ADADIMALANG – Dalam rangka mewujudkan program pemerintah swa sembada pangan nasional melalui peningkatan produksi padi petani, Bintara Pembina Desa (Babinsa) wilayah kelurahan Tunjungsekar dari Koramil Lowokwaru melakukan pendampingan kepada petani untuk menjemur padi hari ini, Jum’at (20/12).

Pendampingan petani yang dilakukan oleh Babinsa Tunjungsekar Pelda Fatkhur Arif adalah untuk meningkatkan produksi padi milik petani.

Proses pengelolaan gabah melewati berbagai tahapan seperti proses pengerjaan, perontokan, pengeringan, penggilingan dan penyimpanan gabah saat dipanen membuat kadar air mencapai sekitar 22% hingga 25% dasar basah.

“Gabah dengan kadar air yang tinggi tidak dapat langsung digiling karena kulitnya masih cukup sulit pecah dan terkupas. Gabah perlu dikeringkan hingga kadar airnya mencapai 14% gabah kering giling,” ungkap Pelda Fatkhur Arif.

Pengeringan padi yang dilakukan oleh petani dilakukan dengan cara menjemurnya di bawah terik sinar matahari mengingat akan terjadi kerusakan pada bulir beras apabila gabah tidak segera di keringkan.

Menurut Pelda Fatkhur Arif, salah satu permasalahan klasik yang di hadapi petani dalam menjual padi hasil panen miliknya, adalah karena faktor kadar air.

“Dan untuk menyelesaikan masalah itu di butuhkan area penjemuran yang baik untuk meningkatkan kualitas padi,” ungkap Pelda Fatkhur Arif. (A.Y)