Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Kelanjutan pembangunan gedung parkir di kawasan Kayutangan masih belum diputuskan apakah akan diteruskan atau cukup dengan kondisi yang ada saat ini.

Saat ini Komisi C DPRD kota Malang mengaku masih menunggu hasil evaluasi pemanfaatan sebelum menentukan apakah pembangunan akan dilanjutkan hingga lima lantai sesuai rencana semula atau tidak.

Ditemui usai Rapat Paripurna siang tadi, Rabu (08/04/2026), Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, S.Psi., M.Si., menyampaikan pihaknya telah meminta data dan kajian terkait penggunaan gedung parkir tersebut sejak diresmikan.

“Kita sudah minta data dan kajian penggunaannya sejak diresmikan hingga saat ini, makanya kita tunggu sampai sekarang,” ungkap Anas.

Menurutnya, pembahasan tidak hanya berhenti pada aspek fisik bangunan, tetapi juga menyangkut kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Malang. Termasuk sejauh mana gedung parkir Kayutangan tersebut dapat memberikan dampak atau kontribusi terhadap target pendapatan daerah.

“Jadi kan kemarin bicara soal target pendapatan secara keseluruhan, dengan adanya target pendapatan yang baru itu, gedung parkir Kayutangan bisa menambah berapa kontribusinya di target PAD itu,” ujarnya.

Selain itu, daya tampung dan pola pemanfaatan atau arus parkir juga menjadi perhatian utama Komisi C dimana keberadaan gedung parkir ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Kayutangan. Tentunya dengan mengarahkan pengunjung untuk memanfaatkan fasilitas parkir yang telah tersedia di gedung parkir tersebut.

Namun, Anas menegaskan bahwa penambahan lantai tidak akan efektif jika pengelolaan dan alur parkir belum optimal.

“Ya kalau flow parkirnya masih belum bagus, ditambah lantainyapun akan percuma,” tegas politisi PKB tersebut.

Saat ini, Komisi C DPRD Kota Malang masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh sebelum pembahasan lebih lanjut, terutama menjelang Perubahan Anggaran Keuangan. Harapannya, keputusan yang diambil nantinya dapat selaras dengan kondisi riil di lapangan serta kebutuhan masyarakat. (A.Y)