ADADIMALANG – Bersinergi dengan PT Sriboga Flour Mill sebagai produsen tepung terigu di Indonesia, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) melaksanakan pelatihan UMKM Malang Raya dan sekitarnya hari ini, Rabu (07/12/2022).
Pelatihan yang diikuti lebih dari 150 orang pelaku UMKM tersebut dilaksanakan di aula FTP UB, dimana di Jawa Timur sengaja dilaksanakan di Malang karena perkembangan UMKM yang cukup besar.
Manager Service and Empowerment PT Sriboga Flour Mill, Panca Indria Pristiawan menjelaskan kegiatan pelatihan di FTP Universitas Brawijaya ini merupakan pelatihan kesekian kalinya yang dilaksanakan oleh PT Sriboga Flour Mill untuk penguatan UMKM.
“Selain perusahaan besar yang menjadi konsumen produk PT Sriboga Flour Mill, UMKM menjadi salah satu konsumen tepung terigu Sriboga termasuk di jawa Timur,” ungkap Panca.

Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Pangan dan Teknologi FTP UB, Dr Widya Dwi Rukmi Putri, STP., MP. menyampaikan FTP UB telah sering melakukan pelatihan bagi para pelaku UMKM khususnya dalam hal pengolahan pangan.
“Selain kami laksanakan secara mandiri, banyak pihak telah bersinergi dengan FTP UB untuk memberikan pelatihan pelaku UMKM. FTP sangat terbuka dalam hal ajakan kolaborasi dan kerjasama apalagi untuk penguatan potensi lokal,” ujar Widya.
Meskipun produk PT Sriboga Flour Mill tersebut berasal dari luar Indonesia, namun Widya menyampaikan kerjasama ataupun kolaborasi dengan PT Sriboga Flour Mill tetap dapat dilaksanakan dengan berbagai inovasi dan improvisasi.
“Bukan berarti bekerjasama dengan PT Sriboga Flour Mill ini tidak dapat memperkuat potensi lokal, bisa saja nanti kami misalkan mencari subtitusi untuk terigu yang merupakan produk lokal. Ataupun membuat inovasi dengan produk terigu yang dihasilkan PT Sriboga Flour Mill ini dan lain sebagainya,” ungkap Widya.
Namun Widya juga mengakui ada beberapa hal yang tetap tidak dapat tergantikan dari karakteristik tepung terigu yang menyebabkan suatu produk tidak dapat optimal dibuat.
“Misalkan saja ada adonan kue atau makanan tertentu yang jika tidak menggunakan tepung terigu maka makanan tersebut tidak dapat mengembang sempurna seperti jika menggunakan tepung terigu,” ungkap Widya.
Menanggapi hal tersebut, Panca menegaskan PT Sriboga Flour Mill juga tengah mengerjakan riset dan penelitian atau upaya pengembangan produk lokal seperti yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo yakni Sorgum.
“Ini juga dapat menjadi bahan kerjasama kami dengan FTP UB misalnya,” pungkas Panca. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.