Untuk Keduakalinya, Sriboga Flour Mill Latih Pelaku UMKM Di FTP UB

200 pelaku UMKM di Malang Raya kembali mendapat pelatihan dan mengikuti sharing session dari PT. Sriboga Flour Mill di Aula FTP Universitas Brawijaya (Foto : Agus Yuwono)
200 pelaku UMKM di Malang Raya kembali mendapat pelatihan dan mengikuti sharing session dari PT. Sriboga Flour Mill di Aula FTP Universitas Brawijaya (Foto : Agus Yuwono)

Diikuti 200 orang pelaku UMKM di wilayah Malang Raya untuk peningkatan kualitas menghasilkan produk.

ADADIMALANG.COM | Kampus UB – Konsisten dengan komitmen untuk dekat dengan para konsumennya, untuk ke dua kalinya PT Sriboga Flour Mill melaksanakan pelatihan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Malang Raya pagi tadi, Kamis, (30/11/2023).

Pelatihan yang digelar di aula lantai II Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) ini diikuti 200 pelaku UMKM di wilayah Malang Raya yang berhubungan dengan tepung produksi PT. Sribofa Flour Mill. Bahkan dalam kegiatan pelatihan tersebut juga dilaksanakan penadantanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT. Sriboga Flour Mill dengan FTP UB.

Penandatanganan MoU antara PT. Sriboga Flour Mill dan Fakultas Teknologi PErtanian Universitas Brawijaya (Foto : Agus Yuwono)
Penandatanganan MoU antara PT. Sriboga Flour Mill dan Fakultas Teknologi PErtanian Universitas Brawijaya (Foto : Istimewa)

Manager Marketing PT Sriboga Flour Mill yakni Maria Wuri Handayani menyampaikan jika pelatihan pelaku UMKM di FTP Universitas Brawijaya kali ini merupakan bukan pelatihan yang pertamakalinya di Malang Raya.

“Jadi kegiatan pelatihan dan sharing kepada pelaku UMKM ini dilaksanakan PT Sriboga Flour Mill sebagai wujud penguatan UMKM di wilayah Malang Raya, karena selain banyak perusahaan besar yang menjadi konsumen kami, UMKM juga menjadi kelompok konsumen yang banyak menggunakan tepung terigu Sriboga,” ujar Maria.

Maria melanjutkan, untuk pelatihan dan sharing session kali ini akan memberikan materi yang berbeda dengan pelatihan yang pernah digelar sebelumnya di Malang.

“Kali ini akan memberikan materi tentang cara peningkatan masa simpan produk roti dan bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan oleh para narasumber dimana salah satunya adalah dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) ini,” pungkas Maria.

Di lokasi yang sama, Beny Dwi Fajar selaku Regional Bisnis Manager Marketing PT Sriboga Flour Mill untuk wilayah Jawa Timur menyampaikan pelatihan dan pendampingan UMKM memang menjadi salah satu fokus kegiatan yang dilakukan oleh PT. Sriboga Flour Mill selama ini.

“Di Indonesia khususnya di Jawa Timur banyak sekali kita temui UMKM yang sudah berusia puluhan tahun, namun sayangnya secara keilmuan masih harus dibina agar dapat menghasilkan produk yang terbaik dan diminati oleh konsumen. Oleh karena itu Sriboga Flour Mill hadir memberikan materi, pengetahuan dan wawasan baru kepada para pelaku UMKM untuk dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menghasilkan produknya,” ujar Beny.

Dekan FTP UB dan perwakilan dari PT. Sriboga Flour Mill serta pelaku UMKM tengah berdiskusi terkait produk tepung Sriboga Flour Mill (Foto : Istimewa)
Dekan FTP UB dan perwakilan dari PT. Sriboga Flour Mill serta pelaku UMKM tengah berdiskusi terkait produk tepung Sriboga Flour Mill (Foto : Istimewa)

Menyikapi pelaksanaan pelatihan UMKM dari PT. Sriboga Flour Mill di FTP UB untuk kedua kalinya dan adanya penadantanganan MoU antar keduanya, Dekan FTP UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP. M. App. Life. Sc Ph. D menegaskan kerjasama antara FTP UB dengan Sriboga Flour Mill merupakan upaya penguatan dan pengoptimalisasian kerja sama dalam rangka peningkatan kualitas, baik untuk institusi, mahasiswa maupun lulusan.

“Kerja sama tidak hanya terbatas dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga diperluas dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dimana kami dari FTP UB sangatlah terbuka dalam kolaborasi dan kerjasama untuk penguatan potensi lokal,” ungkap Yusuf Hendrawan.

Universitas Brawijaya yang memiliki dasar sebagai institusi pendidikan akan dapat menukung pengembangan kualitas dan kemampuan pelaku UMKM melalui jalur akademik yang dimiliki FTP UB. Salah satunya membantu dalam hal sertifikasi GMP yang berfungsi untuk memperketat standar atas produk yang ada di pasaran, dimana FTP UB telah dipercaya untuk mengeluarkan sertifikat tersebut.

“Seperti halnya pesan Rektor UB agar MoU yang dibuat harus ada implementasinya, maka MoU dengan PT Sriboga Flour Mill ini juga akan kita wujudkan baik dalam penyusunan kurikulum, pelatihan bersama hingga proyek bersama mengingat FTP UB ini memiliki beberapa laboratorium dan juga center of excellent yang dapat dimanfaatkan bersama,” tuturnya.

Pembuatan kerjasama dengan dunia industri menurut Yusuf memiliki tujuan akhir peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dapat meningkatkan produktivitas, kualitas produk yang baik dan juga terwujudnya kreatifitas dan inovasi yang diperlukan.

Selain menghadirkan pelaku UMKM di Malang Raya, kegiatan pelatihan dan sharing session yang juga diisi dengan demo baking ini juga diisi dengan pameran produk dari beberapa mitra dan konsumen PT. Sriboga Flour Mill di wilayah Malang Raya dan sekitarnya. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini