~ The Art of News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gunakan Uang Sen Untuk Belanja, Resto Sambat Luwe Menjadi Tempat Berbuka Bernuansa Tempoe Doeloe

Gunakan Uang Sen Untuk Belanja, Resto Sambat Luwe Menjadi Tempat Berbuka Bernuansa Tempoe Doeloe

  • account_circle Agus Yuwono
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • visibility 1.356
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nikmatnya berbuka puasa sembari memandang hamparan padi di sawah. 

Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Momentum berbuka puasa bagi umat Islam merupakan salah satu waktu istimewa yang dirasakan setelah hampir 14 jam menahan haus dan lapar berpuasa di bulan ramadhan ini.

Momentum istimewa saat menjalankan ibadah puasa tersebut kerapkali dinikmati sebaik mungkin dengan menikmati sajian makanan yang istimewa ataupun bersama dengan orang-orang terdekat.

Selain menu makanan istimewa yang ditawarkan, suasana saat berbuka puasa juga menjadi salah satu hal penting agar momentum berbuka puasa dapat terasa lebih istimewa.

Menyajikan suasana pedesaan meski ada di wilayah kota Malang, menjadikan Resto Sambat Luwe yang ada di wilayah kecamatan Kedungkandang ini menjadi salah satu lokasi favorit bagi keluarga untuk berbuka puasa ramadhan.

“Wah saya sengaja datang ke sini untuk berbuka puasa bersama keluarga saya, karena vibes-nya seperti saat masa kecil saya di desa orangtua saya dulu. Makanya saya ajak juga ke dua orangtua saya berbuka puasa di sini,” ungkap Rina, salah satu pengunjung dari kota Malang.

Rina yang datang bersama rombongan keluarganya ini selain mencari lokasi berbuka puasa yang berbeda, juga karena makanan yang disajikan juga tradisional nusantara dan tempoe doeloe.

“Unik lho mas, saat kita datang kita harus tukar dulu dengan uang sen yang akan kita pergunakan membeli makanan yang banyak ditawarkan di sini. Ada ayam dan bebek yang diolah dengan cara digoreng atau dibakar, sampai dengan garang asem daging yang dimasak di dalam bambu,” ungkap Rina.

Resto Sambat Luwe yang memiliki areal cukup luas ini menyediakan beberapa gazebo sebagai ikon bangunan Jawa tempoe doeloe yang dibangun dengan menggunakan bahan bangunan bekas dari bangunan lainnya.

“Jadi memang tidak ada bangunan baru di sini, semuanya dibangun dengan menggunakan bahan bangunan bekas dari bangunan lain yang telah tidak dipakai. Beberapa gazebo ini dapat difungsikan sesuai kebutuhan baik untuk tempat makan ataupun tempat pertemuan (meeting) ataupun lain sebagainya,” jelas Pemilik Resto Sambat Luwe, Prasetya Indra saat ditemui di lokasi.

Menurut pria ramah ini,, di momen bulan ramadhan kali ini Resto Sambat Luwe mengusung konsep seperti bazar pasar malam dengan mengambil tema Kenangan Rasa Tempoe Doeloe.

“Jadi nantinya para pengunjung dapat memilih sendiri dan membeli langsung makanan apa yang akan menjadi menu berbuka puasanya dengan menggunakan uang Sen dengan menukarkannya di kasir. Jadi dengan Rp.55 ribu, maka setiap pengunjung akan memperoleh uang lama sebesar Rp.50 sen yang terdiri dari pecahan 2,5 sen, 5 sen dan 10 sen,” ujar Indra.

Mengingat konsepnya adalah tempoe doleloe, Indra mengakui ada beberapa menu yang tidak biasa disajikan di hari biasanya dimunculkan di momen bulan ramadhan ini seperti Bakso, Lontong Kikil dan beberapa menu lainnya.

“Kita juga bekerjasama dengan beberapa pelaku UMKM untuk menawarkan menu produk mereka seperti Lecker, Mochi, Gula Kapas dan lain sebagainya. Untuk sementara baru empat, nanti jika memang bagus akan kita tambah jumlah pelaku UMKM dengqan varian produk yang berbeda. Kita juga memperkenalkan menu baru kita yakni Garang Asem Daging yang dimasak dalam bambu, InsyaAllah ini baru ada di Sambat Luwe saja,” jelasnya.

Menyadari tidak semua pengunjungnya adalah orang yang merencanakan sejak lama untuk berkunjung ke restnya, Prasetya Indra juga menghadirkan Pojok Ramesan yang menyediakan menu-menu makanan yang telah siap untuk disantap tanpa harus menunggu proses masak terlebih dahulu.

“Jadi kalau ada yang mendadak datang dan memang sudah waktunya buka, mereka bisa menikmati makanan di Pojok Ramesan karena makananya sudah tersedia dan tinggal ambil tanpa harus menunggu dimasak terlebih dahulu,” jelasnya.

Menjual suasana pedesaan dengan pemandangan sawah di sekitar restonya, tidak membuat Prasetya Indra kehabisan ide berinovasi untuk memberikan layanan baru bagi para pelanggannya.

Mengkombinasikan bangunan Joglo dan kolam renang bernuansa modern namun menggunakan batu alam, menjadi salah satu lokasi favorit baru bagi para pelanggan Resto Sambat Luwe ini.

“Ini jadi salah satu spot baru karena bisa menikmati menu berbuka puasa berdekatan dengan kolam renang sembari menyaksikan pemandangan alam persawahan. Kalau mau renang baru ada charge sendiri, dimana ada tiga kolam untuk anak-anak dan juga dewasa,” pungkas Prasetya Indra.

Di lokasi resto setiap sorenya hampir selalu ramai dengan kunjungan dari rombongan keluarga ataupun dari kantor yang ingin berbuka puasa bersama dengan suasana yang berbeda. (A.Y)

  • Penulis: Agus Yuwono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sutiaji Launching Gerakan Sobo Pasar Untuk Kuatkan Ekonomi Kerakyatan

    Wali Kota Sutiaji Launching Gerakan Sobo Pasar Untuk Kuatkan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Ajak ASN Pemkot Malang untuk berbelanja di pasar tradisional. ADADIMALANG – Di tengah upaya menguatkan ekonomi saat kondisi pandemi ini, Wali Kota Malang Drs H. Sutiaji mengajak jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk berbelanja ke pasar tradisional atau pasar rakyat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sutiaji saat melaksanakan Gerakan Sobo Pasar […]

  • Peserta Lomba Senam mahkota Ceria RW 10 Pandanwangi bersama Dewan Juri (Foto : Agus Yuwono ~ AdaDiMalang.com)

    Meriahnya Lomba Senam Di RW 10 Pandanwangi Kota Malang

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Diikuti 7 perwakilan RT dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Ke-77 RI tahun 2022. ADADIMALANG – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia tahun 2022 ini, Muda Mudi atau Karang Taruna RW 10 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang kembali menggelar lomba yang diikuti semua Rukun Tetangga di wilayah RW 10 tersebut. Kegiatan lomba […]

  • Aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Berubah berubah, UM gencar sosialisasi

    Aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Berubah berubah, UM gencar sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Kebijakan masuk Perguruan Tinggi Negeri berubah, kampus negeri gencar lakukan sosialisasi Kota Malang – Ada yang berbeda dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2019 ini, karena Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menetapkan kebijakan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Universitas Negeri Malang (UM) Aminarti S. […]

  • Yosi Hermanto bergabung menjdi kader Partai Golkar karena figur Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang (Foto : Agus Yuwono)

    Kader Baru Bermunculan di Golkar Kota Malang, Faktor Kepemimpinan Jadi Magnet

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Partai Golkar Kota Malang mencatat peningkatan minat masyarakat yang ingin bergabung sebagai kader baru. Fenomena ini muncul setelah estafet kepemimpinan di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Malang beberapa waktu lalu. Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin beberapa waktu yang lalu sempat mengatakan bahwa ada sejumlah warga […]

  • Kejar Kompetensi di Dunia SMK, Kredensial Mikro Jadi Penopang Saat Tuntutan Industri Melesat

    Kejar Kompetensi di Dunia SMK, Kredensial Mikro Jadi Penopang Saat Tuntutan Industri Melesat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Agus Yuwono
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Puluhan Guru SMK dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti peningkatan kompetensi dan sertifikasi di kota Malang. Kota Malang | ADADIMALANG.COM – Tekanan industri yang bergerak lebih cepat dari kurikulum membuat guru SMK berada di garis depan untuk memenuhi tuntutan kompetensi. Para guru dituntut menunjukkan kemampuan nyata, bukan sekadar hadir dalam pelatihan dan mengantongi sertifikat. Situasi […]

  • Kodim 0833 gelar Komsos Untuk Mencegah Radikalisme/Separatisme di wilayah Kota Malang

    Kodim 0833 gelar Komsos Untuk Mencegah Radikalisme/Separatisme di wilayah Kota Malang

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    ADADIMALANG – Meskipun disibukkan dengan pelbagai kegiatan terkait pencegahan dan penanganan Virus Corona (Corona Virus Desease/Covid-19) yang sudah menjadi pandemi di dunia dan termasuk di Indonesia dan kota Malang, namun jajaran kodim 0833 kota Malang juga tetap melaksanakan Komunikasi Sosial (komsos) yang biasanya dilaksanakan bersama masyarakat dan kelompok masyarakat. Komsos yang kali ini dilaksanakan sebagai […]

expand_less