Super Heru yang merupakan alumni STIE Malangkuçeçwara dan telah menjadi motivator melatih para pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan.
ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Memenuhi kebutuhan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampoeng Kajoetangan, dosen STIE Malangkuçeçwara kembali memberikan pendampingan dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mendukung pengembangan usaha para pelaku UMKM tersebut.
Salah satunya dilaksanakan dengan menghadirkan Super Heru, alumni STIE Malangkuçeçwara yang kini telah sukses menjalankan usahanya dan menjadi motivator di kalangan UMKM, yang memberikan materi dan motivasi kepada para pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan pagi tadi, Sabtu (18/11/2023).
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Malangkuçeçwara (ABM Malang) yakni Dr Setyawan menyampaikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat kali ini cukup berbeda karena menghadirkan praktisi secara langsung untuk memberikan materi dan motivasi kepada para pelaku UMKM di Kampoeng Kajoetangan.
“Kali ini materi yang akan diberikan terkait dengan marketing produk sebagai upaya untuk meningkatkan pemasaran produk-produk yang mereka buat dari UMKM Kampoeng Kajoetangan ini. Dengan menghadirkan praktisi ini, kami berharap para pelaku UMKM ini dapat mengerti dan langsung aplikatif termasuk dapat berkonsultasi kepada Super Heru yang telah sukses menjalankan usahanya,” ujar Setyawan.

Dengan terus melakukan pendampingan dalam rangka pengembangan usaha para pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan tersebut, Setyawan berharap dengan semakin berkembang Koridor Kayutangan maka para pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan tidak hanya sekadar menjadi penonton saja tetapi juga turut menggeliat bersama produk-produk yang dibuatnya.
Didampingi oleh Dr. Kadarusman, Dr. Nunung Nurastuti Utami, Triana Murtningtyas, MM dan Imama Zuchroh, B.Sc., M.Com., Dr. Setyawan terus setia mendampingi para pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan dengan memenuhi kebutuhan untuk pengembangan Pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan tersebut.
“Ya sudah lebih empat tahun lamanya kami mendampingi UMKM Kampoeng Kajoetangan ini semoga produknya semakin bagus dan semakin laris diminati masyarakat,” ungkap Setyawan.
Ditemui usai pemberian materi, salah satu pelaku UMKM Kampoeng Kajoetangan yakni Sri Arniati menyampaikan rasa syukur karena dapat mengikuti pendampingan para dosen STIE Malangkuçeçwara dalam rangka pengembangan kemampuannya untuk peningkatan kualitas produk ataupun penjualannya.
“Alhamdulillah saya bisa hadir pagi ini dan terimakasih kami sampaikan kepada kampus ABM Malang (STIE Malangkuçeçwara) yang telah mengadakan acara ini sehingga kami mendapatkan ilmu yang sangat luar biasa ini. Kami sangat bangga dan berterima kasih karena materi yang disampaikan memang yang kami butuhkan untuk pengembangan usaha kami di Kampoeng Kajoetangan ini,” ujar Sri Arniati.
Sri Arniati mengaku packaging memang menjadi salah satu hal yang perlu ditingkatkan sehingga masukan yang diberikan Super Heru akan menjadi perhatian untuk dilakukan termasuk perihal display produk yang ada di lokasi penjualan.
“Ya memang ada yang masih kesannya modern, nanti akan kami rubah atau kami mix dengan nuansa tempoe doeloe sehingga akan memperkuat branding produk yang kami jual ini,” pungkas perempuan yang berjualan produk kuliner kue kering dan masakan pedas ini. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.