Menjelang Akhir Tahun Terjadi Peningkatan Permohonan Paspor di Imigrasi Malang

Baca Juga

Plt. Walikota Malang tawari Teh Pucuk Harum Gelar Event Kuliner Skala Nasional di Kota Malang

Kota Malang – Bertempat di lapangan Rampal kota Malang, event festival kuliner ‘Pucuk Coolinary Festival’ dibuka secara resmi sekitar...

1,5 Bulan Ini Naga Menghidupi Ibunya Seorang Diri

Anak 8,5 tahun mengemis untuk hidupi ibunya yang patah tulang korban kecelakaan. ADADIMALANG - Tidak ada yang menyangka bahwa roda...

Organisasi Pemuda Internasional AIESEC lakukan Studi Budaya ke KBP

Mahasiswa Asing mendominasi kunjungan studI budaya AIESEC ke Kampung Budaya Polowijen. Kota Malang - Didominasi oleh mahasiswa asing, orgaanisasi Association...

Dampak penurunan Covid-19 sehingga telah dibuka kegiatan ibadah di negara lain.

ADADIMALANG – Meredanya kasus Covid-19 di beberapa negara termasuk Indonesia berdampak adanya pembukaan pintu masuk bagi kunjungan dari luar negeri.

Dampaknya memasuki akhir tahun 2021 ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang mencatat adanya peningkatan permohonan pembuatan paspor bagi warga negara Indonesia yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri.

“Kenaikan ini telah terjadi selama tiga pekan terakhir hingga mencapai 100 permohonan pembuatan paspor setiap harinya,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Ramdhani A.Md.IM, SH, M.Si.

Peningkatan permohonan pembuatan paspor tersebut membuat Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang telah meningkatkan kuota permohonan paspor menjadi 50 permohonan dari kuota sebelumnya yang hanya 25 kuota saja.

“Dari mulai kuota kami yang 25 di Kantor Imigrasi, sekarang sudah melonjak sekitar 50 permohonan. Terus kami juga memiliki kuota sendiri di ULP Lippo Plaza Batu sebanyak 25. Kuota di UKK Kota maupun Kabupaten Probolinggo itu sebanyak 25. Jadi sekitar 100 permohonan paspor perharinya,” ungkap Ramdhani.

Namun ramdhani menegaskan, jika dalam proses pelayanannya nantinya kuota permohonan paspor masih dirasa kurang, maka Kantor imigrasi Kelas I TPI Malang akan meminta kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk penambahan kuota permohonan paspor.

“Makanya kami berusaha untuk berkoordinasi dengan pusat untuk meminta tambahan kuota agar masyarakat yang datang meminta layanan dapat kami layani dengan baik,” ujarnya.

Penentuan penambahan kuota permohonan paspor tersebut menurut Ramdhani jumlahnya nantinya akan ditentukan oleh pemerintah pusat.

“Saat ini umroh ke Arab Saudi telah mulai dibuka sehingga otomatis ada kenaikan permohonan pembuatan paspor, baik untuk haji maupun untuk bekerja ataupun untuk liburan,” pungkas Ramdhani. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terbaru

Jamaluddin, Santri Pondok Pesantren Mamba’ul ‘Ulum Malang Juarai LBKK Ke-5V FPKS di Malang Raya 2021

Para Juara akan dikirim ke LBKK tingkat Provinsi jawa Timur. Kabupaten Malang ADADIMALANG - Setelah 71 orang peserta berjuang dalam...

Lestarikan Budaya Pesantren, PKS Se-Malang Raya Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

ADADIMALANG - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Malang Raya kembali sukses menggelar Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) yang dilaksanakan secara hybrid Sabtu kemarin (27/11/2021). Kegiatan...

Tak Mau Kecolongan, Polinema Jaga Ketat Protokol Kesehatan Saat Wisuda Hybrid

Lakukan screening pendamping wisudawan sejak pintu gerbang masuk kampus. ADADIMALANG - Tidak menginginkan adanya kondisi yang tidak diinginkan saat pandemi Covid-19 ini terjadi, panitia wisuda...

Polinema Tuntaskan Tiga Gelombang Wisuda Tahun 2021

Gelombang ketiga dilaksanakan secara hybrid dengan dua sesi. ADADIMALANG - Sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya untuk melaksanakan tiga kali gelombang wisuda tahun ajaran...

Refleksi Toleransi 2021 Di Jawa Timur Berdasarkan Catatan Riset Lapangan

Tingkat toleransi diketahui semakin menurun dari tahun ke tahun. ADADIMALANG - Menjelang akhir tahun 2021 ini, terjadinya penangkapan Ahmad Zain (AZ), anggota Majelis Ulama Indonesia...
- Advertisement -

Berita Terkait