Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Partai Golkar Kota Malang sedang bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI tahun 2025 untuk memilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) periode 2025–2030. Dinamika internal mulai menghangat karena sejumlah nama mulai disebut, namun satu sosok mencuat paling kuat yakni Rudy Nugroho. Banyak kader menyebutnya sebagai figur paling mumpuni untuk memimpin partai berlambang pohon beringin di Kota Malang.
Sinyal dukungan terbuka muncul dari dua sekaligus Pengurus Kecamatan (PK) yaitu PK Kedungkandang dan PK Klojen. Deklarasi dukungan disampaikan malam hari tadi, Selasa (25/11/2025), oleh Ketua PK Kedungkandang Iswahyudi dan Ketua PK Klojen Eni Islami Zubaidah. Sikap resmi kedua PK ini dinilai menjadi penegas arah dukungan struktur daerah kepada Rudy Nugroho.
Deklarasi tersebut dihadiri sejumlah tokoh Partai Golkar, mulai dari perwakilan Dewan Pertimbangan, Pengurus Kelurahan (PL) dari Kecamatan Kedungkandang dan Klojen, serta organisasi sayap seperti SOKSI, MKGR, AMPG, KPPG, Kosgoro, Al Hidayah, dan Satkar Ulama.
Usai deklarasi, Iswahyudi menegaskan keyakinannya bahwa Rudy Nugroho memiliki kapasitas kepemimpinan untuk menghadapi tantangan politik Kota Malang ke depan.
“Pengalaman dan loyalitasnya di Partai Golkar sudah tidak perlu diragukan lagi. Beliau memulai dari level paling bawah, yakni Pengurus Kelurahan (PL), PK, hingga menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar selama tiga periode sehingga mengetahui seluk beluk ‘medan perang’ Golkar di Kota Malang, sampai tingkat kelurahan dan RW,” ungkapnya.
Menurut Iswahyudi, sudah saatnya Rudy Nugroho maju menduduki posisi Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang. Ia menjelaskan, dukungan PK Kedungkandang telah melalui mekanisme organisasi, termasuk rapat pleno bersama PL dan PK. Karena itu, sikap dukungan disebut solid dan bukan keputusan spontan.

Dukungan serupa datang dari PK Klojen. Eni Islami Zubaidah menyampaikan bahwa dinamika pleno kader Golkar di wilayahnya mengerucut pada satu nama.
“Hari ini belum ada yang semumpuni beliau. Oleh karena itu, hasil pleno Klojen mendukung Pak Rudy,” jelas Eni.
Rudy Nugroho yang hadir memenuhi undangan deklarasi dua PK tersebut menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya.
“Ketika semangat teman-teman grassroots luar biasa, secara pribadi kami tidak bisa menolak,” tuturnya.
Ia menegaskan kesiapannya maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang sebagai bentuk respons terhadap aspirasi kader akar rumput.
“Kami mengikuti mekanisme, kami patuh organisasi, tapi kalau suara rakyatnya Golkar tidak kami tangkap, itu keliru secara pribadi,” jelas Rudy.
Rudy juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas, memperkuat organisasi, dan lebih selektif terhadap informasi yang beredar, mengingat agenda politik jelang Musda rawan memunculkan dinamika.
Dalam kesempatan itu, Rudy memaparkan sejumlah gagasan untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Malang. Program yang disampaikan mendapat sambutan antusias dari para kader dan tokoh yang hadir.
Pada Musda Golkar Kota Malang, terdapat 10 elemen pemilik hak suara, yaitu PK Kedungkandang, PK Sukun, PK Klojen, PK Lowokwaru, PK Blimbing, Wantimbang (Dewan Pertimbangan), DPD Golkar Kota Malang, DPD Golkar Jawa Timur, organisasi pendiri (Al Hidayah, Satkar Ulama, SOKSI, MKGR, Kosgoro), serta organisasi yang didirikan (AMPG, KPPG). (Red)
