Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari kualitas akademik lulusannya, tetapi juga dari kemampuan membentuk karakter, integritas, dan kepedulian sosial mahasiswa. Penguatan nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Komitmen itu tercermin dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-55 STIE Malangkuçeçwara yang menghadirkan Tabligh Akbar ABM Bersholawat 7. Kegiatan yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam (UKMKI) tersebut diikuti ribuan jemaah bersama Majelis Sholawat Riyadlul Jannah dan menjadi momentum memperkuat nilai spiritual di lingkungan kampus.

Ribuan peserta memadati area kampus sejak kegiatan dimulai hingga selesai. Suasana religius tercipta melalui lantunan selawat yang dipimpin Khodimul Majelis Riyadlul Jannah, Gus Rofi’ul Hamid, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara sivitas akademika dengan masyarakat.

Perwakilan manajemen STIE Malangkuçeçwara, Dr. Drs. Sonhaji, Ak., M.S., CA., mengapresiasi konsistensi UKMKI yang terus menghadirkan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari kehidupan kampus.

“Kami sangat bangga dengan dedikasi mahasiswa UKMKI. Melalui ABM Bersholawat 7 ini, kami bersama-sama memohon keberkahan bagi STIE Malangkuçeçwara yang kini memasuki usia ke-55 sekaligus memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sonhaji, organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembentukan karakter mahasiswa. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya menjadi ruang pengembangan minat dan bakat, tetapi juga membangun kepedulian sosial, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai moral yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesional.

Ia menilai kegiatan keagamaan seperti selawat bersama mampu menjadi media untuk menjaga keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembinaan karakter, sehingga mahasiswa berkembang tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga spiritual.

Momentum Dies Natalis ke-55 juga dimanfaatkan STIE Malangkuçeçwara untuk merefleksikan perjalanan institusi sekaligus memperkuat komitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang ekonomi dan bisnis, namun tetap memiliki integritas, etika, dan nilai spiritual yang kuat.

Ketua Umum UKMKI STIE Malangkuçeçwara, Khoirul Anam, mengaku bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun sivitas akademika.

Menurutnya, dukungan penuh dari pimpinan kampus menjadi salah satu faktor yang memungkinkan mahasiswa menghadirkan kegiatan keagamaan berskala besar secara konsisten.

“Kami bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Dukungan dari kampus menjadi motivasi bagi seluruh panitia untuk terus menghadirkan syiar Islam yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat luas,” katanya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kemajuan STIE Malangkucecwara di usia ke-55 serta keselamatan bangsa.

Melalui penyelenggaraan ABM Bersholawat 7, STIE Malangkuçeçwara menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian prestasi akademik. Kampus juga terus membangun karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial sebagai fondasi penting dalam mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Red)