Polinema Gelar Hardiknas Secara Hybrid Pagi Ini

Baca Juga

40 orang hadir dengan menggunakan baju adat Nusantara.

ADADIMALANG – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap tanggal 2 Mei dilaksanakan secara hybrid di Politeknik Negeri Malang (Polinema) pagi ini, Minggu (02/05/2021).

Sebanyak 40 orang yang terdiri dari Direktur Polinema beserta Empat Pembantu Direktur, Kepala Jurusan dan dua perwakilan jurusan serta struktural di Polinema mengikuti upacara Hardiknas tahun ini dengan mengenakan baju adat nusantara.

“Sebenarnya saya sudah lama ingin ada upacara dengan mengenakan baju adat seperti ini dan ternyata ini sejalan dengan instruksi Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ristek RI. Dan ini merupakan upacara pertama di Polinema dengan baju adat seperti ini,” ungkap Direktur Polinema, Drs. Awan Setiawan, M.MT., M.M.

Terkait dengan peringatan Hardiknas kali ini, Direktur Polinema menyampaikan Polinema tetap mendukung program-program Pemerintah dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Republik Indonesia.

“Pandemi ini sangat berdampak luar biasa bagi dunia pendidikan kita termasuk di Polinema dimana kegiatan Pendidikan menjadi sangat terkendala. Harapannya pandemi Covid-19 ini bisa segera usai dan dunia pendidikan kita dapat dijalankan dengan normal seperti sebelumnya,” ungkap Direktur Polinema.

Pimpinan Polinema melaksanakan Upacara Hardiknas
Pimpinan Polinema melaksanakan Upacara Hardiknas

Selain dilaksanakan secara luring, upacara Hardiknas di Polinema ini juga diikuti secara daring dimana peserta mengenakan baju almamater saat berada di tempat tinggal masing-masing saat mengikuti upacara.

 

Dalam sambutannya, Drs. Awan Setiawan, M.MT., M.M. menyampaikan bahwa Pada tanggal 28 April 2021 lalu Presiden RI telah menetapkan Kementerian Dikbud-Ristek (Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi). Meleburnya empat sektor secara sinergi dalam satu kementerian diharapkan mampu mempermudah koordinasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah pusat, sehingga secara signifikan mampu mendorong transformasi pendidikan serta inovasi riset dan teknologi, terkhusus pada jenjang perguruan tinggi di Indonesia.

“Menteri berharap agar perguruan tinggi mampu membawa perubahan di bidang pendidikan, kebudayaan, dan penelitian. Merdeka Belajar Kampus Merdeka diharapkan mampu mendorong kemerdekaan institusi dalam menentukan kekuatannya. Melalui berbagai bentuk kegiatan Merdeka Belajar yaitu riset melalui BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), proyek sosial, magang industri, magang kewirausahaan, hingga pertukaran pelajar, mendorong mahasiswa lebih kreatif, berkarakter, berwawasan luas, nasionalisme yang kuat,” ungkap Drs. Awan Setiawan, M.MT., M.M.

Direktur Polinema juga berharap para tenaga pendidik di Polinema mampu memberikan pengajaran dan dukungan terbaik bagi perkembangan mahasiswa sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, sehingga melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang kreatif dan inovatif agar dapat memberi manfaat dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia serta meningkatkan eksistensi Politeknik Negeri Malang sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi.

Meskipun dilaksanakan secara luring dan daring, Direktur Polinema berharap tidak mengurangi nilai dari Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei ini. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Seribu ARMY Dipastikan Akan Meramaikan ARMY Festival Day 2022

Dilaksanakan di Malang Night Paradise dengan berbagai hiburan bernuansa Korea bagi para pecinta band KPop BTS. ADADIMALANG - 12 hari...

Polinema Gelar Tes SBMPN Mulai Hari Ini

Menggunakan metode CBT, disiapkan puluhan pengawas dan helpdesk selama pelaksanaan ujian. ADADIMALANG - Sebagai kampus Politeknik Negeri yang memiliki peminat terbanyak di Indonesia, Politeknik Negeri...

Program Bambang Irianto Dinilai Tepat Untuk Menangani Bonus Demografi

Hanya terjadi sekali saja sehingga sangat sayang untuk dilewatkan. ADADIMALANG - Bonus Demografi sudah cukup lama didengung-dengungkan akan terjadi pada bangsa Indonesia. Bonus Demografi tersebut...

Tanggapi Aduan Penjualan Satwa Tidak Sehat, Tim Pemkot Malang Turun Ke Splendid

Beri himbauan dan edukasi pedagang, termasuk mendata kondisi satwa yang ada di Splendid. ADADIMALANG - Adanya temuan warga yang diadukan melalui saluran media sosial yang...

UMKM Kampoeng Kajoetangan Belajar Editing Video Di Kampus ABM

Kelanjutan pendampingan UMKM oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Malangkuçeçwara. ADADIMALANG - Sebagai wujud komitmen dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) STIE Malangkuçeçwara (ABM) Malang...

Berita Terkait