~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengembangan Smart Village oleh Dosen Polinema

Pengembangan Smart Village oleh Dosen Polinema

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
  • visibility 308
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Digitalisasi pelayanan masyarakat dengan aplikasi SIM-RIwink di desa Wringinsongo Tumpang.

ADADIMALANG – Kondisi pandemi akibat Covid-19 yang masih berlangsung atau belum usai hingga saat ini, menuntut semua unit kerja baik itu pelayanan termasuk administrasi masyarakat desa harus mampu beradaptasi dengan sebaik-baiknya.

Dalam rangka menghindarkan diri dari paparan Covid-19 tersebut, banyak layanan kepada masyarakat yang diberikan harus tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19, namun tidak sedikit animo masyarakat yang tinggi dan pembuatan administrasi surat menyurat secara manual membutuhkan waktu yang tidak sebentar sehingga berpotensi munculnya kerumunan yang dapat menyebabkan terjadinya penyebaran Covid-19.

Dalam kondisi pandemi seperti ini dimana kebutuhan pelayanan kepada warga masyarakat harus tetap diberikan, membuat beberapa dosen pengajar dari kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan digitalisasi pelayanan publik kepada warga desa Wringinsongo Tumpang melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mulai hari Jumat kemarin (10/09/2021).

Tim PKM Polinema bersama Perangkat Desa Wringinsongo Tumpang

Tim PKM Polinema bersama Perangkat Desa Wringinsongo Tumpang

Ketua Tim PKM Polinema, Siti Amerieska MSA.,Ak.,CA., menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemi justru terjadi percepatan pengembangan dan penggunaan teknologi informasi.

Adaptasi penggunaan teknologi informasi bagi pelayanan administrasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menunjang ketepatan dan kecepatan mewujudkan pelayanan prima. Sayangnya kendala terbesar adalah terletak pada infrastruktur layanan administrasi masyarakat yang masih menggunakan cara manual sehingga kami dari Polinema hadir dengan membawa aplikasi administrasi kependudukan berbasis Web maupun Android yang kami beri nama SIM-RIwinK,” ungkap Ketua Tim PKM Polinema di Desa Wringinsongo Tumpang

Secara teknis, Siti menjelaskan masyarakat desa Wringinsongo dapat mengakses pada halaman website dan mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk dapat mengakses layanan pembuatan Surat Keterangan Domisili, Surat Keterangan Usaha, Surat Boro Kerja dan lain sebagainya.

Dengan kegiatan PKM ini maka kami melakukan digitalisasi proses administrasi dan pelayanan desa Wringinsongo, memudahkan perangkat desa dalam mengerjakan administrasi sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan adanya transparansi informasi publik serta komunikasi vertikal antara pemerintah desa dan masyarakat,” ungkap Siti Amerieska.

Sebelum penggunaan aplikasi SIM-RIwinK tersebut, tim PKM Polinema yang beranggotakan Dr. Aang Afandi, SE.,MM., Andi Kusuma Indrawan, S.Kom., MT., Erlin Melani, SE.,MSA.,Ak.,CA., CSRS., Dr. Drs. Ludfi Djajanto.,MBA. danDr. Muhammad Akhlis Riza , ST.,MT sebagai Koordinator PKM Polinema ini melaksanakan jaring aspirasi serta identifikasi kebutuhan masyarakat agar luaran program pengabdian yang dihasilkan akan memiliki masterplan sistem informasi dalam pengembangan Smart Village dan ketrampilan branding untuk mempromosikan desa dengan menggunakan prinsip Sustainable Livelihood Asset for Smart Village.

Selain itu kami juga melaksanakan pelatihan peningkatan SDM bagi para Perangkat Desa yang akan dilakukan dalam dua tahap yakni tahap pertama untuk pelatihan basic skill kemampuan mengoperasikan computer secara sederhana dalam kegiatan tata kelola administrasi desa. Dan tahap kedua berupa pengembangan transfer pengetahuan dan ketrampilan tata kelola administrasi desa dengan menerapkan teknologi tepat guna berupa aplikasi SIM-RIwinK (Sistem Informasi Manajemen Administrasi Kependudukan Wringinsongo),” ungkap Siti Amerieska.

Dengan menghadirkan aplikasi SIM-RIwinK tersebut, Tim PKM Polinema menawarkan teknologi tepat guna untuk mendukung pelayanan prima kepada masyarakat desa Wringinsongo dengan menggunakan aplikasi SIM-RIwinK.

Kemampuan para perangkat desa menguasai teknologi admisintrasi pelayanan berbasis web ini cukup penting terutama di situasi pandemi Covid-19 saat ini. Dengan adanya aplikasi SIM-RIwinK ini kami berharap pelayanan administrasi kependudukan di desa Wringinsongo akan semakin efektif dan efisien sehingga masyarakat semakin terbantu. dengan kecepatan layanan akan kebutuhan mereka tentang administrasi kependudukan,” pungkas Siti Amerieska. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kereta Api dari Coklat ini akan ditampilkan di salah satu sudut Grand Mercure Malang Mirama di momen Hari Raya Natal tahun ini (Foto : Ist)

    Grand Mercure Malang Mirama Sulap 60 Kg Cokelat Jadi Kereta Api, Hadirkan Magis ‘White Christmas’

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Sebuah Kereta Cokelat Dark Compound Premium Setinggi Lebih dari Setengah Meter Resmi Menjadi Ikon Baru Liburan Akhir Tahun di Malang Raya. Kota Malang | ADADIMALANG.COM —  Menjelang datangnya musim Natal dan Tahun Baru 2026, Grand Mercure Malang Mirama kembali memukau publik dengan kreasi kuliner ikonik yang spektakuler. Dalam rangka merayakan tema tahunan “White Christmas” hotel, […]

  • Ranperda Kota Layak Anak (KLA) telah disetujui untuk menjadi Perda Kota Layak Anak yang dapat menjadi jaminan perlindungan anak-anak

    Ketua DPRD Kota Malang, Made : Perda KLA Menjadi Jaminan Kuat Perlindungan Anak

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang I Made Riandiana Kartika,SE., MM., menegaskan implementasi pelaksanaan isi Perda Kota Layak Anak (KLA) harus direalisasikan secara tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Made karena isu kesejahteraan anak sangatlah vital dalam pembangunan daerah. “Intinya Perda KLA ini telah kami sepakati, dan merupakan kebijakan […]

  • Awali Tahun 2022, BPF Malang Berbagi Ke Dua Panti Asuhan Sebagai Wujud Syukur

    Awali Tahun 2022, BPF Malang Berbagi Ke Dua Panti Asuhan Sebagai Wujud Syukur

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 203
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Sebagai wujud rasa syukur atas kesuksesan yang diraih selama tahun 2021 lalu, PT Best Profit Futures (BPF) Cabang Malang mengawali tahun 2022 dengan melaksanakan kegiatan berbagi kepada anak yatim piatu di wilayah Malang. Kegiatan sosial untuk berbagi kepada sesama tersebut dilaksanakan oleh BPF Malang di dua panti asuhan mulai pagi tadi, Sabtu (08/01/2022). […]

  • Dandim 0833 Memperhatikan Kesejahteraan Anggotanya

    Dandim 0833 Memperhatikan Kesejahteraan Anggotanya

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Berikan paket dari Kodam V Brawijaya, Kodim 0833 dan THR dari Koperasi Kodim 0833. ADADIMALANG. Kota Malang – Menjelang berakhirnya bulan ramadhan kali ini, Komandan Kodim 0833 kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson mengambil Apel Pagi sekaligus menyerahkan Bingkisan Lebaran dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh personel Kodim 0833 di Lapangan Apel Makodim 0833 […]

  • Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Terjunkan Ratusan Mahasiswa dan Dosen Untuk Pemeriksaan Hewan Kurban

    Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Terjunkan Ratusan Mahasiswa dan Dosen Untuk Pemeriksaan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) mengambil langkah proaktif untuk menjamin kelayakan dan kesehatan hewan kurban. Pada tahun ini, FKH UB menerjunkan tim besar berkekuatan 960 mahasiswa dan 41 dosen pendamping untuk melakukan pengawasan ketat di berbagai daerah. Ditemui sebelum pelepasan […]

  • Gagal Jegal Persib, Arema FC Tersingkirkan Di Kandang Sendiri

    Gagal Jegal Persib, Arema FC Tersingkirkan Di Kandang Sendiri

    • calendar_month Jumat, 22 Feb 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Milo : dampak absennya beberapa pemain pilar. Arema Day – Arema FC akhirnya tersingkirkan dari Piala Indonesia di kandang sendiri. Singo Edan tidak mampu membuat kemenangan pada laga ke-2 melawan Persib Bandung. Sempat unggul di 5 menit awal melalui gol yang diciptakan oleh Makan Konate, Arema FC tidak mampu mempertahankan permainan apiknya. Sehingga tim lawan […]

expand_less