Kab. Malang | ADADIMALANG.COM — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mengakselerasi Program 3 Juta Rumah gagasan Presiden Prabowo Subianto guna menekan angka kesenjangan ketersediaan dan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, Rini Dyah Mawarty, saat meninjau Rumah Tidak Layak Huni yang telah diperbaiki di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Ia menyebutkan hal tersebut merupakan salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengandalkan kontribusi tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari sektor swasta untuk mengentaskan Rumah Tidak Layak Huni (RSLH) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Rini menjelaskan bahwa intervensi melalui skema CSR ini menyasar indikator backlog peningkatan kualitas hunian. Menurutnya, pemenuhan rumah layak huni sangat krusial agar masyarakat dapat tinggal dan bekerja dengan aman, nyaman, serta mampu meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri.

“Presiden menempatkan Program 3 Juta Rumah sebagai prioritas. Melalui kerja sama CSR ini, kami membedah rumah-rumah yang tidak layak huni agar masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak. Dengan hunian yang representatif, tidak bocor saat hujan, mereka bisa beristirahat dan bekerja dengan baik demi mendongkrak taraf hidup,” ujar.
Rini menambahkan, kriteria penerima manfaat program peningkatan kualitas rumah ini ditentukan secara ketat berbasis kondisi fisik bangunan dan mata pencaharian. Sasaran prioritas mencakup masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Selain menggandeng grup Ciputra di Jawa Timur, Kementerian PKP juga mencatat keterlibatan masif dari berbagai korporasi dan lembaga lain seperti Astra hingga Yayasan Buddha Tzu Chi dalam program serupa di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk penanganan hunian pascabencana di Sumatra.

Dalam realisasi di lapangan, CitraLand Puncak Tidar Malang bertindak sebagai pelaksana komitmen CSR tersebut dengan menargetkan perbaikan 25 unit rumah tidak layak huni di kawasan Kabupaten Malang pada tahun ini. Fokus utama pengerjaan dipusatkan di RT 04 RW 05 Dusun Loandeng, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
General Manager CitraLand Puncak Tidar Malang, Deddy, mengungkapkan bahwa dari total target 25 unit rumah di desa tersebut, sebanyak 10 unit bangunan telah rampung direnovasi secara total, sementara 4 unit rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan fisik.
“Saat ini kami mengutamakan Desa Kalisongo karena lokasinya yang berdekatan langsung dengan proyek kami. Targetnya, sisa rumah yang belum tersentuh akan rampung seluruhnya pada akhir tahun ini. Namun, jika kuota di desa ini belum mencukupi batas target, kami berencana memindahkan sisa alokasi ke desa sekitar,” pungkas Deddy. (Ftm/A.Y)
