Teknologi Digital Berkembang Pesat, ITN Malang Buka Prodi Baru Bisnis Digital

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Terima SK April 2021, saat ini telah siap menerima mahasiswa baru di semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 ini.

ADADIMALANG – Perkembangan dunia bisnis yang bergerak dalam teknologi digital saat ini terasa begitu luar biasa. Saat ini hampir tidak ada satupun sisi kehidupan masyarakat yang tidak terpengaruh pada teknologi digital yang dikembangkan menjadi suatu bisnis hingga mendapatkan pendapatan yang tidak sedikit jumlahnya.

Menangkap potensi dan peluang yang ada, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang beberapa waktu yang lalu telah mempersiapkan segala kebutuhan akan pembukaan program studi (prodi) baru ‘Bisnis Digital’.

“Setelah kami mendapatkan Surat Keputusan (SK) Persetujuan dari Kemendikbudristek untuk pembukaan Program Studi, maka dengan ini kami sampaikan kepada masyarakat tentang Prodi Baru ITN yakni Bisnis Digital,” ungkap Rektor ITN Malang, Prof Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE dalam sesi konferensi pers di kampusnya, Kamis kemarin (17/06/2021).

Menurut Rektor ITN Malang, melihat teknologi di dunia pendidikan ataupun di luar dunia pendidikan saat ini perkembangannya teknologi digital sudah begitu luar biasa, padahal beberapa waktu sebelumnya mindset masyarakat masih sulit menerima kondisi atau perkembangan teknologi yang sudah ada atau terjadi saat ini.

“Tetapi jika jika lihat perkembangan dan trend yang ada, maka 20 tahun ke depan dunia digital dan ecommerce ini perkembangannya akan sangat luar biasa. Saat ini kita telah merasakan bagaimana kemudahan kita dapatkan dalam berbagai aktivitas kita sehari-hari seperti penjualan online apakah itu makanan, barang, jasa sehingga kita tidak perlu lagi seperti dulu semuanya harus membuang energi kesana kemari,” ungkap Abraham Lomi.

Dengan pembukaan program studi Bisnis Digital di ITN Malang tersebut, Abraham Lomi berharap prodi baru dapat mewujudkan keinginan masyarakat untuk mengembangkan skill atau talentanya dalam hal berbisnis digital termasuk mewujudkan keinginan untuk memiliki dan menjalankan bisnis sendiri khususnya di bidang digital.

“Prodi ini merupakan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kompetensinya di bidang bisnis atau mewujudkan keinginan mereka menjalankan bisnis digital atau ecommerce, inilah tempatnya yang paling tepat yakni Prodi Bisnis Digital ITN Malang,” ungkap Rektor ITN Malang.

Diakui oleh Abraham Lomi bahwa ITN Malang telah cukup lama melakukan persiapan dalam pembukaan prodi Bisnis Digital tersebut seperti penyiapan infrastruktur hingga Sumber Daya Manusia pengajarnya.

“Kami juga dalam persiapan ini sudah all out dan membutuhkan persiapan dalam waktu yang lama sehingga proses turunnya SK ini. Selain itu kita juga memiliki SDM pengajar hingga level profesor dan doktor dalam bidang bisnis termasuk telah membangun kerjasama dengan lembaga yang bergerak di bidang bisnis digital ini,” pungkas Rektor ITN Malang.

Sementara itu, Kaprodi Bisnis Digital ITN Malang, Dr. It. Julianus Hutabarat, MSIE menyampaikan
SK persetujuan pembukaan Prodi baru tersebut diterima ITN Malang pada 22 April 2021 lalu.

“Ada berapa alasan kenapa ITN Malang membuka Prodi ini karena jika dilihat di Google maka dari 10 jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan saat ini salah satunya adalah bisnis digital sehingga tidak berlebihan jika ITN Malang patut untuk mengantisipasi itu, mengambil peluang itu sehingga perlu mewujudkan Prodi Bisnis Digital ini,” ungkap Julianus Hutabarat.

Julianus mengakui bahwa pendidikan dalam hal bisnis digital di Indonesia dimulai dari Universitas Padjadjaran (Unpad) di tahun 2018 dan hingga saat ini baru sekitar lima perguruan tinggi di Indonesia dengan pemakaian nomenklatur bisnis digital.

“Nah ITN Malang ini sepertinya baru satu-satunya di Jawa Timur yang menggunakan Prodi dengan nomenklatur Bisnis Digital. Berdasarkan kebutuhan yang sangat tinggi maka pimpinan menugaskan tim untuk bisa mewujudkan prodi Bisnis Digital ini dan alhamdulillah bisa terwujud saat ini,” ungkap Kaprodi Bisnis Digital ITN Malang.

Dalam menempuh pendidikan di prodi Bisnis Digital ITN Malang tersebut menurut Julian ada lima output yang diharapkan dapat tercapai seperti bagaimana mahasiswa dapat menjadi seorang konten kreator, sebagai desainer web, analisis big data, finance dan marketing analyst hingga start up bisnis digital.

“Jadi nanti mahasiswa baru yang akan masuk ke prodi baru ITN Malang itu akan bisa mewujudkan skillnya dan kemampuannya pada profil lulusan yang kita capai yang akan kita kemas dalam 144 SKS dengan metodologi yang kita bangun dalam proses pembelajaran yang meliputi project-project untuk content creator, ada project untuk big data analyst, kemudian ada tata bisnis,” ungkap Julian Hutabarat.

“Isinya itu ada lima body of knowledfe yang dibangun dari bisnis digital ini yaitu terkait dengan desain atau seni, informatika, basic science, teknik komunikasi, manajemen dan bisnis. Komposisi masing-masing itu diatur menjadi 144 SKS,” jelas Kaprodi Bisnis Digital ITN Malang.

Julian menambahkan para mahasiswanya nanti akan lebih ditekankan untuk dapat menjadi content creator yang dapat mengisi konten di website, ecommerce dan lain sebagainya. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

2.500 Vaksin Astra Zeneca Siap Disuntikkan Di Kampus Unitri Malang Senin Besok

Diberikan kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan masyarakat umum. ADADIMALANG - Di tengah gempuran serbuan vaksin yang dilaksanakan berbagai instansi...

Mahasiswa FISIP Unitri Ikuti Yudisium Dengan Mengenakan Baju Adat

Diikuti 56 orang mahasiswa dengan tema Keberagaman Budaya Indonesia. ADADIMALANG - Mengambil tema 'Keberagaman Budaya', sebanyak 56 orang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengikuti...

Disporapar Kota Malang Raih Penghargaan Di Ajang Planet Tourism Indonesia Award 2021

MarkPlus Tourism memberikan penghargaan untuk entitas pariwisata nasional di ajang Planet Tourism Indonesia Awards 2021. Jakarta ADADIMALANG – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) berhasil...

Gedung Bhayangkari Kota Malang Mulai Dibangun

Ingin hadirkan pojok UMKM Bhayangkari di areal Gedung Bhayangkari tersebut. ADADIMALANG - Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas suami yang bertugas sebagai aaprat kepolisian di Polresta...

Siswa Dan Tenaga Pendidikan Di Kota Malang Mulai Jalani Swap Hari Ini

Dilakukan secara reguler, orang tua siswa diminta mengijinkan putra putrinya sewaktu-waktu menjalani swap. ADADIMALANG - Dalam rangka mengantisipasi sedini mungkin munculnya klaster penularan Covid-19 dalam...
- Advertisement -

Berita Terkait