Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring kader dan kontribusi bagi pembangunan daerah, Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Malang secara resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) perdana pagi hari tadi, Sabtu (23/05/2026).

Kegiatan bersejarah yang dipusatkan di kampus Universitas Islam Malang (UNISMA) ini dihadiri langsung oleh jajaran tokoh penting, mulai dari Rektor UNISMA, Wakil Wali Kota Malang, perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, hingga ratusan alumni IPNU-IPPNU dari berbagai generasi.

Ketua Majelis Alumni IPNU Kota Malang, Drs. Moh. Nur Wahyudi, menjelaskan bahwa sebagai wadah yang tergolong baru, Rakercab alumni IPNU dan IPPNU ini difokuskan untuk merumuskan gagasan dan impian organisasi agar dapat diejawantahkan menjadi aksi nyata. Pihaknya telah menyusun peta jalan taktis yang terbagi dalam tiga fase strategis untuk satu tahun pertama kepengurusan.

“Fase pertama adalah konsolidasi yang kami fokuskan pada sensus potensi alumni. Fase kedua, kami ingin memperkuat kelembagaan di bawah naungan alumni. Sementara fase ketiga adalah memberikan ruang kemandirian bagi pengurus untuk memaksimalkan program kerja mereka tanpa ketergantungan,” jelas Drs. Moh. Nur Wahyudi.

Ia menambahkan, fase kedua bertindak sebagai penentu kebijakan strategis organisasi. Melalui penguatan lembaga ini, Majelis Alumni berkomitmen menyiapkan sebuah legacy penting, yaitu menggembleng dan mempersiapkan kader-kader internal yang andal untuk tampil menjadi pemimpin masa depan di Kota Malang.

Langkah konsolidasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Nahdlatul Ulama, UNISMA memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rakercab ini dengan memfasilitasi kebutuhan sarana prasarana demi kelancaran acara.

“Kami tentu mendukung penuh dan memfasilitasi agar kegiatan ini berjalan dengan baik. Harapan kami ke depan, teman-teman IPNU dan IPPNU ini setelah tumbuh besar dan matang di masyarakat, tetap memegang teguh khidmah dan tidak keluar dari garis perjuangan NU. Itu poin yang sangat penting,” ungkap Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D.

Dukungan serupa datang dari Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, yang hadir sekaligus membuka secara resmi jalannya Rakercab. Pihaknya membuka pintu lebar bagi Majelis Alumni IPNU-IPPNU untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Malang, terutama dalam menuntaskan berbagai isu krusial seperti pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan.

Secara khusus, Ali mengajak organisasi ini untuk terlibat aktif dalam gerakan yang baru saja dicanangkan Pemkot Malang, yaitu Gerakan Bersama Penanggulangan Kematian Ibu, Bayi, dan Stunting (PENTING). Selain itu, ia juga berharap Majelis Alumni dapat menjadi mitra kritis pemerintah dalam memberikan masukan konstruktif bagi arah kebijakan pembangunan kota.

“Generasi dan masyarakat Kota Malang tidak bisa luput dari kontribusi besar NU melalui lembaga-lembaganya, masjid, hingga majelis taklim. Potensi di dalam diri alumni IPNU dan IPPNU ini sangat luar biasa, dan kontribusi nyata seperti inilah yang kita butuhkan dalam pembangunan karakter manusia di Kota Malang,” pungkas Ali Muthohirin. (A.Y)