Perdana, POLINEMA Gelar Job Fair Virtual, Gaet 36 Perusahaan dan Ribuan Pelamar
- account_circle Fitri Fatma
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- print Cetak

Suasana Job fair Virtual di kampus politeknik Negeri Malang (POLINEMA)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Malang | ADADIMALANG.COM — Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) menggelar Job Fair Virtual untuk pertama kalinya selama dua hari yakni 17–18 September 2026. Langkah inovatif ini diambil untuk memberi fleksibilitas bagi para alumni, mahasiswa tingkat akhir, maupun perusahaan mitra yang terkendala jarak dan waktu agar tetap bisa berpartisipasi tanpa harus hadir secara fisik di kampus.
Pelaksanaan secara daring ini menawarkan fleksibilitas tinggi dan efisiensi anggaran, baik bagi penyelenggara maupun para pencari kerja. Perusahaan tidak perlu mengirimkan tim SDM ke lokasi, sementara mahasiswa tingkat akhir, alumni di daerah lain tetap dapat berpartisipasi di sela-sela aktivitas mereka.
Wakil Direktur Bidang III POLINEMA, Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T., menjelaskan bahwa peralihan dari format luring ke daring atau virtual ini merupakan pemenuhan atas feedback dari para alumni dan pihak industri pada penyelenggaraan sebelumnya. Setelah melakukan studi banding ke beberapa perguruan tinggi Jawa Timur, POLINEMA memutuskan untuk menerapkan sistem bursa kerja digital pada gelombang ketiga di tahun ini.
“Feedback dari perusahaan yang kami undang maupun dari peserta, mereka ingin partisipasi tapi tidak bisa hadir secara fisik. Akhirnya kita coba dulu virtual ini. Keunggulannya paling tidak mengurangi pembiayaan dan membantu perusahaan yang kerepotan masalah jarak dan SDM,” ujar Pipit.
Dalam pelaksanaannya, POLINEMA menggandeng mitra penyedia aplikasi, untuk membangun portal bursa kerja digital secara terpadu. Melalui platform ini, setiap perusahaan peserta disiapkan stan virtual booth yang memuat profil, daftar lowongan, fasilitas unggah dokumen CV langsung, hingga fitur ruang live interview dan ruang pertemuan tatap muka virtual (breakout room).
Bagi pencari kerja, akses sistem dibuat sangat personal dan aman dengan menggunakan akun berbasis Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Sistem berbasis aplikasi ini memudahkan pelamar untuk melamar ke berbagai perusahaan pilihan secara cepat tanpa harus membuang waktu mengantre atau berpindah tempat secara fisik.
“Masing-masing perusahaan punya stan secara virtual dengan banyak pilihan lowongan. Cara ini jauh lebih simpel karena pelamar tidak perlu keliling secara fisik. Cukup klik beberapa kali, lalu bisa unggah berkas ke hampir semua perusahaan yang kualifikasinya cocok,” ungkapnya.
Pelaksanaan bursa kerja digital ini juga terbukti meningkatkan efisiensi operasional kegiatan, terutama dalam hal ketepatan waktu agenda acara dan kemudahan pemantauan partisipasi peserta secara real-time. Meski demikian, keterbatasan jaringan internet peserta yang tersebar di berbagai daerah diakui masih menjadi satu-satunya kendala teknis utama dalam penyelenggaraan kali ini.
“Dari sisi penyelenggaraan, cenderung on time. Kalau fisik itu untuk on time agak susah, tapi kalau begini bisa tepat waktu banget. Kendalanya paling hanya masalah sinyal saja dari peserta, tergantung lokasi tempat mereka bekerja atau daerah asalnya,” jelas Pipit.
Hingga hari pertama pelaksanaan, tercatat sebanyak 1.367 peserta telah mendaftar untuk memperebutkan lowongan di 36 perusahaan peserta dari berbagai sektor, seperti perbankan, pertambangan, hingga konstruksi. Animo tinggi ini juga dirasakan oleh para mahasiswa dari Kampus PSDKU POLINEMA di Kediri, Lumajang, dan Madura yang kini bisa mengakses bursa kerja tanpa perlu datang ke Malang.
Pihak panitia menyiagakan tiga personel tim IT khusus di grup peserta untuk mendampingi pencari kerja jika terjadi kendala teknis atau gangguan sistem. Selain itu, sebelum acara dimulai, panitia telah menggelar sesi pre-event berupa sosialisasi tata cara navigasi portal hingga tips pembuatan CV yang baik bagi seluruh calon peserta.
“Minat perusahaan kali ini lebih tinggi dibandingkan acara offline. Bahkan ada perusahaan Ecogreen dari Batam, lalu kawasan Jabodetabek juga banyak sekali yang ikut. Biasanya pada H-1 pendaftar sekitar 1.000 orang, tapi per hari ini sudah tercatat lebih dari 1.400 orang yang mengakses sistem,” kata perwakilan.
Di sisi lain, penyelenggaraan job fair ini sejalan dengan capaian positif tracer study POLINEMA tahun 2025 yang mencatat 92 persen alumni dari total 3.776 lulusan telah terserap di dunia kerja pada tahun pertama setelah kelulusan. Siswa sisanya tercatat 15 persen berwirausaha serta 4 persen melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ke depan, POLINEMA akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pelaksanaan job fair virtual ini sebelum memutuskan format penyelenggaraan gelombang keempat mendatang. Pada gelombang selanjutnya, POLINEMA berencana membuka kesempatan partisipasi tidak hanya untuk internal kampus, tetapi juga untuk masyarakat umum dengan opsi pelaksanaan secara luring, daring, maupun hybrid. (Ftm/A.Y)
- Penulis: Fitri Fatma



