Peserta membludak hingga panitia menolak karena keterbatasan lahan yang dapat menjadi lokasi mural.

ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Suasana yang berbeda akan dijumpai saat masuk ke lokasi parkir baru dari Whiz Prime Hotel Malang. Berbagai gambar mural dengan tema Indonesia Heritage ditampilkan di lokasi seluas satu hektar yang mampu menampung hingga 70 city car tersebut.

General Manager Whiz Prime Hotel Malang Azis Sismono menjelaskan areal parkir baru itu sudah mulai dipergunakan lagi sejak bulan Agustus 2023 lalu paska pandemi Covid-19 lalu.

General Manager Whiz Prime Hotel Malang, Azis Sismono menyaksikan para peserta saat berlaga dalam Lomba Mural yang digelar Hotel Whiz Prime Malang (Foto : Agus Yuwono)
General Manager Whiz Prime Hotel Malang, Azis Sismono menyaksikan para peserta saat berlaga dalam Lomba Mural yang digelar Hotel Whiz Prime Malang (Foto : Agus Yuwono)

“Masih dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-6 Hotel Whiz Prime Malang kita menggelar lomba Mural dengan tema Indonesia Heritage yang diikuti 54 tim peserta dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, seniman, dan masyarakat umum,” ungkap Azis Sismono.

Keterbatasan tempat yang menjadi lokasi melukis mural tersebut menurut Azis menyebabkan peserta lomba mural tersebut hanya dibatasi 54 orang tim meskipun peserta yang mendaftar lebih dari ratusan peserta.

“Bahkan yang datang ini tidak hanya dari Malang Raya saja lho, ada yang dari Jakarta, Jombang, Mojokerto, Gresik dan beberapa kota di luar Jawa Timur,” ujar Azis.

Dari pantauan di lokasi acara, peserta yang mengikuti lomba tersebut telah disediakan segala kebutuhan untuk melukis mural termasuk cat warna dasar yang merupakan dukungan dari pihak sponsor acara.

“Animo peserta sangat tinggi karena sampai penutupan pendaftaran ternyata masih banyak yang ingin mengikuti lomba Mural ini. Kenapa lomba Mural? sebenarnya konsepnya sederhana yaitu kita menyukai sesuatu yang indah sehingga dengan kondisi lokasi lahan parkir ini kita ingin membuat sesuatu yang indah di dinding-dindingnya dengan menampilkan seni mural dengan tema budaya Indonesia. Jadi bukan lokal Malang Raya saja ya,” ungkap Azis.

Dengan dibatasi pengerjaannya hingga pukul 15.00 WIB, para peserta yang berusia minimal 16 tahun dan maksimal tiga orang dalam satu tim ini mengerjakan berbagai tema yang telah disiapkan.

Sementara itu Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang yakni Agoes Basoeki mengapresiasi pelaksanaan lomba mural oleh Whiz Prime Hotel Malang tersebut.

Salah satu juri Lomba Mural Whiz Prime Hotel Malang yakni Ketua PHRI Kota Malang Agoes Basoeki tengah menyaksikan para peserta saat mengerjakan karya para peserta (Foto : Agus Yuwono)
Salah satu juri Lomba Mural Whiz Prime Hotel Malang yakni Ketua PHRI Kota Malang Agoes Basoeki tengah menyaksikan para peserta saat mengerjakan karya para peserta (Foto : Agus Yuwono)

“Yang pertama kami sampaikan ucapan Selamat atas Hari Jadi ke-6 Hotel Whiz Prime Malang termasuk dengan inovasi kreatifnya sehingg memberikan media kepada masyarakat yang kreatif. Semoga setiap ulang tahun Whiz Prime even Lomba Mural ini akn selalu ada,” ungkap Agoes Basoeki.

Pria yang juga berkecimpung di dunia hotel ini menjelaskan jika dalam lomba Mural Whiz Prime Malang kali ini dilakukan penilaian yang meliputi beberapa kriteria seperti estetika, kesesuaian tema, komposisi warna, teknik kreativitasnya serta pesan apa yang disampaikan dalam gambar mural.

Pelaksanaan lomba mural Whiz Prime Hotel Malang kali ini berlangsung meriah meskipun dengan jumlah peserta yang dibatasi tercatat peserta datang dari wilayah Malang raya dan sekitarnya termasuk Jombang Jakarta dan beberapa kota lainnya. Animo masyarakat sebagai peserta lomba tersebut sangat tinggi dimana beberapa kampus di kota Malang mengirimkan lebih dari satu tim untuk mengikuti lomba tersebut. Bahkan terdapat satu tim dari Universitas Brawijaya yang ketiganya merupakan difabel tuna rungu.

Pelaksanaan Lomba Mural dalam rangka Hari Jadi ke-6 Whiz Prime Hotel Malang ini menjadi perhatian dari PT Intiwhiz International yang mengirimkan Ari Eka Putri selaku Communications Manager PT Intiwhiz International untuk datang langsung di lokasi kegiatan.

“Wah animo peserta sangat luar biasa dan memang terbukti ya di Malang ini juga banyak seniman dan masyarakat yang kreatif dan mencintai seni budaya yang datang mengikuti lomba Mural ini,” ungka Ari Eka Putri.

Menurut perempuan ramah ini, pihaknya berharap even lomba mural ke depan masyarakat Malang Raya dan sekitarnya dapat memiliki wadah untuk mengembangkan kreativitasnya.

“Sampai siang ini wah luar biasa bagus semua ya, saya sampai bingung mau memilih yang mana dan ternyata animo serta kreativitas yang luar biasa ini tidak datang dari kota Malang aja tapi juga dari daerah sekitar Malang Raya. Bahkan ada juga yang datang dari Jakarta,” pungkas Ari Eka Putri. (A.Y)