Diskominfo Kota Malang gelar pelatihan pengolahan media sosial bagi masyarakat kota Malang hari ini.
ADADIMALANG.COM | Kota Malang – Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, secara resmi membuka pelatihan Pengolahan Media Sosial tahap 1 yang diikuti masyarakat perwakilan kelurahan, komunitas dan juga disabilitas pagi hari tadi, Rabu (22/05/2024).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang ini rencananya akan diikuti oleh 378 peserta dimana hari ini ada 188 orang peserta dan tahap kedua minggu depan diikuti 190 peserta.
“Kami melaksanakan pelatihan ini karena jumlah pengguna media sosial ini sangat besar, termasuk di dunia sehingga dengan memberikan pelatihan ini masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara mengelola media sosial dengan baik, memberikan manfaat dan tidak merugikan siapapun,” ujar Kepala Diskominfo Kota Malang, M. Nurwidianto, S.Sos.

Menurut Nurwidianto, dengan penggunaan media sosial ini selain dapat memberikan informasi tetapi juga dapat membuat jarak antar orang yang ada di sekitar pengguna media sosial tersebut.
“Kalau boleh kami menggunakan tajuk ‘kami di sini kamu semakin di sana, aku di sini engkau semakin di sana’ karena nampaknya penggunaan media sosial semakin ke sini semakin menciptakan jarak bahkan secara fisik. Bisa jadi kita berdampingan, bisa jadi kita berdekatan tapi terasa semakin jauh karena media sosial,” ungkap pria yang lama menjabat Kabag Humas Pemkot Malang ini.
Tambahnya banyak beredar ujaran bernada negatif yang bertolakbelakang dengan adat ketimuran bangsa Indonesia yang berpotensi menceraiberaikan kerukunan di masyarakat, sehingga perlu dilakukan pembinaan oleh Pemerintah Kota Malang kepada masyarakat yang juga pengguna media sosial ini.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., berharap dengan mengikuti pelatihan pengolahan media sosial dari Diskominfo yang menghadirkan praktisi media sosial yang sudah tidak perlu lagi diragukan kualitasnya akan mampu memberikan pemahaman bagi para peserta untuk dapat menggunakan media sosial dengan baik dan benar.
“Ya kita berharap media sosial itu dapat diguakan secara positif sehingga dapat memberikan dampak yang positif pula kepada penggunanya, namun itu kembali lagi kepada pribadi kita masing-masing bagaimana kita dapat memanfaatkan media sosial dengan baik dan bijak. Dengan demikian tidak muncul masalah akibat menggunakan media sosial, apalagi sudah ada UU ITE yang melindungi para pengguna internet termasuk media sosial di dalamnya,” harap Wahyu Hidayat.

Menyikapi potensi positif dalam hal bermedia sosial tersebut, Pj Wali Kota Malang berharap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi dalam hal yang positif termasuk dalam mendukung pengembangan dan kemajuan kota Malang ke depan.
“Jadi masyarakat juga dapat turut serta dalam mendukung pengembangan dan kemajuan Kota Malang melalui media sosial yang seiring dengan program Pemerintah Kota Malang. Dan yang kedua, jika kita memanfaatkan secara positif, maka media sosial juga dapat membawa perubahan dalam hidup kita baik secara ekonomi dan lain sebagainya,” pungkas Wahyu Hidayat.
Hingga berita ini ditayangkan, kegiatan pelatihan pengolahan media sosial oleh Diskominfo Kota Malang masih tengah berlangsung di Grand Mercure Malang Mirama Hotel. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.