Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengambil langkah berani dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan mencanangkan gerakan bebas sampah plastik. Sebagai implementasi konkretnya, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., membagikan 1.112 botol minum (tumbler) berbahan kaca kepada para peserta apel pagi bersepeda di halaman Balaikota Malang pagi tadi, Jumat (24/04/2026).

Angka 1.112 ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai penanda semangat peringatan Hari Jadi ke-112 Kota Malang di bulan April tahun 2026 ini, juga sebagai simbol bahwa pemkot Malang berkomitmen penuh untuk meninggalkan ketergantungan pada plastik sekali pakai.

Dalam sesi wawancara, Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan bahwa gerakan ini harus dimulai dari lingkungan internal pemkot Malang sebelum meluas ke masyarakat umum. Ia pun memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Jadi ini sebagai tanda bahwa kita akan mengurangi sampah plastik dengan meminimalisir penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari. Kita meminimalisir penggunaan plastik termasuk di kantor Wali Kota Malang sudah tidak ada lagi botol plastik,” ungkap Wahyu Hidayat dengan lugas.

Tidak hanya di kantor OPD, instruksi pengurangan plastik ini juga berlaku bagi kantor Camat hingga Lurah di seluruh wilayah Kota Malang. Dengan harapan seluruh elemen birokrasi dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan gaya hidup ramah lingkungan.

Wahyu menambahkan bahwa kebijakan ini sudah memiliki payung hukum yang jelas, sehingga dirinya optimis aksi pembagian tumbler kaca ini dapat menggugah kesadaran warga Malang untuk mulai membawa wadah minum sendiri saat beraktivitas di luar rumah.

“Harapannya gerakan hari ini juga dapat menggugah masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik, dan ini juga sudah ada aturannya untuk kita mengurangi penggunaan bahan plastik,” tambahnya.

Setelah membagikan ribuan tumbler tersebut, Wali Kota bersama jajaran pejabat dan ASN melakukan aksi sosial berupa bersih-bersih lingkungan di trotoar dan lingkungan di depan Balaikota Malang. (A.Y)