Kota Malang – Perkembangan teknologi yang semakin canggih dan sangat pesat saat ini khususnya di bidang film, diakui menjadi salah satu kendala bagi Lembaga Sensor Film (LSF) untuk mampu melakukan sensor bagi semua film yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Hal tersebut ditegaskan olehWakil Ketua LSF Indonesia, Doddy Budiatman saat membuka acara Forum kordinasi dan kerjasama di bidang penyensoran di Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Hotel Aria Gajayana kota Malang, Rabu (13/9).
“Perkembangan teknologi di bidang perfilman saat ini semakin canggih dan kita ini yang bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan ini ternyata peraturannya ini belum belum secepat perkembangan teknologi, sehingga masih belum mampu untuk mengejar perkembangan teknologi,” ujar Doddy usai membuka acara secara resmi.
Doddy mencontohkan bahwa selama ini pihaknya (LSF) melindungi masyarakat dengan melakukan penyensoran film yang akan dikembalikan kepada produser atau pembuat film jika filmnya tidak sesuai dengan pedoman dan peraturan yang ada. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi maka film tidak hanya diputar di layar lebar atau televisi saja, tetapi sudah bisa dilihat melalui jaringan internet sehingga banyak film yang tidak memiliki label lolos sensor LSF bisa dinikmati masyarakat,” ungkap Doddy.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil ketua LSF Indonesia ini berharap agar masyarakat juga berperan serta untuk menjadi lembaga sensor mandiri yaitu melakukan proses sensor bagi putra-putrinya jika menyaksikan film yang belum ada label lolos sensor LSF atau mendampingi saat putra-putrinya menyaksikan film atau minimal tidak membiarkan film disaksikan oleh yang tidak sesuai usianya.
“Bayangkan coba, hingga saat ini masih ada orang tua yang mengajak anak-anaknya yang masih kecil untuk menonton film untuk orang dewasa di bioskop. Ini kan tidak tepat dan tidak bijak. Nanti kalau ada adegan untuk orang dewasa, mereka merasa LSF Indonesia semakin longgar dalam melakukan penyensoran padahal mereka sendiri yang melanggar,” ungkap Doddy. (A.Y)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.