Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Hotel Amaris Malang kembali mengusung konsep Sajian Rasa Selera Nusantara (Sarasa) sebagai menu berbuka puasa (iftar) di bulan Ramadhan 2026 ini. Keputusan tersebut diambil setelah konsep yang sama pada Ramadhan tahun lalu terbukti menarik minat masyarakat Kota Malang dan sekitarnya untuk berbuka puasa di sana.
Ditemui saat launching menu iftar 2026, General Manager Hotel Amaris Malang, Firman Julianto, menyampaikan bahwa tingginya animo pengunjung pada Ramadhan sebelumnya menjadi alasan utama pihak hotel kembali menghadirkan konsep Sarasa tahun ini, dengan sejumlah pengembangan pada pilihan menu.
“Jadi peminatnya cukup banyak di Kota Malang pada tahun lalu, sehingga tahun ini kami coba mengulang kembali, namun kami menambahkan sentuhan makanan tradisional Indonesia yang sudah modern dan menu yang mengarah ke Chinese,” ungkap Firman Julianto.
Menu iftar Sarasa ininditawarkan dengan harga Rp88 ribu per orang. Selain itu, Hotel Amaris Malang juga menyediakan paket early bird dengan harga khusus pada minggu pertama dan kedua Ramadhan.
“Kita juga punya paket early bird dimana untuk minggu pertama dan kedua Ramadhan itu ada harga spesial hanya Rp75 ribu dan untuk anak-anak di atas 8 tahun hanya bayar Rp50 ribu saja,” jelas pri berkacamata ini.
Menurut Firman, pada Ramadhan 2025 lalu, konsep Sarasa berhasil menarik berbagai kalangan untuk berbuka puasa bersama di Hotel Amaris Malang, mulai dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
“Tentunya jumlahnya cukup okelah ya sehingga tahun ini kembali kami usung konsep Sarasa lagi. Semoga jumlahnya jauh lebih meningkat dibandingkan tahun lalu,” harap Firman.
Tidak hanya menghadirkan menu iftar, selama bulan Ramadhan Hotel Amaris Malang juga menawarkan promo kamar dengan harga Rp395 ribu per malam sudah termasuk sahur. Harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif normalnya yang mencapai Rp550 ribu.
Terkait kapasitas, Firman menjelaskan bahwa area utama restoran mampu menampung hingga 100 orang. Namun, pihak hotel telah menyiapkan opsi tambahan ruang jika jumlah pengunjung meningkat.
“Meskipun hanya berkapasitas hanya untuk 100 orang saja, namun masih ada meeting room yang dapat dibuka untuk menambah jumlah kapasitas jika memang diperlukan,” ujarnya.

Setiap hari, pengunjung dapat menikmati 10 menu utama dengan total sekitar 50 varian makanan yang disajikan secara bergantian. Beberapa menu khas juga tetap dipertahankan karena menjadi favorit pengunjung.
“Setiap hari kita akan sajikan 10 menu dengan 50 varian makanan yang dapat dipilih dan dinikmati oleh para pengunjung di Hotel Amaris Malang tentunya dengan kue pukis dan es campur yang menjadi signature dish selalu dicari pengunjung setiap berbuka puasa di hotel kami ini,” pungkas Firman. (A.Y)
