Buka pelayanan uang baru perdana mulai pagi ini dengan bekerjasama bersama 42 pelaku perbankan dan mitra lainnya.

ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Sebagai wujud pelayanan akan kebutuhan uang baru bagi masyarakat di wilayah Malang Raya dan sekitarnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang kembali menggelar kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) tahun 2024 pada pagi hari ini, Selasa (19/03/2024).

Dalam kegiatan yang digelar di Kantor Bank Indonesia Malang hari ini, secara resmi dibuka layanan penukaran uang baru perdana dimana Bank Indonesia Malang bekerjasama dengan pelaku perbankan Malang Raya dan mitra strategis lainnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Febrina menyampaikan untuk momentum Idul Fitri 1445 H tahun 2024 ini Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang telah menyiapkan Rp.4,69 triliun.

“Jadi jumlah 4,69 triliun ini naik sekitar 1,79 persen jika dibandingkan dengan jumlah pada tahun 2023 lalu dimana kali ini layanan penukaran uang baru yang layak edar bekerjasama dengan mitra Bank Indonesia Malang dan dunia perbankan di wilayah kerja BI Malang sekitar 63 titik penukaran dengan melibatkan 42 bank di Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo,” ungkap Febrina.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Febrina bersama pimpinan perbankan di wilayah Bank Indonesia Malang (Foto : Agus Yuwono)
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Febrina bersama pimpinan perbankan di wilayah Bank Indonesia Malang (Foto : Agus Yuwono)

Setiap masyarakat yang akan menukarkan uang baru itu dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu di aplikasi Pintar Bank Indonesia dan dapat memilih tanggal dan lokasi penukaran, setelah mendapatkan nomor antrean maka dapat menuju ke lokasi penukaran. Untuk hari ini dilakukan penukaran di daerah Wendit mulai pukul 10.00 WIB nanti.

“jadwal dan lokasi penukaran nanti dapat dilihat di sosial media Bank Indonesia dan kalau memang tidak sempat antre dmelalui aplikasi Pintar, maka dapat langsung datang ke lokasi penukaran (go show) dengan catatan selama kuota uang masih tersedia maka akan dilayani,” ujarnya.

Sama dengan tahun sebelumnya, setiap orang mendapatkan kuota penukaran satu paket senilai Rp.3,8 juta dengan tujuan agar penukaran uang dapat lebih merata karena lebih banyak orang yang dapat menikmati layanan tersebut.

Sebelum mengakhiri wawancara, Febrina mengaku kenaikan jumlah uang baru sebesar 1,79 persen dibandingkan tahun lalu tersebut setelah melihat realisasi penukaran uang di tahun 2023 lalu dan jumlah uang yang kembali lagi ke Bank Indonesia.

Petugas Bank Indonesia Malang menunjukkan uang baru layak edar yang akan diisikan dalam Mobil Kas Keliling yang akan melayani masyarakat Malang Raya dan sekitarnya pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)
Petugas Bank Indonesia Malang menunjukkan uang baru layak edar yang akan diisikan dalam Mobil Kas Keliling yang akan melayani masyarakat Malang Raya dan sekitarnya pagi tadi (Foto : Agus Yuwono)

“Jadi kami memperkirakan sebenarnya jumlah tersebut masih cukup sehingga cukup ditingkatkan 1,75 persen saja dimana saya menyarankan agar masyarakat dapat menukarkan uang baru di outlet resmi perbankan yang memfasilitasi penukaran juga. Selain itu nanti juga dapat melakukan penukaran dengan scan Qris sehingga tidak perlu lagi mengambil uang terlebih dahulu baru ditukarkan gitu,” pungkas Febrina.

Rencananya penukaran uang baru juga akan dilayani di 63 outlet bank umum yang ada di wilayah kerja Bank Indonesia Malang mulai tanggal 1 April hingga 4 April 2024. (A.Y)