Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Wali Kota Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin meninjau langsung proses relokasi pedagang Pasar Gadang siang hari tadi, Rabu (01/04/2026). Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk penegasan komitmen pemerintah dalam penataan kawasan pasar Gadang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono, S.TP., bersama jajaran kepala OPD di kota Malang.
Dalam kunjungan yang didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, rombongan melihat langsung proses perpindahan pedagang ke lokasi relokasi yang disebut merupakan inisiatif dari para pedagang sendiri.
“Jadi kedatangan saya siang hari ini adalah untuk menagih janji yang disampaikan pada saat bulan puasa kemarin saat kita datang ke sini. Mereka berjanji akan segera pindah ke lokasi ini,” ungkap Wali Kota Wahyu.

Sebagai bentuk keseriusan, Wali Kota Malang bahkan secara simbolis mengoperasikan alat berat untuk merobohkan salah satu bangunan di kawasan tersebut. Pembongkaran ini menjadi bagian dari rencana pembangunan jalan kembar di sisi selatan Pasar Gadang hingga menuju jembatan kembar arah Terminal Hamid Rusdi.
“Itu tadi sebagai simbolis bahwa Pemerintah Kota Malang serius dan tidak main-main untuk bisa membatasi waktu. Jadi sampai dengan satu minggu kita kasih kesempatan, mereka yang berada di pinggir jalan untuk pindah dulu ke dalam. Setelah itu baru pedagang yang lokasinya ada di tengah pasar,” jelasnya.
Pemkot Malang memberikan waktu penyesuaian karena fasilitas di lokasi relokasi, seperti meja dagang, masih dalam proses penyelesaian dan diperkirakan siap dalam waktu sekitar satu minggu.
Wahyu menegaskan bahwa penataan Pasar Gadang merupakan bagian dari janji kepemimpinannya bersama wakil wali kota Malang, dan dirinya mengapresiasi kesadaran pedagang yang mulai berpindah secara bertahap.
“Karena pembenahan Pasar Gadang ini juga menjadi janji saya dan mas Wakil Wali Kota Malang dulu, maka saya minta kesadaran semua pihak khususnya pedagang. Saya sampaikan ucapan terima kasih untuk kesadaran masyarakat untuk mau pindah,” ujarnya.
Sebanyak 1.200 pedagang direncanakan akan tertampung di lokasi relokasi yang telah disiapkan. Pemerintah juga memastikan tidak akan ada penambahan pedagang baru di kawasan tersebut guna menjaga ketertiban dan kelancaran proses penataan.
Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki tata ruang pasar sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pasar Gadang. (A.Y)
