Kota Malang – Meski belum memiliki kursi di legislatif (DPRD) kota Malang, rupanya partai baru Perindo di kota Malang memiliki daya tarik yang besar bagi para peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang. Hal ini terlihat dari kunjungan tim pemenangan Sutiaji-Edi (SAE) ke kantor DPD Perindo kota Malang malam hari ini, Senin (08/05).
Rombongan tim dari Pasangan Calon (Paslon) SAE ke kantor DPD Perindo kota Malang ini diterima langsung oleh Laily Fitriyah Liza Min Nelly beserta pengurus yang langsung melaksanakan dialog tentang kondisi kota Malang saat ini.
“Teman-teman SAE tau bahwa Perindo berada di barisan Paslon yang lain, tetapi secara ksatria teman-teman dari SAE ini mengajak kita diskusi dan dialog bersama tentang kondisi kota Malang saat ini dan bagaimana ke depannya,” ujar Ketua DPD Perindo kota Malang yang akrab disapa Nelly ini.
Nelly tidak menampik jika dalam kunjungan tim pemenangan SAE tersebut juga membawa agenda untuk ‘melamar’ Perindo kota Malang mendukung SAE.
“Iya memang ada proses ‘melamar’ itu, tetapi saya sebagai kader partai harus tertib aturan partai dimana ada mekanisme yang harus dijalankan. Yang jelas hasil pertemuan malam hari ini akan segera saya sampaikan ke DPP Partai Perindo,” ungkap Nelly.
Nelly mengakui bahwa prahara korupsi yang terjadi menjelang pelaksanaan Pilkada kota Malang memang mengguncang kota Malang termasuk kader partainya yang mendukung salah satu Paslon peserta Pilkada kota Malang.
“Saya akui memang itu juga mempengaruhi kader partai kami, ada yang pro dan ada yang kontra. Namun saya yakin hingga hari ini kader partai Perindo kota Malang tetap satu barisan menjalankan instruksi DPP Partai Perindo,” ungkap Nelly.
Sementara itu usai pertemuan, salah satu tim pemenangan SAEĀ yang hadir Zaini Nashirudin menegaskan pihaknya menghormati sikap politik dari Partai Perindo kota Malang.
“Kami juga berterimakasih kepada pengurus Partai Pengurus kota Malang yang juga sudah memberikan masukan terhadap program-program SAE,” ujar Zaini.
Zaini juga menghormati proses mekanisme yang harus dilakukan oleh DPD Partai Perindo terkait ‘lamaran’ Tim SAR lewat kunjungannya tersebut.
“Seperti halnya ‘lamaran’ orang yang mau menikah, maka kami juga tidak bisa serta Merta memberikan jawaban iya atau tidak. Kami harus menyampaikan ‘lamaran’ ini kepada orang tua kami (DPP),” pungkas Nelly. (A.Y)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.