Wujud Konkret Kesetaraan, Hotel Ibis Styles Malang Gelar Fashion Show Difabel

Baca Juga

Gelar talkshow hingga pameran batik karya penyandang difabel.

ADADIMALANG – Sebagai wujud kepedulian dari perbedaan dan juga kesetaraan dalam banyak hal, Accor Hotels Group melaksanakan Diversity&Inclusion (D&I) Week setiap tahunnya.

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan di hotel-hotel yang berada di bawah grup tersebut setiap tahun, dimana tahun ini diberi tajuk ‘Accor Mix It Up’.

Salah satunya adalah Hotel Ibis Styles malang yang menggelar kegiatan D&I Week 2022 bersama dengan Lembaga Linksos yang membina dan mendampingi penyandang difabel di wilayah Malang Raya dan Pasuruan sore hari tadi, Jumat (17/06/2022).

“Diversity&Inclusion Week ini merupakan kegiatan dari Accor hotels group yang diadakan secara rutin dan berkelanjutan di setiap tahunnya di mana untuk kali ini hotel Ibis Styles Malang menggelar dalam bentuk talk show dengan tema Hidup Berbaur dan Berdampak Bersama,” ungkap General Manager Hotel Ibis Styles Malang, Ina Rianawati dalam sambutannya.

Talkshow yang digelar di sTreaTs Restaurant Hotel Ibis Styles Malang ini menghadirkan puluhan penyandang difabel di wilayah Malang Raya yang juga didampingi para orang tua dan pembinanya dari Lingkar Sosial Disabilitas (linksos) Indonesia.

“Jadi hari ini ada beberapa kegiatan dimana kegiatan utama adalah talk show yang menghadirkan Pendiri dan Pembina Linksos dan salah satu orang tua penyandang difabel. Selain itu juga ada pameran batik dan juga fashion show batik,” ungkap Ina Rianawati.

 

Menariknya, batik yang dipamerkan merupakan hasil karya para penyandang difabel binaan linksos yang kemudian akan ditampilkan dalam ajang fashion show.

“Nanti adik-adik penyandang difabel akan menampilkan hasil karya batik mereka dalam bentuk fashion show sore ini. Di hotel-hotel Accor Group ini sangat menjunjung tinggi Nilai Diversity (Perbedaan) dan juga Inklusif, dimana diversity yang dimaksud tidak hanya tentang disabilitas namun juga perbedaan gender, ras, suku di dalam lingkungan kerja Hotel Ibis Styles Malang,” ungkap perempuan berkacamata ini.

Menurut Ina, D&l Week di tahun 2022 kali ini mengambil Tagline #AccorMixItUp dengan maksud mengingatkan bahwa semua orang akan disambut, dihormati dan dihargai di semua hotel Accor Group terlepas dari gender, budaya, asal, disabilitas dan lain sebagainya.

“Salah satu tujuan kami menyelenggarakan acara ini adalah agar kita dapat hidup berbaur dan berdampak dengan siapapun termasuk penyandang disabilitas yang kali ini berkumpul di sini,” ujar Ina.

Pelaksanaan Diversity&Inclusion Week 2022 yang juga diwujudkan dalam kegiatan fashion show penyandang difabel ini disambut positif oleh pengurus dan pembina Lingkar Sosial Disabilitas (Linksos) Malang yang mendampingi para difabel di Hotel Ibis Styles Malang tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dimana dengan adanya fashion show ini dapat meningkatkan kepercayaan diri adik-adik difabel termasuk menghapus stigma bahwa penyandang difabel itu tidak mampu. Mereka akan mampu jika mendapat pendidikan dan juga kesempatan,” ujar Pembina Linksos Malang, Ken Kerta.

Dengan menggunakan alat bantu tongkat, penyandang tuna netra tetap mampu perform di sesi fashion show dengan menampilkan karya batiknya. (Foto : Agus Y ~ AdaDiMalang.com)
Dengan menggunakan alat bantu tongkat, penyandang tuna netra tetap mampu perform di sesi fashion show dengan menampilkan karya batiknya. (Foto : Agus Y ~ AdaDiMalang.com)

Para penyandang difabel yang terdiri dari tuna grahita, tuna daksa, tuna wicara, tuna rungu tersebut menampilkan kain batik yang juga merupakan hasil karya para difabel binaan Linksos Malang.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada manajemen Hotel Ibis Styles Malang yang melaksanakan kegiatan ini, semoga setelah ini akan ada kerjasama dalam hal membantu memasarkan batik karya adik-adik difabel. Terimakasih juga untuk acara fashion shownya, semoga bermanfaat bagi adik-adik binaan kami,” ungkap Ken Kerta.

Selain dihadiri para difabel binaan Linksos Malang, beberapa gurus SMKN 2 kota Malang juga nampak hadir beserta siswa didik mereka yang juga merupakan penyandang disabilitas.

“Semoga nantinya kami juga dapat melakukan sinergitas dan kerjasama bersama dengan SMKN 2 Kota Malang, mengingat sekolah tersebut memiliki program yang mendukung penyandang disabilitas untuk mampu memiliki skill agar kelak dapat hidup secara mandiri,” ungkap Ina Rianawati.

Pelaksanaan fashion show difabel ini berjalan dengan meriah, dimana peserta fashion show tetap percaya diri dan gemulai memamerkan kain batik karya mereka kepada para undangan acara tersebut. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Seribu ARMY Dipastikan Akan Meramaikan ARMY Festival Day 2022

Dilaksanakan di Malang Night Paradise dengan berbagai hiburan bernuansa Korea bagi para pecinta band KPop BTS. ADADIMALANG - 12 hari...

Polinema Gelar Tes SBMPN Mulai Hari Ini

Menggunakan metode CBT, disiapkan puluhan pengawas dan helpdesk selama pelaksanaan ujian. ADADIMALANG - Sebagai kampus Politeknik Negeri yang memiliki peminat terbanyak di Indonesia, Politeknik Negeri...

Program Bambang Irianto Dinilai Tepat Untuk Menangani Bonus Demografi

Hanya terjadi sekali saja sehingga sangat sayang untuk dilewatkan. ADADIMALANG - Bonus Demografi sudah cukup lama didengung-dengungkan akan terjadi pada bangsa Indonesia. Bonus Demografi tersebut...

Tanggapi Aduan Penjualan Satwa Tidak Sehat, Tim Pemkot Malang Turun Ke Splendid

Beri himbauan dan edukasi pedagang, termasuk mendata kondisi satwa yang ada di Splendid. ADADIMALANG - Adanya temuan warga yang diadukan melalui saluran media sosial yang...

UMKM Kampoeng Kajoetangan Belajar Editing Video Di Kampus ABM

Kelanjutan pendampingan UMKM oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Malangkuçeçwara. ADADIMALANG - Sebagai wujud komitmen dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) STIE Malangkuçeçwara (ABM) Malang...

Berita Terkait