Diikuti para pelaku usaha Kerajinan Seni Desa Tulusbesar Kabupaten Malang.
ADADIMALANG.COM | Kabupaten Malang – Pendampingan yang dilakukan para dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema) kepada masyarakat selaku pelaku usaha terus berjalan. Berbagai materi dasar diberikan dengan tema yang berbeda sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha di desa.
Salah satu pendampingan yang terus dilakukan sebagai wujud pengabdian pada masyarakat adalah pelatihan kepada para pelaku usaha seni di desa Tulusbesar Kabupaten Malang, dimana kali ini materi pelatihan yang diberikan adalah cara pembuatan marketing kit dengan menggunakan aplikasi Canva.
Desa Tulusbesar sebagai suatu desa wisata yang memiliki beberapa produk yang dihasilkan oleh masyarakatnya seperti topeng malang, ornamen hias, syal, dan madu ini menghadapi kendala dalam hal pemasaran sehingga produk desa tersebut belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Akibatnya, masyarakat desa hanya melakukan produksi pada saat mendapat pesanan saja disebabkan kendala modal yang terbatas.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Akuntansi Polinema ini dipimpin oleh Padma Adriana Sari selaku Ketua Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini didukung oleh para anggotanya yakni Dyah Metha Nurfitriasih, Amelia Indah Kusdewanti, Diana Nurindrasari, Sumiadji, dan juga Rita Darmayanti.
“Pelatihan pembuatan marketing kit ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendukung peningkatan kegiatan pemasaran produk di desa Tulusbesar dimana kali ini pelatihan menggunakan aplikasi Canva yang mudah digunakan namun menghasilkan tampilan produk yang menarik. Dengan demikian maka diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membeli produk dari desa Tulusbesar ini,” jelas Padma Adriana Sari.
Aplikasi canva merupakan salah satu aplikasi yang efektif digunakan untuk membuat marketing kit karena selain sangat mudah digunakan, aplikasi tersebut memiliki banyak konten gambar menarik yang dapat dipakai dan juga gratis.
“Aplikasi Canva ini kami pilih karena memiliki banyak fitur yang memudahkan para pengguna untuk menuangkan kreasi dan inovasi dalam menghasilkan sebuah desain yang menarik, berkualitas, dan kompetitif,” ungkap Padma.

Para pemilik bisnis kerajinan seni di desa Tulusbesar diajarkan cara membuat konten grafik yang menarik untuk diunggah ke media sosial mereka, termasuk teknik pemilihan kombinasi warna serta ukuran teks dan gambar juga diajarkan.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini, maka para pengusaha seni di desa Tulusbesar ini akan memahami bagaimana cara membuat konten yang menarik dengan menggunakan aplikasi canva. Adanya konten yang menarik akan membuat akun media sosial bisnis yang dimiliki pelaku usaha lebih banyak dikunjungi oleh calon pembeli sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan mereka,” pungkas Ketua Pengabdian Masyarakat Jurusan Akuntansi Polinema, Padma Adriana Sari. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.