Lulusan S1 UT diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Bertempat di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Universitas Terbuka (UT) Malang melakukan prosesi wisuda mahasiswanya dari program Pasca Sarjana, Sarjana dan Diploma periode pertama tahun 2024 ini.
“Untuk wisudawan yang berhasil meraih peringkat satu hingga tiga terbaik akan mendapatkan beasiswa dari Ikatan Alumni UT Malang sebesar Rp.1 juta dan ditambah hadiah dari Pj. Gubernur Jawa Timur sebesar Rp.2 juta,” ungkap Direktur UT Malang, Dr. Lilik Sulistyowati usai pelaksanaan wisuda hari ini, Sabtu (09/03/2024).
Pihaknya menurut Lilik akan menemui Pj. Gubernur Jatim untuk melakukan sharing dalam rangka meningkatkan jumlah masyaraat yang mendapatkan pendidikan tinggi mulai dari Pacitan hingga ke Malang.

“Pak Bupati Trenggalek juga luar biasa karena telah meenghibahkan tanah kepada UT untuk dika kampus di sana, bahkan beliau juga mau mengambil S3 di Universitas Terbuka,” ujar Lilik.
Direktur UT Malang ini lebih lanjut menyampaikan bahwa menempuh kuliah di Universitas Terbuka tidaklah menyusahkan mahasiswanya karena kualitas dan kompetensi UT sama dengan perguruan tinggi lainnya. Selain itu dosen pengajarnya ataupun penulis modul di UT Malang berasal dari Universitas Negeri yang ada di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya dan lain sebagainya.
“Oleh karena itu yang ingin berkuliah di UT Malang itu tidak perlu khawatir dengan kualitas pendidikannya. Setelah lulus S1 jangan berhenti kuliah, karena UT akan siap mendampingi untuk menempuh pendidikan S@ ataupun S3, karenaUT memiliki tugas untuk meningkatkan kompetensi seluruh bangsa Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, Rektor UT dalam sammbutan yang dibacakan oleh Kepala LPPM UT, Profesor Dra. Dewi Artati Padmo Putri, Ph.D., menyampaikan dalam rangka menciptakan lulusan terbaik, Universitas Terbuka telah melakukan terobosan dengan menciptakan model pembelajaran sistem online dengan beragam feature.
“Misalkan saja ada penyisipan materi lain yang bersifat pengayaan dalam bahan ajar interaktif digital, ini kan baru dan menarik. Dengan begitu maka mahasiswa tidak hanya berpatokan pada bahan ajar yang ditulis oleh Profesor saja tetapi mendapatkan bahan ajar dari sumber lainnya seperti dari link youtube atau sumber lainnya. Dengan begitu maka bahan ajarnya tidak hanya teks semata, melainkan ada video dan lain sebagainya,” ujar Rektor UT dalam sambutannya. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.