Dinding jebol diterjang air membuat mebeler dan berkas data Balita dan Lansia hanyut terbawa banjir.

ADADIMALANG – Banjir bandang yang terjadi di kota Batu membuat aliran air di Sungai Brantas yang melintasi Kota Malang juga menimbulkan kerusakan di beberapa wilayah.

Salahsatunya adalah Balai RW yang juga dipergunakan sebagai Balai Posyandu di RW 5 kelurahan Penanggungan, kecamatan Klojen yang mengalami kerusakan akibat diterjang air.

Kondisi Balai RW 5 Penanggungan yang juga dipergunakan sebagai Balai Posyandu
Kondisi Balai RW 5 Penanggungan yang juga dipergunakan sebagai Balai Posyandu Balita dan Lansia

“Jadi kejadian kemarin itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, dimana arus sungai yang tenang tiba-tiba langsung meninggi dan membuat tembok pembatas di tepi sungai ini menjadi ambrol karena tidak mampu menahan desakan air kiriman dari atas,” ungkap salahsatu warga RT 2 RW 5 Kelurahan Penanggungan, M. Umar.

Umar bersama warga lainnya dan petugas BPBD kota Malang siang tadi tengah membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah warga.

Akibat debit air sungai yang meningkat hingga naik dan merobohkan tembok pembatas, akhirnya menghantam tembok balai RW 5 yang selama ini juga dimanfaatkan menjadi Balai Posyandu warga RW 5.

“Setelah menjebol tembok pembatas, air kemudian menerjang tembok balai RW yang kemudian ambrol pula sehingga air dan lumpur masuk ke dalam Balai RW ini. Banyak mebeler di dalam balai RW yang hanyut terbawa banjir, termasuk berkas dan arsip Balita serta lansia yang disimpan di sana,” ungkap Umar.

Menurut Umar yang juga dibenarkan warga Penanggungan lainnya, akibat kejadian air meluap yang masuk ke rumah penduduk tersebut menyebabkan 17 rumah di wilayah RT 2 RW 5 Kelurahan Penanggungan mengalami kerusakan, sementara di RT 1 diketahui ada empat rumah yang jebol terkena gelondongan kayu, Sementara di RT 1 RW 3 ada tujuh rumah yang mengalami kerusakan.

“Air naik sekitar tiga meter kurang sedikit yang menyebabkan rumah-rumah di sekitar Balai RW ini juga turut terendam. Bisa dilihat di bekas air yang tertinggal di rumah-rumah warga atau Balai RW ini,” ungkap Umar.

Kondisi di wilayah kelurahan Penanggungan ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Malang, dimana Wakil Wali Kota Malang Ir H. Sofyan Edi Jarwoko juga nampak meninjau langsung lokasi-lokasi terdampak di wilayah kelurahan Penanggungan dan sekitarnya. (A.Y)