Bersinergi Bersama Forkopimda Malang Raya, BI Malang Optimis Pemulihan Ekonomi

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

ADADIMALANG – Bersama dengan tiga Pemerintah Daerah di Malang Raya, akademisi, pelaku usaha, komunitas dan media, Bank Indonesia Malang melaksanakan seminar peningkatan kolaborasi dan koordinasi hexahelix pagi tadi, Jumat (09/04/2021).

Kegiatan seminar yang dilaksanakan secara hybrid  di Hotel Ijen Suite ini mengambil tema ‘Sinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi Malang raya 2021’ tersebut dihadiri anggota Komisi XI DPR RI Ir. Andreas Eddy Susetyo, MM., Wali Kota Malang Drs H. Sutiaji., Wakil Bupati Malang Drs H. Didit Gatot Subroto, SH, MH., Wali Kota Batu Dra Hj. Dewanti Rupoko, MSi., dan Prof. Candra Fajri Ananda sebagai narasumber.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Azka Subhan A. menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan untuk membangun sinergi yang berkesinambungan dengan Pemerintah Daerah di Malang Raya dalam rangka menciptakan optimisme pemulihan ekonomi daerah.

“Selain itu juga untuk sarana sharing knowledge dan membangun optimisme pemulihan ekonomi kepada masyarakat,” ungkap Kepala KPwBI Malang.

Malang Raya yang meliputi tiga daerah menurut Azka Subhan, menjadi wilayah pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah Kawasan Tengah Selatan (Katesa) Jawa Timur dimana diproyeksikan tumbuh pada rentang 3,7 – 4,7% untuk Kota Malang, Kabupaten Malang diperkirakan berada pada rentang 3,6 – 4,6% dan Kota Batu diprakirakan berada pada rentang 4,1 – 5,1%.

“Kebijakan pemulihan ekonomi 2021 terdiri dari tiga hal yaitu intervensi kesehatan berupa vaksinasi gratis untuk seluruh masyarakat, survival and recovery kit dalam rangka menjaga kesinambungan bisnis dan program perlindungan sosial, serta reformasi struktural berupa Undang-Undang Cipta Kerja,” ungkap Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji.

Menurut Wali Kota Malang, Kota atau kabupaten di Malang Raya tersebut masing-masing memiliki prioritas dalam pengembangan ekonomi Kota Malang mengusung ekonomi kreatif berbasis kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) kota sebagai lokomotif penggerak masa depan.

Sementara itu pemulihan ekonomi di Kabupaten Malang didukung oleh intensifikasi proses vaksinasi bagi SDM kesehatan, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum. Di sisi lain Kota Batu mengusung isu, tema dan prioritas pembangunan tahun 2021 yaitu pemulihan ekonomi daerah pada sektor pertanian, pariwisata dan UMKM yang dididukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan desa.

Wakil Bupati Malang, Drs H. Didit Gatot Subroto mengungkapkan bahwa dalam rangka menjaga kesinambungan usaha pemerintah kabupaten Malang telah memberikan insentif bagi pedagang berupa keringanan pajak.

“Selain itu untuk sektor pariwisata akan melakukan adaptasi berupa penerbitan sertifikat bagi pelaku usaha pariwisata yang telah melaksanakan protokol kesehatan, menyelenggarakan gelar seni budaya secara virtual untuk membantu seniman agar tetap eksis, serta pemanfaatan teknologi informasi dengan optimalisasi media sosial,” ungkap Wakil Bupati Malang.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Wali Kota Batu, Dra Hj. Dewanti Rumpoko, MSi yang menyampaikan bahwa untuk kebijakan ekonomi Kota Batu difokuskan pada upaya pemulihan sektor unggulan daerah pada pariwisata, investasi, UMKM dan pertanian guna mengembalikan pertumbuhan ekonomi yang terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19.

“Target dari kebijakan ekonomi tersebut dapat memberikan pemerataan antar golongan pendapatan dan wilayah dengan menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru berbasis sumberdaya lokal melalui peningkatan infrastruktur pendukung sektor pertanian, pengembangan dan revitalisasi pasar daerah dan desa, pembangunan kawasan industri UMKM yang didukung realisasi investasi yang menyerap tenaga kerja, serta pengembangan destinasi pariwisata potensial,” jelas Wali Kota Batu.

 

 

Usai pelaksanaan seminar, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Azka Subhan menyampaikan setelah sempat terpuruk dengan pertumbuhan ekonomi negatif akibat pandemi Covid-19, Malang Raya bersinergi bangkit untuk menumbuhkan semangat sehingga pertumbuhan ekonominya akan lebih bagus lagi.

“Optimisme pemulihan ekonomi di Malang Raya ini didasari fakta kredit menggeliat dimana mulai Januari hingga Maret 2021 ini sudah lebih dari 5 persen setelah sebelumnya di tahun 2020 kredit itu tumbuhnya negatif. Kemudian relaksasi dari pemerintah seperti DP 0 persen, penghapusan PPN BM akan mendorong terjadinya peningkatan perekonomian,” ungkap Kepala KPwBI.

Bahkan dari keterangan yang diterima Azka Subhan, banyak pengusaha yang menginformasikan usahanya di wilayah Malang Raya ini mulai menggeliat lagi.

“Bahkan selama tiga hari kemarin, kunjungan wisata di kota Batu sudah luar biasa. Semoga perekonomian di Malang Raya akan jauh lebih baik lagi,” pungkas Azka Subhan. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Trauma Healing, Wali Kota Sutiaji Beri Semangat untuk Tiga Anak Isoman

Sambang ke lokasi isoman dinilai menjadi upaya penyembuhan trauma pasien Covid-19. ADADIMALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan...

Proposal Dosen Dan Mahasiswa ITN Malang Lolos Raih Pendanaan

Laksanakan program Matching Fund Kedaireka, PHP2D dan PKM GT. ADADIMALANG – Meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, namun raihan prestasi tidak terhenti. Bahkan di kampus...

UB Distribusikan 79 Ekor Kambing dan 7 Sapi pada Idul Adha 1442 H

Tahun depan diharapkan dapat membagikan hingga ke wilayah Malang Selatan. ADADIMALANG - Universitas Brawijaya (UB) membagikan 79 ekor kambing dan 7 ekor sapi kepada 50...

Yayasan Wings Peduli Serahkan Donasi 1.500 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Hari ini menyerahkan bantuan sebanyak 390.340 kilogram beras melalui Korem 083 Baladhika Jaya. ADADIMALANG - Berkolaborasi dengan Jajaran Korem di empat wilayah di Jawa Timur...

Satgas Covid-19 Alumni UB Merilis Aplikasi Isolasi Mandiri

Dapat dimanfaatkan guna memantau kondisi harian masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalankan isolasi mandiri. ADADIMALANG – Melonjaknya kasus paparan Virus Corona (Covid-19) yang melanda...
- Advertisement -

Berita Terkait