Kampus STIMATA Malang Tandatangani Kerjasama Dengan Malang Creative Center

Penandatanganan antara Ketua STIMATA Malang dengan Direktur Malang Creative Center (Foto - Agus Yuwono)
Penandatanganan antara Ketua STIMATA Malang dengan Direktur Malang Creative Center (Foto - Agus Yuwono)

Meningkatkan peran akademisi STIMATA untuk memenuhi kebutuhan para pelaku industri ekonomi kreatif di Kota Malang.

ADADIMALANG.COM | Kampus STIMATA – Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kontribusi ke dunia luar, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pusat Pendidikan Komputer Indonesia Amerika (PPKIA) Pradnya Paramita (STIMATA) Malang melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan pihak manajemen Malang Creative Center (MCC).

“Jadi hari ini kita laksanakan penandatanganan MoU dimana MoU ini merupakan payung besarnya dari kesepakatan dan kesepahaman antara kampus STIMATA dengan manajemen MCC,” jelas Ketua STIMATA Malang, Dr. Tb. M. Akhriza, S.Si., MMSI., Ph.D. usai melakukan penandatanganan MoU di kampus STIMATA.

Menurut Akhriza, secara umum kerjasama yang ditandatangani tersebut kedua belah pihak akan saling memberikan kontribusi dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengudian masyarakat.

“Selain itu meliputi juga kegiatan MBKM kampus STIMATA dimana nanti MoU yang telah ditandatangani tersebut akan diturunkan mennjadi berbagai macam aktivitas, termasuk dalam waktu dekat kami melakukan hilirisasi produk-produk digital dari sistem, rekomendasi hingga berupa prototipe kami kembangkan yang mungkin dapat diterapkan di MCC,” ungkap Akhriza.

Pelaksanaan penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri berbagai pihak baik pimpinan STIMATA dan juga tamu undangan lainnya, termasuk Direktur MCC, Ageng Bagus Armanda.

Menurut Ageng, akademisi ataupun dunia kampus merupakan salah satu rekan strategis dari Malang Creative Center (MCC) selama ini, dimana akademisi atau kampus menjadi salah satu elemen dalam skema kolaborasi hexahelik.

“MoU atau kerjasama ini juga dibutuhkan oleh MCC agar sinergi hexahelic tersebut dapat terlengkapi dimana pihak STIMATA nantinya bersama MCC akan merumuskan berbagai kegiatan yang dapat disinergikan, sementara MCC akan melihat dari sudut pandang teman-teman pelaku ekonomi kreatif dari industri,” ujar Ageng.

Dengan pola seperti itu menurut Ageng pihak MCC akan dapat menjembatani antara akademisi (STIMATA) terkait kebutuhan industri ekonomi kreatif di Kota Malang saat ini.

“Semoga berawal dari STIMATA ini akan berlanjut dengan kerjasama MCC dengan berbagai kampus lainnya yang ada di kota Malang ini, misalkan saja dana riset atau dana hibah yang dialokasikan untuk kebutuhan riset itu pengaplikasian penggunaannya idealnya seharusnya mampu menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di ekonomi kreatif,” jelas Ageng.

Dengan adanya MoU antara STIMATA dengan MCC tersebut, Ageng berharap dapat secepatnya saling menyamakan terkait kebutuhan riset ataupun kebutuhan pelaku ekonomi kreatif yang nantinya akan dapat dipenuhi melalui riset yang dilakukan para akademik di STIMATA Malang. (A.Y)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini