ADADIMALANG – Menyadari banyak masyarakat terdampak gempa bumi di kabupaten Malang yang masih membutuhkan bantuan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) menyalurkan dana bantuan sosial.

Bantuan sosial sebesar Rp.250 juta tersebut diserahkan secara simbolis

bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Jawa Timur khususnya di Desa Jogomulyan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang sebesar Rp250 juta
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Malang, Sugiarto Kasmuri kepada Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M. dalam giat ‘Bhakti Sosial Bersama Forkopimda Provinsi Jatim’.

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto yang hadir langsung di lokasi.

“Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian segenap insan OJK bersama Industri Jasa Keuangan di tanah air dalam menyikapi musibah gempa bumi yang terjadi Sabtu lalu (10/04),” ungkap Kepala OJK Malang.

Bantuan yang diberikan tersebut, Sugiarto Kasmuri berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak serta mempercepat pemulihan di wilayah Kabupaten Malang.

Usai menerima bantuan, Bupati Malang , Drs. H.M. Sanusi, M.M menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan OJK dan IJK dalam meringankan beban para korban.

“Ini merupakan bentuk sinergi positif Pemerintah Daerah bersama Industri Keuangan,” ucap Bupati Malang.

Bantuan sebesar Rp.250 Juta tersebut disalurkan melalui Rekening Tanggap Bencana Kabupaten Malang yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang, sehingga dapat segera didistribusikan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana khususnya di wilayah Kabupaten Malang.

Pada saat bersamaan, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Malang juga menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di Kabupaten sebesar Rp.25 juta yang secara simbolis diserahkan Pemimpin BRI Kantor Wilayah Malang Prasetya Sayekti kepada Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M., disaksikan Area Head Malang PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Upit W. Palupi, Kepala PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Wilayah 18 Beby Lolita Indriani dan Kepala Bank BCA Kantor Wilayah Malang Weminto Suryadi.

Forkopimda Jatim mendatangi lokasi bencana di Kabupaten Malang (Foto : Humas OJK Malang)

Seperti diketahui, Gempa bumi mengguncang sejumlah kawasan di Jawa Timur pada pukul 14.00 WIB hari Sabtu (10/4) lalu dengan kekuatan 6,1 skala richter yang berpusat di 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.

Gempa tersebut juga berdampak ke 15 kabupaten atau kota di Jawa Timur, mulai dari Probolinggo hingga Ponorogo yang menyebabkan ribuan rumah dan ratusan fasilitas umum rusak.

Dalam data BPBD Kabupaten Malang per tanggal 14 April 2021, korban meninggal tercatat ada 4 orang, dan 104 orang mengalami luka-luka. Total bangunan rusak sebanyak 4.404 rumah yang terbagi menjadi tiga kategori yakni rusak berat 1.160 rumah, rusak sedang 1.319 rumah, dan rusak ringan 1.925 rumah.

Sedangkan sekolah yang mengalami kerusakan ada 170 unit, fasilitas kesehatan yang rusak 12 unit, tempat ibadah 64 unit dan 15 unit fasilitas umum lainnya. (A.Y)