Menuju Tercapainya 12 Juta Merchant Pengguna QRIS, KPwBI Malang Gelar FGD

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

140 ribu merchant yang belum pakai QRIS ada di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang.

ADADIMALANG – Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi mulai bulan Maret 2020 lalu telah dirasakan dampaknya ke seluruh lapisan masyarakat dunia termasuk di Indonesia, khususnya dalam hal perekonomian.

Dari dampak yang menyebabkan sisi perekonomian yang menurun akibat pandemi Covid-19 ini, ternyata ada pergeseran cara pembayaran yang dipergunakan oleh masyarakat selain dampak himbauan penggunaan pembayaran non tunai. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan yang signifikan dari penggunaan Quick Response code Indonesia Standard (QRIS) yang merupakan kanal pembayaran non tunai yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).

“Di balik pandemi Covid-19 sebagai suatu musibah, ternyata ada perubahan pola pembayaran yang dipergunakan masyarakat sehingga QRIS ini mulai terlihat fungsinya. Mulai Januari tahun 2020 hingga akhir tahun 2020 sangat signifikan pertumbuhannya,” jelas Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Malang, Agus Sumirat.

Menurut Agus Sumirat, hingga awal tahun 2021 ini sudah ada 34 provinsi di seluruh Indonesia telah mengimplementasikan QRIS, dimana saat ini sebanyak 480 kota/kabupaten menerapkan QRIS saat ini.

“85 persen dari jumlah merchant pengguna QRIS tersebut adalah pelaku UMKM, apalagi dalam kondisi saat ini. Disupport 542 PJSP perbankan atau non perbankan dan ada 28 bank serta 24 PJSP non bank. Hingga saat ini merchant terbesar pengguna QRIS adalah usaha mikro dimana di Desember 2019 tercatat telah ada 1,4 juta menggunakan QRIS sementara di bulan Desember 2020 meningkat menjadi 3,6 juta merchant. Pada akhir bulan Februari 2021 ini sudah mencapai 3,8 juta secara nasional dan masih ada 5,9 juta merchant yang masih harus digarap,” ungkap Agus Sumirat.

Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Agus Sumirat

Menurut Agus, dari total 5,9 juta merchant yang harus dicapai tersebut diketahui ada 140 ribu merchant ada di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang.

Dalam rangka mewujudkan target tercapainya 12 juta merchant pengguna QRIS di tahun 2021 tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi QRIS 12 Juta Merchant yang diikuti oleh perwakilan merchant dan para penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) serta kelompok masyarakat di Hotel Aria Gajayana kota Malang pagi hari tadi, Selasa (02/03/2021).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Azka Subhan A. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan FGD kali ini juga merupakan upaya untuk mewujudkan pencapaian QRIS 12 juta merchant di tahun 2021 ini.

“Dari data yang ada ternyata di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang yang meliputi tujuh Kota/Kabupaten itu diketahui untuk wilayah kota dan kabupaten Malang itu hampir mencapai 70 hingga 80 persen. Sementara Kota/Kabupaten yang lain masih belum merata sehingga perlu ditingkatkan QRISnya,” ungkap Kepala KPwBI Malang.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Azka Subhan A. – Foto : KPwBI Malang

Menurut Azka, ke depan QRIS akan menjadi alternatif pembayaran non tunai yang masih terus berkembang dan semakin dibutuhkan apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Bank Indonesia mendorong pembayaran non tunai dengan QRIS yang mengusung slogan Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal. MMohon dukungan untuk menyukseskan kanal QRIS Bank Indonesia ini sebagai standar pembayaran uang secara non tunai sehingga tercapai 12 juta merchant di tahun 2021 ini,” pungkas Azka Subhan A.

Perlu diketahui, hingga saat ini QRIS juga melakukan pelbagai inovasi seperti QRIS TTM (Tanpa Tatap Muka) mulai digunakan dan dimulainya pengembangan spesifikasi QRIS Cross Border. Sementara itu juga mulai dikembangkan spesifikasi QRIS TTS (Transfer, Tarik, Setor), QRIS CPM (Customer Presented Mode).

Di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang meliputi tujuh kota/kabupaten (Kota dan Kab. Malang, Kota dan Kab. Pasuruan, Kota dan Kab. Probolinggo, dan Kota Batu), peningkatan jumlah merchant QRIS sangat signifikan yaitu sebesar 360,02%, dari 31 ribu merchant di 2019 menjadi 140 ribu di awal tahun 2021 dengan jumlah merchant terbanyak adalah Kota dan Kabupaten Malang sebanyak 110 ribu.

Strategi yang dilakukan dalam rangka pencapaian 12 juta merchant QRIS tahun 2021 adalah dengan melakukan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah, dan Industri yaitu ASPI dan PJSP dengan cara public awareness campaign melalui berbagai media baik media massa maupun media sosial (medsos) dan menjadikan Kepala Daerah sebagai role model.

“Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada PJSP QRIS bank dan non bank atas capaian, kinerja dan semangatnya selama tahun 2020 sehingga penggunaan QRIS di wilayah kerja KPwBI Malang meningkat sangat signifikan. Namun perjuangan belum berakhir, di tahun 2021 ini Triangle Collaboration antara Bank Indonesia, Pemerintah, dan Industri (ASPI dan PJSP QRIS) sangat diperlukan guna mendukung transformasi digital Indonesia melalui QRIS,” pungkas Azka Subhan A. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Swiss Belinn Hotel Malang Tawarkan Jajanan dan Menu Tradisional Untuk Berbuka Puasa

Banyak masyarakat yang tertarik dengan Festival Ramadan di Swiss Belinn Malang. ADADIMALANG - Menyadari masyarakat kota Malang memiliki selera yang...

Tumbuhkan Animo Pengunjung Kampung Tematik, Mahasiswa Unmer Malang Magang Di KBP

Buat kegiatan hingga mempublikasikannya melalui media sosial. ADADIMALANG - Dalam rangka menumbuhkan ketertarikan masyarakat untuk datang ke kampung tematik yang ada di kota Malang, sejumlah...

Derajat Takwa dan Dimensi Kemanusiaan

Hikmah Ramadan Hari Ke-11 ADADIMALANG - Menjadi suatu keharusan bagi umat Islam untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah SAW yang telah memberikan anugerah...

Wawali Sofyan Edi Apresiasi Gerakan Penghijauan bertajuk ‘Restore Our Earth’

Tanam pohon Pule ke 4.468 di SMP Katolik Santa Maria I Kota Malang ADADIMALANG - Dalam rangka turut serta dalam pelestarian dan menjaga lingkungan, SMP...

Implementasi Kampus Merdeka, FISIP UB Tandatangani Kerjasama Bersama Nava+ Group

Upaya mewujudkan kualitas SDM memiliki skill dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. ADADIMALANG - Sebagai wujud implementasi dari Kampus Merdeka, Fakultas Ilmu Sosial dan...
- Advertisement -

Berita Terkait