Kota Malang – Dengan tujuan untuk membangun budaya penelitian dan publikasi di kalangan pendidik khususnya anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), IAI Kompartemen Pendidik wilayah Jawa Timur menggelar Konferensi Regional Akuntansi (KRA) di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya selama dua hari sejak pagi hari tadi, Kamis (03/05).
Ketua IAI Kompartemen Pendidik Jawa Timur, Dian Agustia menjelaskan bahwa kegiatan Konferensi Regional Akuntansi yang diadakan oleh IAI Kompartemen Pendidik wilayah Jawa Timur tersebut merupakan sumbangsih dari Ikatan Akuntan Pendidik di Jawa Timur untuk membangun budaya penelitian dan publikasi.
“Sehingga nantinya rekan-rekan akuntan pendidik ini bisa menyampaikan hasil penelitiannya yang akan diakhiri dengan publikasi di berbagai jurnal akreditasi nasional dan internasional sebagai wujud konkrit upaya membangun budaya penelitian dan publikasi,” ungkap Dian Agustia usai pembukaan KRA V.
Acara Kongres Regional Akuntansi (KRA) V kali ini diikuti peserta dari 36 perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur dimana para peserta mengirimkan paper yang akan diseleksi dan diterbitkan dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional.
“Ada 220 paper yang masuk dan diseleksi tinggal 165 paper dimana jumlah ini merupakan perkembangan yang luar biasa untuk partisipasi dari seluruh akuntan pendidik di Jawa Timur,” ungkap Dian Agustia.
Semangat untuk membudayakan riset dan publikasi tersebut menurut Ketua IAI Kompartemen Pendidik Jawa Timur ini sesuai dengan visi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk membangun budaya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian sehingga publikasi Indonesia bisa melebihi target yang telah ditentukan.
Sementara itu, Ketua Panitia RKA V, Yeney W. Prihatiningtias menyatakan KRA V kali ini ada suasana yang berbeda karena dari 165 paper yang lolos seleksi diketahui ada lima paper yang menggunakan bahasa Inggris.
“Ada 160 peserta yang sudah confirm dimana ada yang mengirimkan paper dan ada yang non paper. KRA ini akan dilaksanakan selama dua hari,” ungkap Yeney. (A.Y)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.