Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Peringatan Hari Jadi ke 112 DPRD Kota Malang tahun ini tidak hanya diisi agenda seremonial. Sebanyak 112 anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan di Kota Malang diundang langsung ke gedung DPRD untuk ikut merasakan momen tersebut.
Mereka tidak sekadar hadir. Anak anak ini mengikuti doa bersama sekaligus menerima santunan dari para anggota legislatif. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan dalam peringatan kali ini, bahwa perayaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS., menjelaskan jumlah anak yang dihadirkan memang disesuaikan dengan usia DPRD yang kini genap 112 tahun.
“Hari ini kita hadirkan 112 anak yang kita ajak berbagi kebahagiaan bersama anggota DPRD Kota Malang,” ungkap Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS.

Perempuan yang akrab disapa Mia itu juga menyampaikan bahwa jadwal peringatan sengaja diundur. Semula direncanakan pada 25 Maret 2026, namun baru terlaksana pada Selasa, 31 Maret 2026 karena bertepatan dengan suasana mudik Lebaran.
Menurut Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS., peringatan tahun ini difokuskan pada kegiatan yang lebih bermakna. DPRD memilih mengisi momen dengan tasyakuran melalui doa bersama dan pemberian bantuan kepada anak yatim piatu.
“Sebenarnya kami ingin berbagi sih, melihat bahwa ternyata di Kota Malang ini masih banyak anak anak yatim piatu yang membutuhkan bantuan kita. Mungkin tidak hanya dalam hal bantuan finansial saja, tapi mungkin ada kesulitan kesulitan lain yang dihadapi seperti di bidang pendidikan atau lain sebagainya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pentingnya refleksi di usia lembaga yang sudah lebih dari satu abad. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperkuat peran DPRD ke depan.
“Semoga di usia ke 112 tahun dan di hampir dua tahun kami menjabat sebagai wakil rakyat ini menjadi titik balik kami untuk dapat melakukan evaluasi, kontemplasi dan produktif,” ungkap Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS.
Di akhir pernyataannya, Amithya Ratnanggani Siraduhita, SS., berharap DPRD Kota Malang semakin terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjadikan DPRD sebagai ruang yang ramah dan aspiratif, serta mampu menerjemahkan aspirasi publik menjadi kebijakan yang benar benar berdampak. (A.Y)
