Tekankan pentingnya penguasaan soft skill dalam dunia kerja.

ADADIMALANGSTIE Malangkucecwara yang sejak dahulu dikenal dengan ABM selalu identik dengan lulusannya yang menjadi pengusaha atau profesi yang bergerak di bidang ekonomi.

Meski demikian, tidak berarti ABM tidak memiliki lulusan yang sukses di lembaga atau instansi pemerintahan.

Hal tersebut diketahui saat pelaksanaan webinar pengembangan softskill dan Alumni Mengajar yang digelar oleh Pusat Karir dan Korps Alumni STIE Malangkucecwara (ABM) pagi tadi, Jumat (19//2/11/2021).

Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi narasumber webinar STIE Malangkucecwara ini adalah Mochammad Fahmi yang merupakan alumnus STIE Malangkucecwara tahun 1992 dari jurusan Ekonomi.

Mochammad Fahmi saat ini diketahui sedang menjabat sebagai Asisten Administrasi dan Kesra Sekko Administrasi Jakarta Pusat memberikan motivasi kepada ratusan mahasiswa dan alumni STIE Malangkucecwara secara daring.

Dalam sesi penyampaiannya, Mochammad Fahmi menyampaikan perjalanan dirinya dari awal hingga berhasil menduduki jabatannya saat ini.

“Saya sebenarnya lahir tahun 1970 dan baru masuk STIE Malangkucecwara setelah selama lima semester saya menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Tebu Ireng di Fakultas Dakwah,” ungkap Fahmi.

Fahmi menyampaikan pesan untuk tidak pernah merasa terlambat untuk belajar, mengingat dirinya akhirnya belajar dan berinteraksi bersama dengan teman seangkatannya yang rata-rata lebih muda tiga hingga empat tahun dari dirinya.

“Biasanya yang mengisi materi motivasi Alumni Mengajar ini adalah para wiraswasta atau motivator, saat ini dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar teman-teman juga mengetahui bagaimana kondisi pekerjaan seorang PNS. Ternyata menjadi PNS itu juga tidak kecil pendapatannya,” ujar pria berkacamata ini.

Dalam paparannya, Mochammad Fauzi juga menyampaikan pentingnya penguasaan hard skill dan soft skill sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.

“Hard skill dan soft skill merupakan satu paket yang seharusnya terus diasah. Hard skill terkait dengan intelegensi atau pendidikan sementara soft skill terkait pada kemampuan interpersonal yang mengarah pada aspek perilaku dan komunikasi,” ungkap Mochammad Fahmi.

Dalam rangka melengkapi bekal untuk masuk dunia kerja dan memenangkan persaingan yang ada, Mochammad Fahmi menyarankan para mahasiswa benar-benar menguasai keilmuan yang diajarkan selama kuliah untuk mengasah hard skill mahasiswa, dan masuk atau ikut dalam organisasi mahasiswa (Unit Kegiatan Mahasiswa/UKM) agar mendapatkan soft skill seperti kemampuan berkomunikasi, bernegoisasi hingga manajemen konflik terasah dengan baik.

https://m.youtube.com/watch?v=lLiSrUomhuc&feature=youtu.be

Irawan Budi Prasetyo SE., MM selaku Kepala CDC STIE ABM menegaskan kegiatan peningkatan soft skill dan alumni mengajar terus dilaksanakan oleh CDC STIE Malangkucecwara.

“Dengan mengundang alumni yang telah sukses dari instansi pemerintahan di Jakarta, semoga dapat memberikan wawasan baru dari cara pandang seorang PNS. Termasuk sharing pengalaman untuk dapat menjadi sukses setelah lulus kuliah termasuk cara memiliki dan meningkatkan soft skill yang kita miliki agar dapat sukses pula saat masuk ke dunia kerja nantinya,” pungkas Irawan Budi Prasetyo. (A.Y)