyak 25 pelaku UMKM Desa Toyomarto yang seluruhnya perempuan tampak antusias mengikuti materi hingga praktik bersama. Mereka langsung mencoba membuat materi promosi berbasis foto produk yang ada di ponsel masing masing.
“Jadi sudah tidak ada lagi alasan gaptek atau tidak bisa membuat desain, cukup bermodalkan foto di handphone maka kita sudah bisa membuat media promosi yang menarik,” ujar Heru yang akrab disapa Super Heru.

Usai praktik, para peserta langsung mengunggah materi promosi tersebut ke status WhatsApp. Respons pasar datang lebih cepat dari yang dibayangkan. Salah satu peserta, Siti Maula, langsung menerima pesanan setelah status promosi diunggah.
“Wah terbukti ya promosi yang menarik langsung mendapatkan respon dari. Ini mbak Maula langsung direspon temannya yang melihat status whatsappnya. Keren ya, ini bukti pendampingan dosen STIE Malangkuçeçwara kepada pelaku UMKM ini sangat bermanfaat dan berdampak,” tukas Heru.
Dari pihak kampus, anggota Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIE Malangkuçeçwara, Ir. Dwi Nita Aryani, MM., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema Peningkatan Penjualan Digitalisasi Produk Di Sosial Media.
“Memang tujuannya adalah bagaimana meningkatkan penjualan produk UMKM di desa Toyomarto Singosari ini melalui digitalisasi produk dengan memanfaatkan teknologi seperti AI dan juga media sosial. Apalagi dibimbing langsung oleh alumni STIE Malangkuçeçwara yaitu mas Heru yang sudah memiliki nama di kancah pengusaha ataupun UMKM,” jelas Dwi Nita.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, perlu disikapi secara adaptif oleh pelaku UMKM agar tidak tertinggal. “Sebenarnya dengan digitalisasi itu kami juga berharap dapat mendongkrak potensi yang ada di Toyomarto dapat turut dikenal oleh khalayak yang semakin luas melalui media sosial,” lanjutnya.
Siti Maula mengaku materi pelatihan tersebut merupakan pengalaman baru baginya. Selama ini, ia mempromosikan produk dengan cara yang menurutnya biasa saja. “Tapi hari ini setelah praktik dan bisa membuat media promosi yang menarik terus dijadikan status whatsapp, tidak menyangka langsung dapat orderan kue kering,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan agar pelaku UMKM semakin terampil memanfaatkan teknologi digital.

Menanggapi harapan tersebut, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIE Malangkuçeçwara, Dra. Siti Munfaqiroh, MSi., menyampaikan bahwa pihaknya akan membahasnya bersama tim dosen pendamping Desa Toyomarto yang diketuai oleh Dra. Evi Maria, MM., dengan anggota Dra. RR. Widanarni Pudjiastuti, AK, MSi., CMA., Dr. Rina Rahmawati, SE, MM., serta Ir. Dwi Nita Aryani, MM., Ph.D., terkait kemungkinan pelatihan lanjutan di desa tersebut. (A.Y)
