Wisudawan Terbaik UNITRI Malang 100 Persen tanpa keluar biaya.
ADADIMALANG – Rektor Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengapresiasi pelaksanaan wisuda di kampusnya yang semakin baik.
“Jadi kali ini UNITRI Malang menerapkan pembatasan mahasiswa yang akan mengikuti wisuda. Jadi kemampuan gedung kita ini hanya untuk 400 orang saja. Memang idealnya orang tua juga ada di dalam ruangan ini, tetapi karena tidak cukup sehingga kita bagi dengan model kuota dengan lokasi yang terpisah tapi tetap dapat menyaksikan prosesi wisuda,” jelas Rektor UNITRI Malang, Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc. Saat ditemui usai prosesi wisuda.
Mahasiswa yang sudahg siap wisuda menurut Rektor UNITRI telah mencapai 600 orang tetapi karena keterbatasan tempat akhirnya diputuskan hanya diberi kuota sebanyak 400 orang.
“Sisanya nanti dapat mengikuti wiuda ke-42 pada bulan Agustus 2023 mendatang. Saya juga melihat saat ini mahasiswa UNITRI Malang mulai tertib lulusnya, semoga akan lebih baik lagi,” ujar Eko Handayanto.
Suasana wisuda yang semakin baik dan lebih siap dalam pelaksanaannya mendapat apresiasi positif dari Rektor UNITRI Malang mengingat wisuda ke-41 kali ini merupakan wisuda pertama dalam rentang waktu 20 tahun dimana ijazah kelulusan para wisudawan dapat langsung diberikan saat wisuda.
“Ini baru pertama kalinya selama 20 tahun ya ijazah kelulusan dapat diserahkan di depan atau langsung saat mahasiswa itu diwisuda, luar biasa. Bagus Bagus,” ungkap Rektor UNITRI Malang.

Sementara itu di prosesi wisuda juga diberikan kesempatan testimoni wisudawan yang disampaikan oleh Nike Veronika sebagai wisudawan terbaik periode 41 UNITRI Malang.
Dalam wawancara dengan media AdaDiMalang.com, Nike Veronika menjelaskan dirinya berasal dari daerah Sanggau Kalimantan Barat dan merupakan mahasiswa utusan daerah yang dibiayai oleh Pemda Sanggau untuk kuliah di UNITRI Malang.
“Selain itu saya jug mendapatkan beasiswa penuh dari UNITRI Malang untuk biaya kuliahnya. Sehingga saya kuliah di UNITRI Malang ini benar-benar tidak keluar biaya,” ungkap Nike Veronika.
Nike mengaku selain rajin belajar, dirinya berusaha mngenai dulu kmpus, prodi dan juga dosen yang mengajarnya sehingga akan dapat lebih paham pola pikir dosen sehingga dapat lebih mudah berinteraksi.
“Meskipun saya juga aktif berkegiatan di luar kampus, namun saya tetap serius mengerjakan tugas dan juga beljar dengan sungguh-sungguh agar saya dapat mempertahankan IPK saya tetap tinggi setiap semesternya,” ungkap perempuan ramah ini.
Ditanya usai lulus dari UNITRI Malang, Nike mengaku ngin kembali ke daerahnya di Sanggau Kalbar untuk memberikan motivasi dan semangat kepada generasi muda di daerahnya yang kebanyakan menikah muda karena tidak mengetahui jalan atau cara untuk mengembangkan dirinya.
“Kebanyakan generasi muda di daerah saya itu banyak yang menikah usia dini padahal sebenarnya mereka ingin berkembang tetapi tidak tahu caranya. Saya akan bantu untuk tahu cara mengembangkan diri dan tidak buru-buru menikah di usia yang sangat dini,” pungkas Nike Veronika.
Menanggapi wisudawan terbaik di periode 41 ini, Eko Handayanto sebagai Rektor UNITRI Malang mengaku bangga karena mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu yang berkuliah di UNITRI Malang dengan beasiswa dari pemda Sanggau dan juga beasiswa dari Kampus UNITRI malang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga menjadi wisudawan terbaik UNITRI Malang.
“Saya lihat dia penuh semangat dan gemar belajar, dan dia benar-benar memanfaatkan beasiswa yang diberikan itu semaksimal dan sebaik mungkin,” pungkas Rektor UNITRI Malang. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.