Buat MoU pendampingan selama tiga tahun dengan melaksanakan berbagai pelatihan.
ADADIMALANG – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, STIE Malangkucecwara melaksanakan pengabdian kepada masyarakat khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Jadi kami telah melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sembilan kelompok masyarakat dan komunitas tahun 202 lalu,” ujar Ketua LPPM STIE Malangkucecwara, Siti Munfaqiroh, M.Si.
Sembilan kelompok masyarakat atau komunitas dan instansi tersebut melakukan MoU untuk mendapatkan pendampingan dan pelatihan dengan tema yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Jadi yang membuat MoU itu antara lain paguyuban UMKM, pondok pesantren, panti asuhan, Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqoh, serta Pemerintah Daerah dan lain sebagainya. Mereka meminta pendampingan yang berbeda-beda seperti pembuatan laporan keuangan, audit keuangan, pengembangan soft skill pelaku UMKM dan lain sebagainya,” ungkap perempuan yang akrab disapa Riroh ini.
Menurut Riroh, berbagai pelatihan yang dilaksanakan LPPM STIE Malangkucecwara teraebut adalah bagian dari pendampingan sebagai implementasi dari penandatanganan MoU sebelumnya.
“Pembuatan MoU sudah tahun 2020 lalu dan ini sudah masuk tahun kedua kita melakukan pendampingan sembilan lembaga atau komunitas tersebut,” ujar Ketua LPPM STIE Malangkucecwara.
Beberapa pelatihan yang diberikan LPPM STIE Malangkucecwara selama ini meliputi komunikasi bisnis, urban farming, pembuatan laporan keuangan, audit, publik speaking dan lain sebagainya.
Selain melakukan pendampingan UMKM, LPPM STIE Malangkucecwara beberpaa waktu yang lalu juga memberi bantuan dalam rangka mendukung terciptanya Kelurahan Tangguh di beberapa wilayah Kota Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.