Program Bambang Irianto Dinilai Tepat Untuk Menangani Bonus Demografi

Home | Berita | Program Bambang Irianto Dinilai Tepat Untuk Menangani Bonus Demografi
Program Bambang Irianto Dinilai Tepat Untuk Menangani Bonus Demografi

Hanya terjadi sekali saja sehingga sangat sayang untuk dilewatkan.

ADADIMALANG – Bonus Demografi sudah cukup lama didengung-dengungkan akan terjadi pada bangsa Indonesia. Bonus Demografi tersebut terjadi dimana struktur umur penduduk Indonesia akan didominasi usia produktif (muda) daripada usia non produktif (di atas 40 tahun).

Kondisi bonus demografi yang akan terjadi di Indonesia ini menurut Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI, Sarwono Kusumaatmadja hanya terjadi sekali dalam kehidupan suatu bangsa. Oleh karenanya, Sarwono berharap kondisi bonus demografi tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik yang dapat berpengaruh pada kualitas bangsa dan negara Indonesia ke depannya.

Penanganan kondisi Bonus Demografi yang baru pertama kali akan terjadi pada bangsa Indonesia menurut Sarwono ini diharapkan dapat ditangani sebaik mungkin, termasuk menerapkan berbagai program yang telah dibuat dan dikerjakan oleh sosok Pembina Lingkungan asal Kota Malang yakni Bambang Irianto.

Bambang Irianto yang merupakan inisiator pembangunan Kampung Tematik Glintung Go Green (Kampung 3G) tersebut berhasil meraih berbagai prestasi yang membanggakan termasuk di skala internasional dengan konsep Gerakan Menabung Air (Water Banking Movement) memanfaatkan inovasi biopori untuk memasukkan air ke dalam tanah.

Dalam membangun Kampung 3G yang kemudian menjadi rujukan Kampung Tematik Indonesia dan menjadi destinasi wisata ini, Bambang Irianto melakukannya dengan prinsip-prinsip kegotongroyongan yang merupakan salah satu jiwa Pancasila. Oleh karenanya tak heran Kampung 3G yang dibangun oleh Bambang Irianto tersebut disebut sebagai perwujudan riil dari revolusi mental dalam melaksanakan Pancasila dalam kehidupan nyata oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Keberhasilan Bambang Irianto membangun Kampung 3G tak lepas dari dukungan warga masyarakat sekitar, setelah dilakukan perubahan mindset dalam melihat Kampung Tematik.

“Saya membangun Kampung dengan bermodalkan Bangunlah Badannya Bangunlah Jiwanya, sehingga jiwa gotongroyong, saling membantu dan kebersamaan akan tumbuh di semua kalangan masyarakat dalam membangun kampung bersama-sama,” ujar Bambang Irianto dalam paparannya di hadapan Sarwono Kusumaatmadja saat berkunjung ke Rumah Prestasi 3G di Kota Malang beberapa waktu yang lalu.

Melihat berbagai program dan konsep yang akan dilaksanakan Bambang Irianto, Sarwono berjanji akan menyampaikan harapan dan program serta experience yang telah didapatkan di Kampung Wonosari Go Green dan Kampung 3G tersebut kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Mengingat Sarwono saat ini merupakan panesehat Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

“Ini hanya terjadi sekali saja dalam kehidupan suatu bangsa, sehingga akan sangat sayang sekali jika dilewatkan begitu saja. Saya berpikir apa yang dilakukan Bambang Irianto dengan berbagai program termasuk pembangunan Kampung Tematik dan perubahan mindset ini dapat dipergunakan dalam memanfaatkan bonus demografi yang terjadi kelak. Nanti say a coba ajak bu Menteri LHK ke sini,” pungkas Sarwono Kusumaatmadja.

Menanggapi hal tersebut, Bambang Irianto menyatakan kesiapannya jika diriny diminta untuk turut berperan dalam memanfaatkan bonus demografi tersebut dengan berbagai program yang dibuat dan dikerjakannya. Dengan harapan akan eecipta Sumber Daya Manusia yang unggul dengan perubahan mindset pada generasi muda yang akan mendominasi jumlah masyarakat Indonesia ini kelak. (A.Y)

Leave a Reply