Rektor Brawijaya Nuhfil Hanani langsung buat Surat Edaran Dukungan

0

Kota Malang – Mengetahui salah satu mahasiswinya ternyata berhasil menjadi nominator Global Youth Video Competition yang dilaksanakan oleh UNDP dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia, langsung direspon cepat oleh petinggi Universitas Brawjaya.

Rektor Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani yang ditemui oleh Ulfatu Mahmudah si pembuat video yang saat ini menduduki rangking ke 3 dari 20 finalis seluruh dunia tersebut langsung mengambil tindakan untuk memberikan dukungan.

“Terimakasih sudah membawa nama Universitas Brawijaya, Kampung Glintung Go Green, Kota Malang dan juga Indonesia dengan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos dalam Global Youth Video Competition (GYVC) tahun 2018 ini. Pasti kita akan mendukung agar Indonesia bisa menjadi juara,” ujar Rektor Universitas Brawijaya, Nuhfil Hanani saat ditemui di ruang kerjanya pagi hari ini, Selasa (16/10).

Kedatangan Ulfatu Mahmuda yang merupakan mahasiswa semester Lima Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) menemui orang nomor satu di UB tersebut tidak sendirian, karena bersama Ulfatu Mahmuda hadir juga Bambang Irianto, inisiator Kampung Glintung Go Green (Kampung 3G) yang menjadi tema video yang diikutkan lomba GYVC 2018 oleh Ulfatu Mahmudah.

“Jadi kedatangan kami pagi ini adalah meminta dukungan dari Pak Rektor Universitas Brawijaya yang harapannya akan diikuti oleh seluruh civitas akademika UB,” ungkap Bambang Irianto.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani langsung bertindak dengan membuat Surat Edaran kepada seluruh Pimpinan Fakultas di Universitas Brawijaya untuk memberikan dukungan dengan menonton video kiriman Ulfatu Mahmudah di youtube.

“Masalah ini saya minta juga untuk dimasukkan ke website dan sosia media milik UB, alumni UB mulai pagi ini agar dukungannya semakin banyak,” ungkap Nuhfil Hanani.

Rektor Brawijaya juga berjanji akan mensosialisasikan permasalahan GYVC dimana perlu adanya penggalangan dukungan tersebut kepada seluruh jaringan dirinya dan Universitas Brawijaya termasuk jaringan pondok pesantren mengingat Ulfatu Mahmudah merupakan mahasiswa yang juga tinggal di pondok pesantren mahasiswa.

Usai pertemuan bersama Rektor UB, Kepala Bagian Humas dan Kearsipan UB, Kotok Gurito menyatakan akan segera menindaklanjuti semua instruksi Rektor UB tersebut secepatnya mengingat pemberian dukungan akan berakhir pada tanggal 28 Oktober 2018 mendatang. (A.Y)

Baca Juga :

Mahasiswa FTP UB bawa Video Tentang Kampung 3G menjadi satu-satunya wakil Indonesia di GYVC 2018

Siswa Siswi SMA Islam Malang mendukung video Ulfatu Mahmuda

Share.

About Author

Leave A Reply