Diikuti perwakilan warga masyarakat dari tiga kelurahan yakni Bunulrejo, Kesatrian dan Jodipan.

ADADIMALANG – Dalam rangka mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan undang-Undang Dasar 1945, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang kembali melakukan Fasilitasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan bagi warga masyarakat.

“Jadi fasilitasi ini untuk mempertahankan dan melestarikan sekaligus mewariskan nilai-nilai kebangsaan agar wawasan kebangsaan di masyarakat akan dapat lebih kuat lagi sehingga semangat, rasa kebangsaan itu menjadi karakter berkehidupan kebangsaan Indonesia khususnya warga kota Malang semakin kuat,” ujar Kepala Bakesbangpol kota Malang, Dra Rinawati, MM. usai mengisi materi pagi tadi, Kamis (17/02/2022).

Dalam kegiatan fasilitasi pendidikan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di kelurahan Bunulrejo kali ini diikuti perwakilan warga dari kelurahan Bunulrejo, Jodipan dan juga Kesatrian.

Kemajuan teknologi atau era globalisasi yang memberikan banyak manfaat untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pembangunan bangsa disebutkan juga memiliki efek negatif dengan banyak informasi yang banyak beredar tanpa diketahui kebenaran dari informasi yang diterima melalui teknologi tersebut.

“Seringkali kita lupa bahwa kita adalah bagian dari bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika dengan kekayaan yang beragam baik budaya, bahasa, suku, agama. Kadang kita lupa bahwa negara ini memiliki empat konsensus dalam hidup bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkap Kepala Bakesbangpol Kota Malang dalam paparan materinya.

Menyikapi begitu banyaknya informasi yang beredar dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat saat ini, Rinawati berharap masyarakat harus mampu mengetahui informasi yang benar dan mana yang menyesatkan atau memecah belah.

“Kami memfasilitasi pendidikan Wawasan Kebangsaan ini untuk mengingatkan semua akan nilai-nilai yang ada sesuai empat konsensus tersebut sehingga kita tetap menjadi warga negara yang berwawasan kebangsaan. Dengan informasi yang deras masuk yang membawa pengaruh atau arus budaya dari luar, kita harus dapat mempertahankan nilai-nilai kebangsaan sendiri. Jangan sampai nasionalisme menjadi luntur, karena loyalitas kepada bangsa dan negara itu wajib,” ungkap Rinawati.

Menurut Rinawati, Nilai dasar Wawasan Kebangsaan (wasbang) memiliki enam dimensi dasar yang bersifat fundamental yakni penghargaan kepada harkat martabat manusia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan, tekad bersama untuk berkebangsaan, cinta tanah air dan bangsa disertai patriotisme dan rela berkorban, demokrasi atau kedaulatan rakyat dimana kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, kesetiakawanan sosial dan  masyarakat adil dan makmur yang merupakan tujuan bersama.

“Dengan fasilitasi pusat pendidikan wasbang pagi ini diharapkan dapat menjadi upaya untuk mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai kebangsaan, semoga nilai-nilai itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari dan sikap kita,” ungkap Rinawati.

Selain menghadirkan Kepala Bakesbangpol Kota Malang sebagai pemateri, kegiatan pendidikan wasbang dari Bakesbangpol Kota Malang ini juga menghadirkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, KH Ahmad Taufik Kusuma dan Komandan Koramil Blimbing Kapten Arm Imran SH sebagai narasumber kegiatan.

Di sela-sela kegiatan fasilitasi pusat pendidikan Wasbang, Lurah Bunulrejo Agung Wijayanto yang juga hadir menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayah yang dipimpinnya saat ini.

“Terima kasih kami ucapkan, Sudah barang tentu tanggapan dan harapannya dengan adanya kegiatan ini mudah-dapat mengingatkan kembali bagi warga masyarakat terutama di kelurahan Bunulrejo, Kesatrian dan juga Jodipan agar lebih mencintai tanah airnya, memperkuat nilai persatuan dan kesatuan bangsa di bawah naungan negara NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” pungkas Agung Wijayanto.

Perlu diketahui, kegiatan fasilitasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan yang dilakukan oleh Bakesbangpol Kota Malang tersebut telah dilaksanakan mulai tahun 2020 secara reguler.

“Jadi ini targetnya kan seluruh kelurahan di wilayah kota Malang yang dimulai tahun 2000 lalu. Nanti akan terus kita tuntaskan dimana ke depannya ke semuanya seperti anggota ormas, perguruan tinggi, pelajar dan lain sebagainya,” pungkas Rinawati. (A.Y)